<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>vaksinayam Archives ~ Dunia Unggas</title>
	<atom:link href="https://duniaunggas.com/category/vaksinayam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://duniaunggas.com/category/vaksinayam/</link>
	<description>Website Yang membahas segala informasi Unggas</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Aug 2025 10:32:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.1</generator>

<image>
	<url>https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/voiceaa_logo-1-65x63.png</url>
	<title>vaksinayam Archives ~ Dunia Unggas</title>
	<link>https://duniaunggas.com/category/vaksinayam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Program Kesehatan Ayam Kampung</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2023/06/29/program-kesehatan-ayam-kampung/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2023/06/29/program-kesehatan-ayam-kampung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jun 2023 09:41:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanayam]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[grower]]></category>
		<category><![CDATA[layer]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[starter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1171</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Program kesehatan ayam yang kita pelihara haruslah tetap dijaga. Berdasarkan fakta lapangan dalam peternakan ayam kampung saat ini jenis penyakit juga berkembang serta berevolusi. Evolusi yang dimaksud disini adalah virus atau bakteri telah menciptakan kekebalan terhadap antibiotik dan obat obatan yang biasa kita gunakan. Oleh karena itu perlunya kita mencatat program kesehatan pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/29/program-kesehatan-ayam-kampung/">Program Kesehatan Ayam Kampung</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>duniaunggas.com</strong> &#8211; Program kesehatan ayam yang kita pelihara haruslah tetap dijaga. Berdasarkan fakta lapangan dalam peternakan ayam kampung saat ini jenis penyakit juga berkembang serta berevolusi. Evolusi yang dimaksud disini adalah virus atau bakteri telah menciptakan kekebalan terhadap antibiotik dan obat obatan yang biasa kita gunakan. Oleh karena itu perlunya kita mencatat program kesehatan pada ayam. Mencatat setiap kejadian yang menyerang peternakan yang kita pelihara. Mulai dari serangan ringan hingga serangan berat. Pencatatan jenis obat yang kita pakai. Sehingga kedepannya dapat diganti dengan mudah oleh jenis yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama. Tujuannya adalah menghindari resistensi dan residu pada jenis dan golongan obat tertentu. Pemeliharaan ayam kampung baik sebagai pedaging ataupun sebagai petelur memiliki umur pemeliharaan yang relatif lama. Bila dibadingkan dengan pemeliharaan ayam broiler.</p>
<p>Ayam broiler hanya berumur 1 hingga 2,5 bulan saja. Sementara ayam kampung pedaging untuk mencapai bobot 1 kg membutuhkan waktu 2,5 hingga 4 bulan. Ayam kampung yang menjadi petelur memiliki umur yang yang sangat lama. Dimana pemeliharaanya sampai 2 tahun yang kemudian diafkir dan dijadikan sebagai pedaging.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-1180 size-full" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/program-ayam-1-e1530270711592.png" alt="" width="1521" height="2145" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/program-ayam-1-e1530270711592.png 1521w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/program-ayam-1-e1530270711592-213x300.png 213w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/program-ayam-1-e1530270711592-768x1083.png 768w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/program-ayam-1-e1530270711592-726x1024.png 726w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/program-ayam-1-e1530270711592-810x1142.png 810w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/program-ayam-1-e1530270711592-1140x1608.png 1140w" sizes="(max-width: 1521px) 100vw, 1521px" /></p>
<h4>Program Kesehatan Ayam Masa Starter (1-5 minggu)</h4>
<p>Pada masa pemeliharaan tahap ini yang perlu kita perhatikan adalah mencegah munculnya penyakit <em><strong>gumboro. </strong></em> Pencegahan penyakit gumboro ini cukup melakukan Vaksinasi gumboro pada umur 5 hari pertama. Usahakan vaksin dalam keadaan dingin sampai pemberian selesai. Vaksinasi gumboro ini dapat dilakukan sekaligus dengan vaksinasi ND. Setelah Vaksinasi gumboro pada umur 5 hari, ayam sudah mampu menunjukkan perlindungi terhadap Gumboro. <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/30/cara-membuat-jamu-unggas-ayam-dan-puyuh/">Jamu Unggas, Cara Membuat Dan Bahannya</a></p>
<p>Pemberian vaksin ini cukup dengan cara tetes mata atau dengan air minum. Berikan vitamin anti sters<a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/jamu-herbal-untuk-unggas-puyuh-dan-ayam/"> 2 hari sebelum dan sesudah vaksinasi dilakukan. </a></p>
<h4>Program Kesehatan Ayam Masa Grower (6-12 minggu)</h4>
<div id="attachment_1175" style="width: 730px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1175" class="wp-image-1175 size-full" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_20180629_1615071.jpg" alt="program kesehatan pada ayam" width="720" height="1032" /><p id="caption-attachment-1175" class="wp-caption-text">Tabel 2</p></div>
<p>Pada masa ini kekebalan ayam sudah mulai menurun oleh karena itu perlu dilakukan vaksinasi ulang.  Vaksin yang diberikan yaitu Vaksin ND IB atau vaksin AI. Atau dapat memberikan kedua jenis vaksin ini. Kegunaan pemberian vaksin ini untuk menimbulkan kekebalan terhadap serangan virus AI dan ND (tetelo). Cara pemakaian dan dosis biasanya selalu ada pada kemasan. Biasanya untuk vaksin AI pemberiannya melalui injeksi. Cara penggunaan dan dosisnya adalah <em>sebelum dipakai kocok terlebih dahulu botol vaksin sampai homogen. Suntik vaksin dibawah kulit pada pangkal leher atau dalam urat daging dada ayam  dengan menggunakan alat suntik yang steril.</em></p>
<ul>
<li>Dosis : Ayam umur 4 &#8211; 7 hari                   0,2 ml</li>
<li>            Ayam umur diatas 21 hari            0,5 ml</li>
</ul>
<h4>Program Kesehatan Ayam Masa Layer ( 18 minggu lebih)</h4>
<div id="attachment_1176" style="width: 726px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1176" class="wp-image-1176 size-full" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_20180629_1614501.jpg" alt="program kesehatan pada ayam" width="716" height="1054" /><p id="caption-attachment-1176" class="wp-caption-text">Tabel 3</p></div>
<p>Pemelihraan pada masa ini hendaknya selalu dipantau. Seperti pada manusia, hewan yang dalam hal ini ayam kampung yang dipelihara secara intensif memerlukan vaksinasi. Vaksinasi lebih dimaksudkan untuk menciptakan kekebalan buatan pada ayam kampung (buras) terhadap penyakit-penyakit ganas yang biasa menyerang ternak ayam. Vaksinasi menjadi sangat penting sebagai antisipasi atau pecegahan terhadap investasi kita dalam berternak ayam.</p>
<h4><strong>Pengobatan Sanitasi Dan Biosecurity </strong></h4>
<p>Pendapat atau pemikiran orang awam bahwa ayam kampung tahan terhadap penyakit tidaklah seutuhnya benar. Namun ayam kampung lebih tahan terhadap penyakit, jika dibandingkan dengan ayam ras (negri). Walaupun begitu, ayam kampung (buras) bukanlah kebal terhadap penyakit. Sehingga tindakan pencegahan terhadap penyakit tetap mutlak dilakukan seperti vaksinasi. Tetapi bila penyakit atau ayam telah menjadi sakit karena segala alasan maka berikutnya adalah mengetahui jenis penyakit dan penyebabnya disamping tentunya cara pengobatannya selagi masih ada waktu. Cara pengontrolan terhadap penyebaran penyakit adalah dengan menjaga sanitasi kandang dan sistem operasional di peternakan. Sanitasi bukan dan tidak terbatas hanya dalam satu perlakuan (misal: kebersihan pakan dan kandang-kandang) tetapi haruslah berhubungan dengan Bio Security atau pengamanan terhadap organisme hidup yang dalam hal ini adalah jenis Virus, Protozoa, Bakteri dan jamur.</p>
<p>Note : Seluruh medical yang dicantumkan adalah produk dari medion, dikarekan barang tersebut sangat mudah didapatkan dipasaran toko obat dan peraltan hewan, semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/29/program-kesehatan-ayam-kampung/">Program Kesehatan Ayam Kampung</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2023/06/29/program-kesehatan-ayam-kampung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyakit Snot Pada Ayam Kampung</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2023/06/27/penyakit-snot-pada-ayam-kampung/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2023/06/27/penyakit-snot-pada-ayam-kampung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 07:59:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[kunyit]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanayam]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[grower]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[layer]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[starter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1166</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com  — Penyakit snot pada ayam kampung sering sekali hinggap pada peternakan kita. Penyakit ini sulit sekali dibasmi dari kandang dan selalu muncul setiap periode pemeliharaan. Walaupun demikian penyakit ini tidaklah menjadi momok yang menakutkan apabila ditangani dengan cepat dan tepat.  Ada penyakit yang levelnya ringan yang tidak menimbulkan kematian namun ada pula yang mematikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/27/penyakit-snot-pada-ayam-kampung/">Penyakit Snot Pada Ayam Kampung</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>duniaunggas.com </strong> — Penyakit snot pada ayam kampung sering sekali hinggap pada peternakan kita. Penyakit ini sulit sekali dibasmi dari kandang dan selalu muncul setiap periode pemeliharaan. Walaupun demikian penyakit ini tidaklah menjadi momok yang menakutkan apabila ditangani dengan cepat dan tepat.  Ada penyakit yang levelnya ringan yang tidak menimbulkan kematian namun ada pula yang mematikan yaitu seperti Flu Burung. Penyakit ringan apapun penyakit pada ayam, jika tidak ditangani dengan baik , dan tidak didukung oleh manajemen pemeliharaan yang baik akan memicu penyakit lain dan bisa menyebabkan kematian. Karena itu pemahaman dasar mengenai penyakit ayam dan manajemen pemeliharaan ayam yang baik, sangat diperlukan untuk kesehatan ayam. Untuk menjaga kesehatan berikan selalu <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/jamu-herbal-untuk-unggas-puyuh-dan-ayam/">Jamu Herbal Untuk Unggas (Puyuh Dan Ayam)</a></p>
