<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>obat Archives ~ Dunia Unggas</title>
	<atom:link href="https://duniaunggas.com/tag/obat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://duniaunggas.com/tag/obat/</link>
	<description>Website Yang membahas segala informasi Unggas</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Jul 2023 10:51:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.1</generator>

<image>
	<url>https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/voiceaa_logo-1-65x63.png</url>
	<title>obat Archives ~ Dunia Unggas</title>
	<link>https://duniaunggas.com/tag/obat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>CARA MEMBERI VITAMIN PUYUH PETELUR YANG BAIK, TIPS DAN TRIK</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2023/06/13/cara-memberi-vitamin-puyuh-petelur-yang-baik-tips-dan-trik/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2023/06/13/cara-memberi-vitamin-puyuh-petelur-yang-baik-tips-dan-trik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jun 2023 14:19:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[burungkicau]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[jahe]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Merica]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhgrower]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhlayer]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhstarter]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<category><![CDATA[vitamin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1475</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Tips dan cara memberi vitamin puyuh petelur yang baik dan yang sering digunakan para peternak puyuh pada umumya. Dan cara ini juga yang kami gunakan di dalam kandang ( farm ) kami kelola. Pemberian vitamin ini sangat penting untuk puyuh. Dimana bertujuan untuk meningkatkan produktifitas telur yang kita harapkan. Tanpa pemberian vitamin sepertinya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/13/cara-memberi-vitamin-puyuh-petelur-yang-baik-tips-dan-trik/">CARA MEMBERI VITAMIN PUYUH PETELUR YANG BAIK, TIPS DAN TRIK</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>duniaunggas.com</strong> &#8211; Tips dan cara memberi vitamin puyuh petelur yang baik dan yang sering digunakan para peternak puyuh pada umumya. Dan cara ini juga yang kami gunakan di dalam kandang ( farm ) kami kelola.  Pemberian vitamin ini sangat penting untuk puyuh. Dimana bertujuan untuk meningkatkan produktifitas telur yang kita harapkan.  Tanpa pemberian vitamin sepertinya sangat sulit untuk mencapai puncak produksi yang diharapkan. </p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img fetchpriority="high" decoding="async" width="600" height="450" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2019/06/kandang-facelift.jpg" alt="" data-id="1477" data-link="http://www.duniaunggas.com/?attachment_id=1477" class="wp-image-1477" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2019/06/kandang-facelift.jpg 600