<p>Dua Jenis Penyakit Snot Pada Ayam Kampung yang sering menyerang yaitu <strong>SNOT</strong> dan <strong>CRD</strong> :</p>
<h3>1. Penyakit Snot Pada Ayam</h3>
<p>Snot atau coryza adalah penyakit pada ayam yang sering terjadi ,penyakit ini disebabkan oleh bakteri Haemophillus gallinarum. Snot dapat menyerang ayam dalam semua umur namun lebih mudah menyerang anak ayam. Penyakit snot pada ayam biasanya muncul pada saat perubahan musim dan banyak ditemukan di daerah tropis. Kematian ayam yang disebabkan oleh penyakit snot mencapai 30%. Penularan penyakit Snot atau coryza dapat melalui kontak langsung dengan ayam yang sakit juga dapat melalui udara, debu, pakan, air minum, petugas kandang dan peralatan yang digunakan.</p>
<h4>Gejala Penyakit Snot Pada Ayam</h4>
<ul>
<li> Ayam yang terserang menunjukkan gejala pengeluaran cairan air dari mata,</li>
<li> Ayam terlihat mengantuk dengan sayapnya turun ( lunglai)</li>
<li> Keluar lendir dari hidung, kental berwarna kekuningan dan bau</li>
<li> Pembengkakan didaerah sinus infra orbital ( bengkak pada vial)</li>
<li> Terdapat kerak pada hidung</li>
<li> Nafsu makan menurun</li>
<li> Ayam mengorok dan sulit bernapas</li>
<li> Pertumbuhan menjadi lambat</li>
<li>Tidak terdapat keseragaman bobot</li>
</ul>
<h4>Mencegah Penyakit Snot Pada Ayam</h4>
<p>Pada dasarnya penyakit Snot bisa dicegah dengan kebersihan kandang yang baik. Mengendalikan penyakit snot lebih baik dengan melakukan pencegahan. lakukan buka tutup tirai atau tenda kandang. Tujuannya adalah agar sirkulasi udara dalam kandang tetap terjaga dan amoniak dalam kandang dapat diminimalisir. Kandang yang lembab dan basah memudahkan timbulnya gejala dan penyakit ini. Selain itu penting dilakukan vaksinasi Coryza untuk mencegah penyakit snot pada ayam.</p>
<div id="attachment_1167" style="width: 270px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1167" class="size-full wp-image-1167" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/ayam-ngorok.jpg" alt="Penyakit Snot Pada Ayam " width="260" height="194" /><p id="caption-attachment-1167" class="wp-caption-text">Mata bengkak pada ayam snot dan corysa</p></div>
<h4>Mengobati Penyakit Snot Pada Ayam</h4>
<p>Jika ayam sudah terkana penyakit snot, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengisolasi ayam yang terkena penyakit tersebut. Selanjutnya obati dengan berbagai macam obat snot yang banyak tersedia di toko penjualan obat obatan ayam. Pengobatan dengan Sulfathiazole cukup efektif mengatasi Coryza. Apabila tidak ditemukan jenis obat ini bisa digunakan sulfamethazine, sulfamerazine atau erythromycin. Atau bahan herbal <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/30/cara-membuat-jamu-unggas-ayam-dan-puyuh/">Jamu Unggas, Cara Membuat Dan Bahannya</a></p>
<h3>2. Penyakit CRD ( Chronic Respiratory Disease)</h3>
<p><em>Penyakit CRD</em> atau banyak dikenal dengan <em>penyakit ngorok</em> banyak dijumpai menyerang unggas termasuk ayam. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycoplasma gallisepticum dan Mycoplasma synoviae. Penyakit snot pada ayam atau ngorok atau CRD ini merupakan suatu penyakit yang menyerang saluran pernafasan dimana sifatnya kronis. Disebut kronis karena penyakit ini berlangsung secara terus menerus dalam jangka waktu lama (menahun) dan susah dibasmi dari kandang. Penyebab utamanya adalah keracunan Mycoplasma galisepticum, salah satu gejala khas CRD adalah ayam tersebut ngorok, sehingga peternak menyebutnya penyakit ngorok. Penyakit CRD yang diikuti oleh infeksi penyakit lainnya, terutama sering diikuti oleh bakteri Escherichia coli. CRD kompleks termasuk ke dalam 10 besar penyakit yang sering menyerang ayam pedaging maupun petelur. Akibat serangan penyakit ini tidak tercapai bobot badan yang seragam dan konsumsi pakan menurun.</p>
<h3>Gejala Ayam Terserang Penyakit CRD</h3>
<ul>
<li> Penyakit CRD lebih banyak  menyerang pada anak ayam.</li>
<li> Ayam menunjukkan Batuk, bersin, gangguan napas, keluar suara saat bernapas( Ngorok)</li>
<li>Sinusitis pada sinus infraorbitalis ( Bengkak pada muka).</li>
<li>Jika disertai infeksi M. synoviae ayam menunjukkan gejala pincang, bengkak sendi dan tendo hingga mengalami kelumpuhan</li>
</ul>
<h3>Mencegah Penyakit CRD Pada Ayam</h3>
<p>Faktor pendukung penularan penyakit ini adalah karena suhu lingkungan sekitar kandang yangb terlalu tinggi maupun terlalu rendah. Oleh karena itu Sirkulasi udara dalam kandang perlu tetap dijaga. Pembersihan kotoran selalu dilakukan dengan periode tertentu. Tujuan pengambilan kotoran adalah untuk menekan tingginya amoniak dalam kandang yang dapat menyebabkan penyakit snot pada ayam. Jika kandang pembesaran menggunakan lantai sekam atau litter lakukan penambahan sekam apabila sudah basah. Bila perlu lakukan penggantian sekam pada alas kandang. Gunakan seka kasar pada alas lantai kandang.</p>
<h4>Mengobati Penyakit CRD Pada Ayam</h4>
<p>Jika ayam yang kita pelihara sudah terserang penyakit CRD, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, antara lain sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Menekan kadar amonia dan debu yang ada di dalam  kandang, dengan melakukan perbaikan pada kondisi kandang ( atap bocor dll)</li>
<li>Mengurangi kepadatan kandang ( kapasitas untuk 1 meter sama dengan 10 ekor atau maksimal 12.5 kg permeter)</li>
<li>Perhatikan kondisi litter, segera lapisi dengan yang baru bila lembab atau ganti dengan yang baru bila basah</li>
<li>Ventilasi kandang yang baik untuk ketersedian oksigen yang diperlukan ayam</li>
<li>Usahakan pemeliharaan ayam dilakukan secara all-in all-out ( sekali masuk sekali keluar)</li>
<li>Bila pemeliharaan dengan berbagai umur, lakukan penyekatan pada setiap umur yang berbeda</li>
<li>Gunakan secara cermat obat yang akan digunakan, sesuai dengan obat dan penyakit yang akan diobati</li>
<li>Lakukan rotasi pemakaian obat atau antibiotik setiap 3 kali pemakaian, hal ini bertujuan untuk menhindari resistensi bakteri terhadap jenis ontibiotik yang kita gunakan</li>
<li>Pisahkan ayam yang sudah terindikasi panyakit snot atau CRD</li>
</ol>
<p>Penyakit snot pada ayam sebenarnya tidaklah susah untuk diobati dengan menggunakan antibiotik.Mycoplasma tidak memiliki dinding sel, oleh karenanya jenis antibiotik yang dipilih haruslah yang mempunyai cara kerja menghancurkan inti sel, membran sel dan menghambat pembentukan senyawa penting di dalam sel, seperti asam folat dan protein. Oleh karena itu gunakanlah jenis antibiotik yang berspektrum luas. Sedangkan E. coli merupakan bakteri Gram (-) yang dapat dibasmi dengan memakai hampir semua golongan antibiotik kecuali golongan makrolida. Oleh karena itu, dalam membasmi komplikasi kedua penyakit tersebut, yaitu CRD dan colibacillosis diperlukan antibiotik yang efektif untuk keduanya. Selain itu, karena lokasi serangan CRD kompleks terjadi secara sistemik (seluruh tubuh) dan lokal (saluran pencernaan) maka obat yang dipilih sebaiknya yang bisa bekerja secara sistemik maupun lokal.  Semoga bermanfaat</p>
<p>Sumber <strong>duniaunggas.com </strong>kandang mitra dan berbagai sumber</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/27/penyakit-snot-pada-ayam-kampung/">Penyakit Snot Pada Ayam Kampung</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2023/06/27/penyakit-snot-pada-ayam-kampung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Vaksin Pada Puyuh Petelur  Tips Dan Cara Memberi</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2023/06/27/cara-vaksin-pada-puyuh-petelur/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2023/06/27/cara-vaksin-pada-puyuh-petelur/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 06:08:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[jahe]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhgrower]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhlayer]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhstarter]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[grower]]></category>
		<category><![CDATA[layer]]></category>
		<category><![CDATA[pakan]]></category>
		<category><![CDATA[starter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1155</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com  &#8211;  Cara vaksin pada puyuh. Dibeberapa kandang puyuh petelur ada yang tidak memberi vaksin pada puyuh. Dan memang selama pemeliharaannya tidak pernah ada kasus (outbreak) infeksi karena virus. dan hanya menerapkan pemberian vitamin saja pada puyuh petelur yang dipelihara. Dan atau hanya memberi jamu yang guna mendukung produksi serta menciptakan kekebalan puyuhnya. Jamu Herbal Untuk Unggas [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/27/cara-vaksin-pada-puyuh-petelur/">Vaksin Pada Puyuh Petelur  Tips Dan Cara Memberi</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>duniaunggas.com </strong> &#8211;  Cara vaksin pada puyuh. Dibeberapa kandang puyuh petelur ada yang tidak memberi vaksin pada puyuh. Dan memang selama pemeliharaannya tidak pernah ada kasus (outbreak) infeksi karena virus. dan hanya menerapkan pemberian vitamin saja pada puyuh petelur yang dipelihara. Dan atau hanya memberi jamu yang guna mendukung produksi serta menciptakan kekebalan puyuhnya. <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/jamu-herbal-untuk-unggas-puyuh-dan-ayam/">Jamu Herbal Untuk Unggas (Puyuh Dan Ayam)</a></p>
<p>Biaya vaksinasi dan cara memberi vajsi pada puyuh tidaklah sulit. dan biaya yang dikeluarkan tidaklah mahal. Dalam skala 1000 ekor puyuh hanya diperlukan 500 dosis dari vaksin ayam broiler. Namun bila kita kaji secara bijak dengan adanya resiko virus yang menghinggapi kandang bisa sangat merugikan peternakan yang kita geluti. Disini kita harus mengambil tindakan seperti yang dikatakan pepatah lama. <em><strong>Lebih baik mencegah dari pada mengobati</strong></em>. Dan mari memilih lebih bijak istilah berikut : Mana lebih baik atau mana lebih menguntungkan.</p>
<h4>Cara vaksin pada puyuh dengan cara tetes mata atau hidung</h4>
<div id="attachment_726" class="wp-caption aligncenter">Cara memberi vaksin pada puyuh dengan cara tetes mata maupun hidung. Cara ini cukup efektif dan efesien. Karena dosis yang kita berikan sesuai dengan keperluan. Dalam arti sangat sedikit sisa vaksin yang terbuang. Karena pemberiannya langsung kepada objek dengan tetes mata ataupun hidung. Untuk dosis vaksin melalui tetes mata atau hidung. Cukup dengan setengah dosis pada ayam broiler. Caranya Larutkan larutan dapar dua kali lipat untuk dosis ayam. Contoh, dalam larutan dapar tertulis untuk campuran 500 dosis, maka vaksin dengan dosis 500 ekor dicampur dengan larutan dapar sebanyak 1000 dosis. ( Vaksin 500 dosis + larutan dapar 1000 dosis ). Jenis vaksin yang biasa digunakan adalah Medivac ND Hitcher B1</div>
<div></div>
<div>
<div id="attachment_1160" style="width: 304px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1160" class="size-full wp-image-1160" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_20180627_1115351.jpg" alt="cara memberi vaksin pada puyuh" width="294" height="162" /><p id="caption-attachment-1160" class="wp-caption-text">Contoh vaksin pada DOC. sama dengan puyuh umur 25-30 hari</p></div>
<h4>Cara Vaksin Pada Puyuh melalui Air Minum</h4>
<p>Cara memberi vaksin pada puyuh melalui air minum. Vaksinasi melalui air minum haruslah  menjaga kebersihan air yang akan digunakan. Air yang digunakan bebas dari kaporit serta kandungan logam lainnya. Untuk menjaga sterilisasi air yang akan digunakan, campurkan air dengan bubuk susu skim yang khusus untuk vaksin. Tujuan dari susu skim adalah untuk menjaga larutan vaksin tidak terkontaminasi dengan kandungan yang dapat merusak vaksin. Untuk jumlah  susu skim yang digunakan dapat melihat pada kemasan susu. Susu skim dapat dibeli pada toko peternakan dan atau pada toko yang menjual pakan. Untuk dosis sama seperti dengan yang diatas. Yaitu Dosis 500 ekor untuk ayam diberikan untuk 1000 ekor puyuh.</p>
<p>Sebelum memberi vaksin melalui air minum pada puyuh, hendaknya puyuh dipuasakan selama 2 hingga 4 jam sebelum di vaksin. Pemberian vaksin melalui air hendaknya dilakukan pada siamg hari. Puasa minum dilakukan pada pagi hari. Jenis vaksin yaang biasa digunakan adalah Medivac ND La SOTA <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/07/buah-mengkudu-untuk-puyuh-dan-ayam/">Manfaat Buah Mengkudu Untuk Puyuh dan Ayam</a></p>
<div id="attachment_1161" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1161" class="size-medium wp-image-1161" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/susu-skim-300x167.jpg" alt="cara memberi vaksin pada puyuh" width="300" height="167" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/susu-skim-300x167.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/susu-skim.jpg 312w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-1161" class="wp-caption-text">Susu skim untuk campuran vaksin melalui air minum</p></div>
<h4>Cara Vaksin Pada Puyuh Melalui Suntik</h4>
<p>Pemberian vaksin pada puyuh melalui injeksi atau suntik. Vaksinasi dengan cara ini kita harus memilki alat suntik. Alat suntik yang digunakan  biasanya ada 2 jenis. Jenis pertama adalah suntik yang biasa kita gunakan. Suntik ini harganya relatif murah. Namun memiliki kerumitan yaitu tabung suntik mempunyai kapasitas yang sedikit. Sehingga harus selalu diisi ulang. Namun dari segi biaya sangat murah. Jenis suntik yang kedua adalah biasa disebut SCOREX. Namun alat suntik ini harganya sangat mahal. Dan biasanya toko penjualan obat hewan jarang menjual alat ini. Biasanya pembeliannya melalui online. Keunggulan scorex adalah tabung atau botol vaksin sudah langsung bisa dihubungkan dengan scorex. Dan dapat diatur jumlah dosis yang dikehendaki. Sehingga tidak perlu untuk isi ulang untuk menyuntik ulang. <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/jamu-herbal-untuk-unggas-puyuh-dan-ayam/">Jamu Herbal Untuk Unggas (Puyuh Dan Ayam)</a></p>
<div id="attachment_1163" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1163" class="size-medium wp-image-1163" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/scorex-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/scorex-300x300.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/scorex-150x150.jpg 150w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/scorex-768x768.jpg 768w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/scorex-65x65.jpg 65w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/scorex.jpg 800w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-1163" class="wp-caption-text">scorex</p></div>
<p>Dari beberapa cara memberi vaksin pada puyuh diatas. Yang biasa digunakan atau yang biasa dilakukan dalah dengan cara tetes mata atau mulut dan vaksinasi dengan air minum. Kedua cara diatas dianggap lebih mudah dilakukan dan biaya yang relatif murah. Sedangkan dengan scorex membutuhkan biaya yang tidak sedikit untiuk pembelian alat tersebut. Sementara penggunaannya sangat jarang sekali. Yaitu hanya pada saat akan dilakukan vaksinasi. Demikian beberapa cara memberi vaksin pada puyuh petelur. Simak juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/26/pengaturan-sirkulasi-udara-dalam-kandang-puyuh/">Pengaturan Sirkulasi Udara Dalam Kandang Puyuh</a></p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
</div>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/27/cara-vaksin-pada-puyuh-petelur/">Vaksin Pada Puyuh Petelur  Tips Dan Cara Memberi</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2023/06/27/cara-vaksin-pada-puyuh-petelur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyakit Gumboro Pada Puyuh Dan Pengobatannya</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2023/06/25/penyakit-gumboro-pada-puyuh-dan-pengobatannya/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2023/06/25/penyakit-gumboro-pada-puyuh-dan-pengobatannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 06:48:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[bebek]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[kunyit]]></category>
		<category><![CDATA[pakan]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhgrower]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhlayer]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhstarter]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[grower]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[layer]]></category>
		<category><![CDATA[starter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1149</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211;  Penyakit gomboro pada puyuh dan cara pengobatannya. Sebelum kita membahas cara pengobatan gumboro ada baiknya kita pahami terlebih dahulu apa itu Penyakit Gumboro Pada Puyuh. Penyakit gumboro biasa disebut Infectious Bursal Deases atau kelenjar bulat yang berada diatas kloka atau dubur puyuh. Penyakit gumboro pada puyuh sering menyerang pada musin peralihan musim ataun [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/25/penyakit-gumboro-pada-puyuh-dan-pengobatannya/">Penyakit Gumboro Pada Puyuh Dan Pengobatannya</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>duniaunggas.com</strong> &#8211;  Penyakit gomboro pada puyuh dan cara pengobatannya. Sebelum kita membahas cara pengobatan gumboro ada baiknya kita pahami terlebih dahulu apa itu Penyakit Gumboro Pada Puyuh. Penyakit gumboro biasa disebut Infectious Bursal Deases atau kelenjar bulat yang berada diatas kloka atau dubur puyuh. Penyakit gumboro pada puyuh sering menyerang pada musin peralihan musim ataun pergantian musim ( iklim ).</p>
<div id="attachment_950" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-950" class="size-medium wp-image-950" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_20180606_1026051-300x278.jpg" alt="penyakit gumboro pada puyuh" width="300" height="278" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_20180606_1026051-300x278.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_20180606_1026051.jpg 685w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-950" class="wp-caption-text">puyuh sehat bebas penyakit</p></div>
<h4>Ciri Ciri Penyakit Gumboro Pada Puyuh</h4>
<ul>
<li>Kondisi puyuh tampak lesu</li>
<li>Puyuh tampak mengantuk</li>
<li>Bulu layu dan mengkerut</li>
<li>Terdapat kotoran berwarna putih yang hampir sama dengan Pullorum</li>
<li>Suka mematuk kloaka sendiri</li>
<li>Biasanya puyuh yang mati akan cepat sekali membusuk</li>
</ul>
<p>Penyakit gumboro dapat berkembang biak dengan membelah sel  antara 18 &#8211; 36 jam. Dan dapat menyebabkan kematian pada puyuh pada usia serangan ke-3 sampai dengan hari ke-5. Jika kita melakukan bedah bangkai hal yang mudah diamati adalah terjadinya pembesaran pada hati dan limpa.</p>
<h4>Penyebaran Penyakit Gumboro Pada Puyuh</h4>
<p>Seluruh puyuh dalam kandang dapat tertular penyakit gumboro dari yang satu ke yang lainnya. Dengan kematian pada hari ke 3 sampai hari ke-5. Penyebaran penyakit dalam melalui pakan, air minum, kotoran puyuh yang terserang, pakan yang dimuntahkan serta peralatan kandang yang sudah tercemar. Biasanya tidak ada hewan lain yang dapat membawa virus ini.  Virus Gumboro dapat bertahan hidup di dalam tanah atau kandang selama 122 hari.</p>
<h4>Pengobatan penyakit Gumboro Pada Puyuh</h4>
<p>Penyakit gomboro disebabkan oleh virus. Maka tidak ada obat yang ampuh untuk mengobatinya. Baik menggunakan antibiotik serta sulfonamide. Namun dengan memberikan vitamin yang mengandung Eletrolit (anti stres) mampu memperbaiki kesehatan puyuh yang sudah terserang. Serangan penyakit gumboro berlangsung selama 4 sampai dengan 7 hari. <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/jamu-herbal-untuk-unggas-puyuh-dan-ayam/">Jamu Herbal Untuk Unggas (Puyuh Dan Ayam)</a></p>
<h4>Penceghan Penyakit Gumboro Pada Puyuh</h4>
<p>Tata laksana pemeliharaan yang baik. kebersihan dan pencegahan alat-alat terhadap pencemaran virus gumboro sangat penting untuk mencegah dan mengurangi kejadian penyakit ini.<br />
Cara yang mudah untuk mencegah penyakit gumoro adalah dengan penerapan bio-security. Pemberian Vaksin Gomboro pada puyuh yuang sehat dan atau pada sebelum adanya serangan Gomboro.</p>
<h4>Manajemen pemeliharaan</h4>
<div id="attachment_922" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-922" class="size-medium wp-image-922" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180517_0945431-1-300x234.jpg" alt="penyakit gumboro pada puyuh" width="300" height="234" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180517_0945431-1-300x234.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180517_0945431-1.jpg 720w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-922" class="wp-caption-text">puyuh sehat</p></div>
<p>Manajemen pemeliharaan berengaruh pada keberhasilan peternakan puyuh. Untuk mendapatkan hasil yang baik, yang paling utama adalah menciptakan kondisi dan tempat yang nyaman. Kondisi kandang yang nyaman, terhindar dari stres,sirkulasi udara yang baik, rendah amonia, selalu tersedia pakan dan air minum yang bersih sepanjang hari, dan juga dengan program vaksinasi terhadap berbagai agen infeksius yang tepat diharapkan burung puyuh terhindar dari berbagai jenis penyakit. Dengan begitu puyuh dapat tumbuh kembang dan berproduksi optimal. Sesuaikan kepadatan puyuh dalam kandang. Jumlah ideal puyuh dalam kandang adalah Panjang kali Lebar dibagi dua ratus ( P x L : 200 ) Berikan juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/30/cara-membuat-jamu-unggas-ayam-dan-puyuh/">Jamu Unggas, Cara Membuat Dan Bahannya</a></p>
<p>Pada minggu pertama pemelihraan merupakan masa pertumbuhan DOQ yang paling cepat. Berat badan DOQ mampu mencapai 2 kali lipat dari mulai menetas. Dan dapat dikatakan pada saat ini merupakan pertumbuhan masa penentu kedepannya. Jika pada masa broodingberjalan dengan baik, maka penyerapan antibodi induk terhadap IBD yang ada dalam kuning telur bisa terserap dengan sempurna. Sehingga anakan puyuh bisa mengatasi infeksi IBD dini yang bersifat subklinis. Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/06/23/pengaturan-pencahayaan-kandang-puyuh-petelur/">Pengaturan Pencahayaan Kandang Puyuh Petelur</a></p>
<h4>Program Kesehatan Penyakit Gumboro Pada Puyuh</h4>
<p>Kasus Gumboro bisa terjadi jika kekebalan tubuh lemah dan virus lapangan lebih cepat sampai di bursa. Hal ini bisa terjadi karena kondisi puyuh yang stres, antibodi induk yang rendah, strain virus vaksin yang dipakai tidak cocok dengan virus yang ada di lapangan.<br />
Meminimalisir faktor pencetus stres bagi puyuh sangat penting terutama pada awal kehidupan anak puyuh.<br />
Jika burung puyuh menderita cekaman baik karena faktor internal ataupun eksternal bisa mengakibatkan daya tahan tubuh ayam menurun. Berikan <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/jamu-herbal-untuk-unggas-puyuh-dan-ayam/">Jamu Herbal Untuk Unggas (Puyuh Dan Ayam) </a></p>
<p>Jumlah virus di lapangan yang tinggi akan meningkatkan resiko terkena Gumboro. Antibodi induk hanya bisa melindungi sampai umur sekitar 2-3 minggu, dan daya netralitasnya pun terbatas, jika agen infeksi yang harus dinetralkan terlalu banyak, jumlah antibodi tidak bisa mencukupi sehingga puyuh akan kalah juga. Untuk mengurangi kerja puyuh dalam menetralkan, meminimalkan jumlah virus di lapangan sangatlah penting. Dengan cara semprot <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/10/manfaat-daun-sirih-untuk-puyuh-dan-ayam/">Manfaat Daun Sirih Untuk Unggas ( Puyuh Dan Ayam )</a></p>
<p>Ini dilakukan dengan persiapan kandang yang benar-benar baik sebelum DOQ tiba.<br />
Sebelum dipakai kandang harus dicuci dan disemprot desinfektan. Penyemprotan desinfektan dan insektisida ke seluruh ruangan  kandang perlu dilakukan untuk membasmi serangga dan virus yang menempel pada kandang.<br />
Penyemprotan secara rutin setelah puyuh masuk kandang akan sangat membantu meminimalisir virus.<br />
Pemberian 0bat atau jamu selama 3-5 hari pertama akan membantu mengeliminasi bakteri yang ada pada anak puyuh. Selain itu dengan memperkuat kondisi tubuh anak puyuh dengan pemberian multivitamin secara rutin akan membantu mengurangi pengaruh serangan penyakit pada puyuh.</p>
<h4>Bio-Security Penyakit Gumboro Pada Puyuh</h4>
<p>Biosekuriti merupakan suatu tindakan pengamanan biologi yang bertujuan untuk mencegah masuknya agen-agen bibit penyakit ke tubuh puyuh. Tidak hanya meliputi proses desinfeksi kandang. Kasus Gumboro tidak bisa kita anggap sepele, baik berat ataupun ringan akan merugikan peternakan kita. Tentunya dengan mengurangi faktor-faktor penyebab. Sikap disiplin dan konsistensi dalam penerapan manajemen pemeliharaan seperti persiapan kandang yang baik, pemilihan DOQ yang berkualitas. Menjalankan manajemen pemeliharaan yang sesuai stándar, penerapan biosekuriti yang konsisten. Pemilihan jenis vaksin dan waktu vaksinasi yang tepat diharapkan bisa menekan bahkan menghilangkan kasus IBD di peternakan kita. Sehingga kerugian ekonomis akibat IBD bisa kita hindari sedini mungkin.</p>
<p>Semoga Bermanfaat</p>
<p>Sumber <strong>duniaunggas.com</strong> dan berbagai sumber</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/25/penyakit-gumboro-pada-puyuh-dan-pengobatannya/">Penyakit Gumboro Pada Puyuh Dan Pengobatannya</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2023/06/25/penyakit-gumboro-pada-puyuh-dan-pengobatannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>JAMU AYAM KAMPUNG PETELUR, BAHAN DAN CARA MEMBUATNYA</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2023/06/03/jamu-ayam-kampung-petelur-bahan-dan-cara-membuatnya/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2023/06/03/jamu-ayam-kampung-petelur-bahan-dan-cara-membuatnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jun 2023 01:40:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[jahe]]></category>
		<category><![CDATA[kunyit]]></category>
		<category><![CDATA[mesin tetas]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanayam]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamkampung]]></category>
		<category><![CDATA[ayampetelur]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[telur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1418</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Jamu ayam kampung petelur, bahan dan cara membuatnya. Saat ini pemeliharaan ayam kampung sebagai ayam petelur sudah sangat banyak digemari masyarakat indonesia. Mungkin pada awalnya adalah sebagai hobby dan atau sebagai pengisi waktu luang. Namun dengan berjalannya waktu banyak yang membuat peternakan ayam kampung petelur sebagai pendapatan tambahan rumah tangga. Pada saat ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/03/jamu-ayam-kampung-petelur-bahan-dan-cara-membuatnya/">JAMU AYAM KAMPUNG PETELUR, BAHAN DAN CARA MEMBUATNYA</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>duniaunggas.com &#8211;</strong> Jamu ayam kampung petelur, bahan dan cara membuatnya. Saat ini pemeliharaan ayam kampung sebagai ayam petelur sudah sangat banyak  digemari masyarakat indonesia. Mungkin pada awalnya adalah sebagai hobby dan atau sebagai pengisi waktu luang. Namun dengan berjalannya waktu banyak yang membuat peternakan ayam kampung petelur sebagai pendapatan tambahan rumah tangga.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="225" height="300" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG-20190304-WA0009-225x300.jpg" alt="Bahan jamu ayam petelur" class="wp-image-1421" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG-20190304-WA0009-225x300.jpg 225w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG-20190304-WA0009.jpg 720w" sizes="auto, (max-width: 225px) 100vw, 225px" /><figcaption>Jamu Ayam Kampung Petelur<br></figcaption></figure></div>



<p>Pada saat ini banyak masyarakat indonesia lebih memilih telur ayam kampung sebagai pengganti telur ayam negeri ( telur ayam ras ), Sebagai konsumsi harian. Disamping rasa yang lebih baik dan tentunya telur ayam kampung memiliki kadar kimia yang rendah bila dibandingkan dengan telur ayam ras ( ayam eropa ).  Dimana dalam pemeliharaannya dalam skala rumah tangga atau sebagai pendapatan tambahan tidaklah menggunakan pakan pabrikan sepenuhnya. Namun pemberian makan diselingi dengan pemberian sayuran dan juga jagung. </p>



<p>Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/30/cara-membuat-jamu-unggas-ayam-dan-puyuh/">http://www.duniaunggas.com/2018/05/30/cara-membuat-jamu-unggas-ayam-dan-puyuh/</a></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Jamu Ayam Kampung petelur, Bahan dan Cara Membuatnya Yang Gampang</strong></h4>



<p>Tentunya untuk menunjang dan menambah prouksi dangan tanpa menambah populasi , tentunya harus dibantu dengan pemberian multivitamin dan atau jamu yang dapat memacu produksi telur.  Dengan penambahan jama tentunya akan memperoleh nilai tambahan produksi dan kualitas telur yang lebih bagus.  </p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/03/jamu-ayam-kampung-petelur-bahan-dan-cara-membuatnya/">JAMU AYAM KAMPUNG PETELUR, BAHAN DAN CARA MEMBUATNYA</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2023/06/03/jamu-ayam-kampung-petelur-bahan-dan-cara-membuatnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyakit Ayam Yang Sering Terjadi</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam-2/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam-2/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 May 2023 04:07:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanayam]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[layer]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=750</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com –   Penyakit ayam yang sering menyerang  pada Unggas dan Cara Pencegahannya. Hama &#38; Penyakit Ternak – Hewan peliharaan jenis unggas adalah ternak yang paling banyak dibudidayakan masyarakat, dan unggas yang paling populer adalah ayam, itik, angsa, dan  burung puyuh.  Unggas merupakan hewan ternak yang banyak diambil manfaatnya oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Unggas dibudidayakan oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam-2/">Penyakit Ayam Yang Sering Terjadi</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<header class="entry-header">
<p class="entry-title"><strong>duniaunggas.com</strong> –   Penyakit ayam yang sering menyerang  pada Unggas dan Cara Pencegahannya. Hama &amp; Penyakit Ternak – Hewan peliharaan jenis unggas adalah ternak yang paling banyak dibudidayakan masyarakat, dan unggas yang paling populer adalah ayam, itik, angsa, dan  burung puyuh.  Unggas merupakan hewan ternak yang banyak diambil manfaatnya oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Unggas dibudidayakan oleh hampir setiap rumah tangga, terutama masyarakat yang bermukim di pedesaan. Oleh karena itu populasi ternak unggas paling banyak jika dibandingkan dengan ternak lainnya. Seiring dengan semakin bertambahnya populasi unggas, maka penyakit ayam yang menyertainya juga semakin banyak dan kompleks.</p>
<p class="entry-title">Penyakit-penyakit ayam baik penyakit ringan maupun penyakit berat yang bisa menular kepada manusia merupakan kendala terberat dalam usaha budidaya ternak unggas. Serangan penyakit pada ternak unggas merupakan penyebab utama gagalnya suatu usaha budidaya. Selain penyakit-penyakit menular yang mematikan, penyakit-penyakit yang tidak mematikan pun perlu mendapatkan perhatian, mengingat penyakit-penyakit tersebut juga menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar. Pengamanan terhadap penyakit harus mendapatkan prioritas dan perhatian khusus, dimana pengendalian tersebut terdiri dari usaha pencegahan, pengobatan dan pembasmian.</p>
<p><div id="attachment_763" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-763" class="size-medium wp-image-763" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1101221-300x208.jpg" alt="Ayam Sehat Dengan Deteksi Gejala Penyakit Diawal" width="300" height="208" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1101221-300x208.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1101221-145x100.jpg 145w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1101221.jpg 720w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-763" class="wp-caption-text">Ayam Sehat</p></div></p>
<h4><strong>Jenis Penyakit yang Sering Pada Ayam Antara lain :</strong></h4>
</header>
<div class="entry-content">
<p>Ada banyak sekali jenis-jenis penyakit yang sering ditemukan pada ternak ayam kampung atau joper. Penyakit pada ayam disebabkan oleh beberapa jenis mikroorganisme, seperti virus, bakteri, jamur dan parasit. Gejala dan akibat yang ditimbulkan oleh serangan mikroorganisme tersebut berbeda-beda, baik penyakit ringan, penyakit menular maupun penyakit yang mematikan. Beberapa penyakit menular yang telah ditemukan pada unggas adalah Newcastle Disease (Tetelo), Flu Burung, Marek, Gumboro, Pox, Infectious Coryza (Snot), Pullorum, Colibacillosis, Cholera unggas, Anthrax, Aspergillosis, Candidiosis, Coccidiosis, Histomoniasis, Cryptosporidiosis, Trichomoniasis, infestasi ektoparasit dan cacing. Berdasarkan penyebabnya, penyakit pada unggas dibedakan menjadi 4 kelompok, yaitu sebagai berikut ; Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/manfaat-daun-kelor-untuk-unggas-puyuh-dan-ayam/">Manfaat Daun Kelor Untuk Unggas ( Puyuh dan Ayam )</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>–    Penyakit Viral : adalah penyakit unggas yang disebabkan oleh virus</p>
<p>–    Penyakit Bakteri : adalah penyakit unggas yang disebabkan oleh bakter</p>
<p>–    Penyakit Mikal : adalah penyakit unggas yang disebabkan oleh jamur</p>
<p>–    Penyakit Parasit : adalah penyakit unggas yang disebabkan oleh organisme parasit</p>
<ol>
<li>Beberapa Jenis Penyakit Viral (Virus) pada Unggas, Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Cara Pengobatannya</li>
<li>Penyakit Avian Encephalomyelitis (AE)</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penyebab : Penyakit Avian Encephalomyelitis disebabkan oleh virus RNA dari kelompok Picornaviridae. Penyakit AE umumnya menyerang anak anak pada umur 3-5 minggu, sedang pada ayam petelur ( pra layer ) hanya mengakibatkan penurunan produksi telur antara 10-30%, yang mempengaruhi daya tetas telur yang diproduksinya. Bila diingat bahwa Penyakit AE ini ditularkan melalui telur maka “Pembibit” yang paling dirugikan akibat serangan penyakit ini.  Karena dengan jumlah telur fertile yang dimasukkan dalam mesin tetas tidak akan sesuai dengan jumlah bibit yang akan menetas sehingga biaya pembuatan bibit menjadi sangat mahal yang dikarenakan jumlah bibit menetas tidak dapat menutupi kebutuhan produksi. Sehingga untuk menangani kasus ini diperlukan pengobatan yang tepat guna menghindari kerugian yang lebih besar. Pemberian antibiotik dan jamu khusus untuk unggas sangat disarankan dan langkah berikutnya dengan melakukan vaksinasi terhadap ayam yang masih sehat.</p>
<h4>Gejala klinis</h4>
<p>Pada anak ayam umumnya umur 2-4 minggu ditemukan gejala antara lain ayam awalnya tampak sayu, diikuti ataksia karena adanya inkoordinasi dari otot-otot kaki, sehingga ayam dapat jatuh ke samping dengan kedua kaki terjulur ke satu sisi, tremor pada kepala dan leher terutama bila dipacu, keadaan akan berlanjut dengan kelumpuhan dan diakhiri dengan kematian. Pada ayam petelur gejala yang terlihat hanyalah penurunan produksi telur antara 10-30% dan tidak diikuti gejala gangguan syaraf. Pada ayam pembibitan ditemukan adanya daya tetas telur yang menurun dan anak ayam yang ditetaskan akan banyak tertular penyakit AE.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Demikian secara singkat kami jabarkan tentang penyakit yang sering menyerang ayam beserta penanganannya dan juga pengobatannya.</p>
<p>Sumber : duniaunggas.com   dan berbagai sumber</p>
</div>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam-2/">Penyakit Ayam Yang Sering Terjadi</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jenis Penyakit Ayam, Penyebab Dan Pengobatannya</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 May 2023 03:49:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanayam]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=752</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com – Jenis Jenis penyakit ayam kampung dan joper Dan Cara Pengobatannya. Pada artikel ini kita akan membahas bagaimana cara mengobati dan juga bagaimana pencegahan jenis penyakit ayam kampung yang mudah bagi pemula. Kali ini kita akan membahas jenis jenis penyakit ayam yang sering menyerang ternak. Karena dalam usaha apapun tak terlepas dari kendala dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam/">Jenis Penyakit Ayam, Penyebab Dan Pengobatannya</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>duniaunggas.com</strong> – Jenis Jenis penyakit ayam kampung dan joper Dan Cara Pengobatannya. Pada artikel ini kita akan membahas bagaimana cara mengobati dan juga bagaimana pencegahan jenis penyakit ayam kampung yang mudah bagi pemula. Kali ini kita akan membahas jenis jenis penyakit ayam yang sering menyerang ternak. Karena dalam usaha apapun tak terlepas dari kendala dan halang rintang. Diantaranya adalah serangan penyakit oleh baketri dan juga virus. Dengan mengetahui jenis penyakit yang sering menyerang ternak ayam maka kita dapat dengan mudah untuk mencegah dan mengatasinya.</p>
<p><div id="attachment_758" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-758" class="size-medium wp-image-758" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1045281-300x300.jpg" alt="Pemeliharaan Yang Baik Ayam Sehat" width="300" height="300" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1045281-300x300.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1045281-150x150.jpg 150w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1045281-65x65.jpg 65w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1045281.jpg 717w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-758" class="wp-caption-text">Ayam Kampung Sehat</p></div></p>
<p><strong>1.Tatelo (ND / New Casstle Diseae)</strong></p>
<p>Gejala ayam terserang penyakit tatelo adalah ayam susah bernafas, batuk-batuk , bersin, ayam mengeluarkan bunyi seperti ngorok, lesu, mata ngantuk, kadang berdarah, tinja encer berwarna kehijauan, dan ciri yang mudah di ketahui dari gejala ini adalah kepala memutar – mutar tak menetu dan lumpuh.</p>
<p>Pengendaliannya adalah dengan memisahkan ayam yang sehat dan yang sakit. Untuk ayam yang Nampak sehat segera berikan vaksin ND LA SOTA, untuk ayam yang mati segera dikubur jauh dari areak kandang dan atau dibakar guna menghindari penyebaran yang lebih luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>2.Berak Kapur/Putih (Pullorum)</strong></p>
<p>Penyakit Berak Kapur / Putih (Pullorum) disebabkan oleh kuman Salmonella Pullorum dan merupakan penyakit yang menular.</p>
<p>Gejala adalah kotoran ayam berwarna putih dan encer, nafsu makan berkurang, sesak nafas, bulu-bulu mengerut dan sayap menggantung.</p>
<p>Cara pengendalian sama seperti pengendalian penyakit totelo, kebersihan harus dijaga, buang dan kubur ayam yang terserang penyakit jauh dari kandang, pisahkan ayam yang sehat dan ayam yang sakit dan hindari tamu yang masuk ke kandang. Pengobatan dapat memberikan obat ( teraphy,trimezyn s, neo meditril dll, dapat diperoleh di Poultry shop langganan anda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>3.Berak Berdarah (Coccidiosis)</strong></p>
<p>Gejalanya adalah tinja berdarah dan mencret ( warna tinja seperti warna coklat muda)nafsu makan berkurang, bulu kusam, dan menggigil kedinginan yang walaupun pada saat siang panas matahari.</p>
<p>Cara pengendaliannya dengan menjaga kebersihan kandang. Jika sudah terserang berikan Tetra Chlorine, Noxal, atau trisula zuco tablet yang di larutkan ke air minum. Atau dapat juga memberikan COXY yang dicampur dalam minuman</p>
<p><strong>4.Cacar Unggas (Fowl Pox)</strong></p>
<p>Penyakit ini disebabkan oleh Poxvirus yang menyerang bangsa unggas semua umur dan semua jenis ayam.</p>
<p>Gejalanya adalah timbul kopeng-kopeng pada bagian yang tidak berbulu, seperti kaki, mulut dan farnik yang apabila dilepaskan akan mengeluarkan darah.</p>
<p>Cara pengendalian adalah dengan pemberian vaksin dipteria dan memisakan ayam yang terinfeksi.</p>
<p><strong>5.Quail Bronchitis</strong></p>
<p>Penyebabnya utamanya adalah Virus Quail Bronchitis. Penyakit ini bersifat sangat menular.</p>
<p>Gejala ayam terserang penyakit ini seperti, ayam terlihat lesu, bulu nampak kusam, tubuh gemetar, batuk dan bersin, mata dan hidung kadang mengeluarkan lendir, dan kadangkala kepala dan leher agak terpuntir.</p>
<p>Cara pengendaliannya dengan pemberian pakan yang bergizi serta sanitasi yang baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>6.Aspergillosis</h4>
<p>Penyakit Aspergillosis disebabkan oleh Cendawan Aspergillus fumigatus.</p>
<p>Gejala serangannya adalah ayam mengalami gangguan pernafasan, pada mata terbentuk lapisan menyerupai keju, mengantuk dan nafsu makan berkurang.</p>
<p>Pengendaliannya dengan melakukan perbaikan sanitasi dan lingkungan sekitarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>7.Cacingan</strong></p>
<p>Penyebab utamanya adalah cacing akibat sanitasi yang buruk.</p>
<p>Gejalanya seperti puyuh tampak kurus, lesu dan lemah.</p>
<p>Cara pengendalian dengan melakukan pembersihan kandang yang baik serta pemberian pakan yang baik.</p>
<p><strong>8.Snot / Coryza</strong></p>
<p>Penyakit Snot/Coryza merupakan jenis penyakit yang mudah sekali menular dan sangat sulit untuk diobati apabila sudah menyerang ayam. Penyakit ini menyerang mata, apabila ayam terserang penyakit ini matanya akan merah, membengkak dan berlendir. Baca juga<a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/jamu-untuk-unggas/">Jamu Untuk Unggas ( Puyuh Dan Ayam )</a></p>
<p>Untuk mencegahnya penyakit ini peternak dapat memberikan vaksin CDR/CORYZA aktif atau in aktif. Apabila ada ayam yang terserang sebaiknya segera dibuang atau dibakar jauh-jauh dari lokasi peternakan untuk mencegah penularan penyakit. Meskipun sebenarnya ada pengobatannya melalui penyuntikan khusus namun harganya cukup mahal.</p>
<p>Demikian artikel ini dan Jenis Jenis Penyakit Pada ayam Dan Cara Pengobatannya semoga bermanfaat</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam/">Jenis Penyakit Ayam, Penyebab Dan Pengobatannya</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peluang Usaha Ternak Ayam Kampung Prospeknya Saat Ini</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2023/05/29/peluang-usaha-ternak-ayam-kampung-prospeknya-saat-ini/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2023/05/29/peluang-usaha-ternak-ayam-kampung-prospeknya-saat-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 May 2023 08:27:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[hatcher]]></category>
		<category><![CDATA[incubator]]></category>
		<category><![CDATA[pakan]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanayam]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[setter]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[peluang]]></category>
		<category><![CDATA[ternak]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1634</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Peluang usaha ternak ayam kampung serta prospeknya saat ini. Saat ini usaha peternakan ayam kampung sangat menjanjikan dengan bukti banyaknya permintaan di lapangan dan penjualan bibit anak ayam kampung yang selalu meningkat. Memang usaha ini tidaklah secepat dengan pemeliharaan ayam broiler. Jika ayam broiler hanya memerlukan waktu 30 hingga 45 hari, tentunya ayam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/05/29/peluang-usaha-ternak-ayam-kampung-prospeknya-saat-ini/">Peluang Usaha Ternak Ayam Kampung Prospeknya Saat Ini</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>duniaunggas.com</strong>  &#8211;  Peluang usaha ternak ayam kampung serta prospeknya saat ini. Saat ini usaha peternakan ayam kampung sangat menjanjikan dengan bukti banyaknya permintaan di lapangan dan penjualan bibit anak ayam kampung yang selalu meningkat.  Memang usaha ini tidaklah secepat dengan pemeliharaan ayam broiler.  Jika ayam broiler hanya memerlukan waktu 30 hingga 45 hari, tentunya ayam kampung memerlukan waktu 2 hingga 3 bulan. </p>



<figure class="wp-block-gallery aligncenter columns-2 is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"><ul class="blocks-gallery-grid"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img loading="lazy" decoding="async" width="720" height="543" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1032011.jpg" alt="peluang usaha ternak ayam kampung" data-id="756" data-link="http://www.duniaunggas.com/2018/05/30/peluang-usaha-ternak-ayam-kampung/img_20180530_1032011/" class="wp-image-756" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1032011.jpg 720w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1032011-300x226.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption class="blocks-gallery-item__caption">Ayam Kampung Dalam satu Koloni</figcaption></figure></li><li class="blocks-gallery-item"><figure><img loading="lazy" decoding="async" width="720" height="529" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180529_1028541.jpg" alt="Cara Merawat Anak Ayam Kampung Baru Menetas" data-id="748" data-link="http://www.duniaunggas.com/2018/05/29/cara-merawat-anak-ayam-kampung-baru-menetas/img_20180529_1028541/" class="wp-image-748" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180529_1028541.jpg 720w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180529_1028541-300x220.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption class="blocks-gallery-item__caption">Anak Ayam Kampung</figcaption></figure></li></ul></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Peluang Usaha Ternak Ayam Kampung, Sebagai Sampingan dan Penambahan Pendapan Dengan Memanfaatkan Pekarangan Rumah</h4>



<p>Peluang usaha ternak ayam kampung sampai saat ini masih sangat menguntungkan. Pangsa pasar ayam kampung sudah ada tersendiri dan juga persaingannya sangat minim. Hal ini terbuktikan dengan peraturan pemerintah </p>



<p>Melalui peraturan pemeritah Perpres No 77/2007 usaha peternakan ayam kampung terlidungi, demikian bunyi dari peraturan tersebut</p>



<p> <em><strong>&#8221; Usaha ayam kampung hanya boleh di kembangkan oleh peternakan rakyat, mulai dari pembibitan hingga pembesaran&#8221;</strong></em>.</p>



<p>Sehingga pangsa pasar ini tidak akan lebih stabil dan terkontrol. Dengan adanya peraturan pemerintah tersebut maka sedikit ada jaminan bahwa pertenakan ayam kampung akan selalu menjadi milik rakyat atau masyarakat yang ingin bergelut dalam usaha ini.  Dan tentunya untuk harga jualnya tidak akan berfluktuasi secara drastis. Karena perusahaan besar kesulitan untuk intervensi harga ayam kampung. </p>



<p>Selain peraturan pemerintah dan pangsa pasar tersebut. Pemeliharaan ayam kampung tidaklah sangat sulit, karena hanya menggunakan pekarangan rumah saja. Serta pemberian pakan dapat menggunakan bahan yang tersedia seputaran sekitar kita, jika pemeliharaannya secara umbaran ( di bebas liarkan ). </p>



<h4 class="wp-block-heading">Peluang Usaha Ternak Ayam Kampung Dengan Pemeliharaan Semi Intensif</h4>



<p>Metode pemeliharaan dengan semi intensif ialah dengan melakukan pemeliharaan kandang koloni. kandang koloni ini bukan batre seperti ayam petelur. Namun membuat kandang yang ukuran lebih besar dan tentunya memberi pagar pembatas. Dalam kandang ini membuat kembali kandang khusus berteduh, guna tempat sebagai berteduh, bertelur dan juga sebagai tempat berkumpul ( malam hari atau tidur )</p>



<p>Dengan cara ini ayam akan semakin mudah terkontrol. Dalam pemberian pakan, pemberian vitamin serta pemberian obat sebagai pencegahan penyakit.</p>



<p>Baca juga :<a href="https://www.duniaunggas.com/2018/07/28/cara-vaksin-ayam-joper-dan-broiler/"> https://www.duniaunggas.com/2022/07/28/cara-vaksin-ayam-joper-dan-broiler/</a></p>



<p>C<strong>atatan Penting</strong> : Ayam kampung dapat dipanen mulai dari usia 2 bulan hingga 4 bulan. Tergantung dari jenis ayam kampungnya dan juga cara dan jenis pemberian pakan. semakin bagus bibit ayam kampung anda tentu semakin mempercepat usia panen dan tentunya semua itu perlu dukungan oleh pemberian pakan yang berkualitas, sesuai dengan kebutuhan ayam tersebut.</p>



<p>Demikian informasin ini kami sajikan, semoga menambah inspirasi anda dalam beternak ayam kampung. dan tentunya CUAN yang akan anda dapatkan, semoga bermanfaat.</p>



<p>Sumber <strong><em>duniaunggas.com</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/05/29/peluang-usaha-ternak-ayam-kampung-prospeknya-saat-ini/">Peluang Usaha Ternak Ayam Kampung Prospeknya Saat Ini</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2023/05/29/peluang-usaha-ternak-ayam-kampung-prospeknya-saat-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PENYAKIT BERAK HIJAU PADA AYAM DAN CARA MENGOBATINYA</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2022 14:42:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[mesin tetas]]></category>
		<category><![CDATA[mesintetas]]></category>
		<category><![CDATA[pakan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[berak]]></category>
		<category><![CDATA[hijau]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1540</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Penyakit berak hijau pada ayam baik ayam aduan, ayam boiler, ayam pedaging, dan ayam petelur dan juga ayam kampung. Penyebab penyakit berak hijau pada ayam di sebabkan oleh beberapa jenis bakteri yang membahayakan kesehatanayam, antara lain bakteri Pasteurella Multocida dan Salmonella Pullorum Penyebab penyakit berak hijau pada ayam berasal dari warna cairan empedu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/">PENYAKIT BERAK HIJAU PADA AYAM DAN CARA MENGOBATINYA</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>duniaunggas.com</strong> &#8211; Penyakit berak hijau pada ayam baik ayam aduan, ayam boiler, ayam pedaging, dan ayam petelur dan juga ayam kampung. Penyebab penyakit berak hijau pada ayam di sebabkan oleh beberapa jenis bakteri yang membahayakan kesehatanayam, antara lain bakteri <strong><em>Pasteurella Multocida</em></strong> dan <strong><em>Salmonella Pullorum</em></strong></p>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="720" height="543" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1032011.jpg" alt="cara mengobati penyakit berak hijau pada ayam" class="wp-image-756" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1032011.jpg 720w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1032011-300x226.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption>Ayam Kampung Dalam satu Koloni</figcaption></figure>



<p>Penyebab penyakit berak hijau pada ayam berasal dari warna cairan empedu ayam. Kejadiannya bisa di sebabkan oleh bermacam macam penyebab antara lain ayam tidak makan, ND, kolera, Al, malaria.</p>



<p>Faktor penyebab penyakit berak hijau pada ayam akan menganggu proses pembentukan cairan empedu maupun proses perubahan cairan empedu saat di usus. Jika di perhatikan lebih dalam lagi masing masing faktor penyebab tersebut akan membuat ayam mengalami berak hijau dengan tekstur yang berbeda.</p>



<p>Penyakit berak hijau ini bisa menyerang ayam di semua umur bahkan telur yang di hasilkan dari ayam induk yang terkena penyakit berak hijau ini telur pun akan terjangkit juga sehingga anakan yang menetas dapat tertular oleh bakteri ini. Penyakit berak hijau menyerang sistem pencernaan dan pernafasan dan penularan penyakit ini bisa terjadi melalui kontak langsung, makanan ataupun tempat makanan, tempat minum dan kandang.</p>



<p>Penyebab penyakit berak hijau pada ayam bisa di sebabkan dari kandang yang lembab yang terjadi pada musim penghujan tiba. Serta peran bakteri juga bisa berkembang pada kondisi makanan ayam yang kurang baik misalnya makanan yang sudah membau ( kadaluarsa atau sudah sudah bau tengik )</p>



<p>Untuk mencegah penyakit berak hijau pada ayam bisa di lakukan dengan pembersihan kandang dari kotoran bertumpuk tanah yang becek.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Penyebab Penyakit Berak Hijau Pada Ayam Aduan :</h3>



<p><strong>1. Non infeksi</strong></p>



<p>Berak hijau akan muncul saat ayam tidak makan. Dan akan muncul lebih dari 13 jam setelah di dalam saluran pencernaan ayam tidak ada makanan. Ayam akan mengalami diare kehijauan dan berlendir. Beberapa kondisi yang dapat di temukan berak hijau ini antara lain saat DOC baru chick in. Saat ayam petelur tidak di berikan makanan secara paksa dengan tujuan peremajaan kembali. Khusus untuk DOC terutama yang belum di beri makanan maka warna kotorannya dari coklat hingga kehijauan di katakan normal. Hal ini karena pencernaan DOC belum berjalan dengan baik begitu pula dengan hewan normal di usus yang belum berkembang dengan baik.</p>



<p>Di tambah lagi ayam yang belum di berikan makanan dari luar sehingga saluran pencernaan ayam menjadi kosong. Apabila hingga beberapa jam setelah di beri makanan feses ayam masih tetap hijau harus di lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berak hijau non infeksi nafsu makan ayam baik baik saja namun bisa di perlihatkan oleh ayam yang mematuk matuk litter atau benda di sekitarnya untuk mencari makanan.</p>



<p><strong>2. Infeksi</strong></p>



<p>Berak hijau yang di karenakan infeksi selalu di sertai dengan gejala klinis dan perubahan gambaran bedah bangkai. Penurunan nafsu makan karena infeksi bisa menjadi pemicu awal terjadinya berak hijau. Satu hal yang membedakan antara feses hijau karena infeksi dengan non infeksi adalah nafsu makan. Serta bulu dan sayap ayam akan terlihat terkulai kebawah. Kematian pada kasus ini mulai dari 30% hingga 80%.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Gejala Ayam Terkena Penyakit Berak Hijau :</h3>



<p>Gejala yang muncul apabila ayam terkena penyakit berak hijau ayam akan terlihat pucat yang di tandai dengan jengger berwarna gelap atau biru, nafsu makan berkurang, di sekitar pantat ayam berwarna putih dan lengket serta kotoran berwarna hijau. Sayap dan bulu akan terlihat terkulai kebawah. Apabila ayam sudah mengalami tanda tanda seperti itu maka harus segera di lakukan pengobatan namun dalam pengobatan harus pahami terlebih dahulu penyebab penyakit berak hijau pada ayam agar tidak salah dalam pengobatan. Dalam beberapa kasus penyakit juga ditandai dengan berak hijau. Antara lain terserang virus ND dan Flu burung.</p>



<p>Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2019/01/02/ayam-kampung-berhenti-bertelur-dan-penanganannya/">http://www.duniaunggas.com/2019/01/02/ayam-kampung-berhenti-bertelur-dan-penanganannya/</a></p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Mengobati Berak Berak Hijau Pada Ayam :</h3>



<ol class="wp-block-list"><li> <em><strong>Pisahkan ayam yang terkena penyakit berak hijau dalam kandang khusus untuk menghindari penularan pada ayam lain yang sehat.</strong></em></li><li><em><strong>Berikan pakan yang mudah di cerna ayam yang tidak mudah busuk, hindari pemberian makanan yang berasal dari voer atau bekatul karena makanan jenis itu mudah busuk dalam tembolok ayam dan akan membuat kondisi ayam semakin memburuk.</strong></em></li><li><em><strong>Ayam yang terkena penyakit berak hijau dapat di suntik dengan menggunakan Medoxy-l sesuai dosisnya dan penyuntikan di ulang dalam selang tiga hari.</strong></em> Atau dapat juga berikan obat berupa serbuk dan dicampur dengan minuman</li></ol>



<p>Cara pengobatan penyakit berak hijau pada ayam merupakan obat yang cukup ampuh untuk menyembuhkan ayam yang terkena penyakit berak hijau. Selain obat suntik seperti diatas juga ada jenis obat antibiotik yang juga biasa digunakan oleh peternak ayam, antara lain <strong><em>coccilin, furozolidon</em></strong>, <strong><em>noxal</em></strong>, <strong><em>ampicol</em></strong> dan juga <em><strong>Koleridin</strong></em><br>Berak hijau sangat berbahaya bagi ayam apalagi pada pergantian musim penghujan dimana ayam akan lebih mudah terserang penyakit seperti ini. Karena itu cegahlah dengan selalu menjaga kebersihan kandang dan menjaga hewan lain masuk dalam kandang.</p>



<p>Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/07/28/cara-vaksin-ayam-joper-dan-broiler/">http://www.duniaunggas.com/2018/07/28/cara-vaksin-ayam-joper-dan-broiler/</a></p>



<p>Demikian beberapa penyebab dan gejala serta pengobatan penyakit berak hijau pada ayam, dan semoga bermanfaat.</p>



<p>Sumber kandang pribadi serta kandang para sahabat <strong>duniaunggas.com</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/">PENYAKIT BERAK HIJAU PADA AYAM DAN CARA MENGOBATINYA</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CARA MENYEMBUHKAN KALKUN YANG SAKIT AKIBAT VIRUS MEMATIKAN</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2022/09/26/cara-menyembuhkan-kalkun-yang-sakit-akibat-virus-mematikan/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2022/09/26/cara-menyembuhkan-kalkun-yang-sakit-akibat-virus-mematikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2022 14:55:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[kunyit]]></category>
		<category><![CDATA[pakan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[kalkun]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1523</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Cara menyembuhkan kalkun yang sakit akibat virus yang mematikan. Kalkun merupakan jenis unggas yang agak jarang dipelihara oleh masyarakat Indonesia. Jika pun ada yang mememlihara kebanyakan hanya sebagai hobby saja dan atau sebagai pendapatan tambahan untuk mengisi waktu luang sehabis pulang bekerja dari aktifitas sehari hari. Namun kalkun juga sering mengalami sakit sama [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/09/26/cara-menyembuhkan-kalkun-yang-sakit-akibat-virus-mematikan/">CARA MENYEMBUHKAN KALKUN YANG SAKIT AKIBAT VIRUS MEMATIKAN</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>duniaunggas.com</strong> &#8211; Cara menyembuhkan kalkun yang sakit akibat virus yang mematikan. Kalkun merupakan jenis unggas yang agak jarang dipelihara oleh masyarakat Indonesia. Jika pun ada yang mememlihara kebanyakan hanya sebagai hobby saja dan atau sebagai pendapatan tambahan untuk mengisi waktu luang sehabis pulang bekerja dari aktifitas sehari hari. Namun kalkun juga sering mengalami sakit sama persis dengan unggas lainnya. Biasanya kalkun akan mudah diserang penyakit disaat perubahan cuaca dari kemarau ke musim hujan. Pada masa cuaca seperti ini virus dan bakteri sangat pesat sekali berkembang, sehingga akan menyerang setiap unggas termasuk kalkun.</p>



<p><strong><em>Namun jangan berkecil hati dulu, banyak cara menyembuhkan kalkun yang sakit baik melalui obat maupun vaksinasi.</em></strong></p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Menyembuhkan Kalkun Berak Hijau</h3>



<p>Kalkun yang terkena berak hijau atau yang sering disebut secara medis <strong><em>KOLERA</em></strong>. Penyakit ini sanagt menggangu pertumbuhan kalkun serta dapat mengurangi nafsu makan. Ciri ciri kalkun terkena berak hijau atau KOLERA kotaoran kalkun berwarna hijau dan encer serta memiliki aroma yang sangat menyengat. Kematian akibat serangan penyakit ini bisa mencapai 70%. Untuk pengobatannya anda bisa menggunakan obat yang tersedia di toko peternakan. Nama obat yang biasa digunakan adalah <strong>KOLERIDIN</strong>. Untuk dosis dan cara pemakaiannya anda dapat melihat pada kemasan.</p>



<p>Faktor penyebab penyakit berak hijau pada kalkun akan menganggu proses pembentukan cairan empedu maupun proses perubahan cairan empedu saat di usus. Jika di perhatikan lebih dalam lagi masing masing faktor penyebab tersebut akan membuat kalkun mengalami berak hijau dengan tekstur yang berbeda.</p>



<p>Penyakit berak hijau ini bisa menyerang kalkun di semua umur bahkan telur yang di hasilkan dari kalkun induk yang terkena penyakit berak hijau ini telur pun akan terjangkit juga sehingga anakan yang menetas dapat tertular oleh virus ini. Penyakit berak hijau menyerang sistem pencernaan dan pernafasan dan penularan penyakit ini bisa terjadi melalui kontak langsung, makanan ataupun tempat makanan dan kandang.</p>



<p>Penyebab penyakit berak hijau pada kalkun bisa di sebabkan dari kandang yang lembab yang terjadi pada musim penghujan tiba. Selain dari kandang virus juga bisa berkembang pada kondisi makanan kalkun yang kurang baik misalnya makanan yang sudah membau juga makanan yang di simpan dalam keadaan lembab sehingga bakteri tersebut dapat berkembang dan apabila makanan yang terkena virus dan di konsumsi oleh kalkun yang sehat maka kalkun akan terjangkit virus juga.</p>



<p>Untuk mencegah penyakit berak pada kalkun bisa di lakukan pembersihan kandang dari kotoran kalkun dan menghindari kandang dari kelembaban dan kandang tidak di tempatkan pada daerah yang gelap atau pun lembab contohnya di bawah pohon, di dekat kolam atau di tanah yang becek.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Menyembuhkan Kalkun Berak Kapur </h3>



<p>Kalkun yang terkena berak Kapur atau yang sering disebut secara medis <strong>PULLORUM</strong>. Penyakit ini sanagt menggangu pertumbuhan kalkun serta dapat mengurangi nafsu makan. Ciri ciri kalkun terkena berak kapur atau PULLORUM kotoran kalkun berwarna putih dan encer serta memiliki aroma yang sangat menyengat. Akibat penyakit ini dapat menyebabkan kematian hingga 50%. Untuk pengobatannya anda bisa menggunakan obat yang tersedia di toko peternakan. Nama obat yang biasa digunakan adalah <strong>KOLERIDIN</strong>,<strong> TRIMEZYN-S</strong>,<strong> ERYSUPRIM</strong>. Untuk dosis dan cara pemakaiannya anda dapat melihat pada kemasan. </p>



<p> <strong><em>Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Samonella Pullorum dan bakteri Gram yang akan merusak saluran pencernaan kalkun</em></strong>. <strong><em>Pencegahannya tetap jaga  kebersihan kandang dan berikan antibiotik sebagai penangkal dan pencegahan.</em></strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="259" height="194" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2019/09/kalkun-1.jpg" alt="cara mengobati kalkun" class="wp-image-1526"/><figcaption>kalkun Sehat dengan berbagai pencegahan dan pengobatan</figcaption></figure></div>



<p><strong>Ba</strong>ca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2019/09/21/cara-mengobati-kalkun-yang-mencret-penyebab-dan-penanganannya/">http://www.duniaunggas.com/2019/09/21/cara-mengobati-kalkun-yang-mencret-penyebab-dan-penanganannya/</a></p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Menyembuhkan Kalkun Berak Darah</h3>



<p>Kalkun yang terkena berak darah atau yang sering disebut secara medis <strong>KOKSIDIOSIS</strong>. Penyakit ini menyerang salauran pencernaan sehingga terjadi iritasi pada bagian usus. Sehingga kotoran yang dikeluarkan bercapur darah. Warna kotoran yang dikeluarkan berwarna coklat dan berbentuk agak encer. Biasa dalam bahasa jawa sering juga disebut <strong>TAIK LINCUNG</strong>. Untuk pengobatan biasa digunakan COXY yang bisa kita beli di toko peternakan. Untuk dosis pemakaian dapat melihat pada kemasan. Cara menggunakan COXY adalah berikan 3 hari pertama dengan obat kemudian hari ke 4 dan hari ke 5 air putih biasa. Pada hari ke 6 sampai dengan hari 8 berikan kembali obat tersebut.</p>



<p><em><strong>Penyebab penyakit ini biasanya akibat pakan yang sudah berjamur. Penyimpanan kurang baik, ruangan kelembapan terlalu tinggi dan atau terkena air.</strong></em></p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Menyembuhkan Kalkun Terserang Saluran Pernapasan</h3>



<p>Infectious Bronchitis (IB) atau pilek kerap menyerang kalkun di musim pancaroba. Ciri-ciri kalkun yang sedang pilek antara lain keluarnya lendir/ingus dari hidungnya, sayapnya tampak menggantung, dan nafasnya berbau tak sedap. Kalkun yang pilek pun lama-kelamaan menjadi tidak doyan makan. Bahkan jika penyakitnya sudah parah, kalkun sama sekali tidak bisa makan sehingga harus disuapi. Upaya pencegahan agar kalkun terhindar dari penyakit pilek dapat dengan menjaga kondisi kandang agar senantiasa dalam keadaan kering. Pastikan kondisi udara di dalam kandang juga tidak terlalu lembab. Guna mewujudkannya lengkapi kandang tersebut dengan ventilasi udara yang memadai dan saluran untuk membuang air kotor. Kalkun yang pilek harus dipindahkan ke kandang karantina dan diberi obat seperti tetrachlor dan atau obat yang khusus mengobati saluran pernapan. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Menghindari Kalkun Terserang Virus Mematikan</h3>



<p>Berikut ada beberapa virus  sering menyerang kalkun beserta cara pencegahan sebelum menyebabkan kematian. Bercak merah pada kalkun disebabkan oleh virus dari familia Poxviridae di dalam genus Avipoxvirus. Kalkun yang terkena cacar memiliki ciri-ciri yaitu adanya bercak-bercak berwarna merah di sekujur badannya. Ada obat tradisional yang terbukti sangat ampuh menyembuhkan penyakit cacar pada kalkun yakni campuran bensin dan oli baru. Campuran ini dioleskan ke tubuh kalkun yang terkena cacar menggunakan kuas. Selang beberapa hari kemudian, penyakit tersebut pun telah sembuh. Lumpuh biasanya kalkun yang mengalami kelumpuhan disebabkan oleh pemberian pakan yang terlalu banyak.</p>



<p>Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/06/29/program-kesehatan-ayam-kampung/">http://www.duniaunggas.com/2018/06/29/program-kesehatan-ayam-kampung/</a></p>



<p>Pemberian pakan yang tidak terkendali ini mengakibatkan kalkun mengalami obesitas. Kaki-kaki kalkun lambat laun tidak kuat lagi menopang tubuhnya yang begitu besar dan berat. Langkah pencegahannya bisa dilakukan dengan memberikan pakan secara terkontrol. Anda juga bisa memberikan konsentrat AD1 ke pakannya untuk meningkatkan kekuatan tulang .Kasus kelumpuhan pada kalkun juga dapat terjadi akibat mengonsumsi daun pepaya secara berlebihan. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti mengapa kasus ini bisa terjadi. Tetapi faktanya kalkun muda yang diberikan pakan berupa daun pepaya akan mengalami lumpuh total dengan jari-jari kaki yang membengkok ke dalam. Jadi sebaiknya Anda tidak memberikan daun pepaya terlebih dahulu sampai kalkun tersebut cukup dewasa. Perlu diketahui, daun pepaya biasanya digunakan untuk meningkatkan nafsu makan kalkun dan sistem imunitasnya.</p>



<p>Flu burung Kalkun juga bisa terserang penyakit flu burung (Avian influenza). Upaya pencegahannya bisa dilakukan dengan menggunakan vaksin untuk H5N1 yang sudah disediakan secara gratis oleh Pemerintah Indonesia. Anda juga bisa rutin menyemprotkan desinfektan di kandang kalkun untuk membuat lingkungannya menjadi bersih dan steril. Karena penyakit ini bisa menular ke manusia, kalkun yang sudah terserang flu burung sebaiknya dimusnahkan agar tidak berbahaya.</p>



<p>Demikian penjelasan ini semoga bermanfaat</p>



<p>sumber <strong>duniaunggas.com</strong> dan berbagai sumber<br></p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/09/26/cara-menyembuhkan-kalkun-yang-sakit-akibat-virus-mematikan/">CARA MENYEMBUHKAN KALKUN YANG SAKIT AKIBAT VIRUS MEMATIKAN</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2022/09/26/cara-menyembuhkan-kalkun-yang-sakit-akibat-virus-mematikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/339 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Memcached

Served from: duniaunggas.com @ 2025-08-22 01:52:59 by W3 Total Cache
-->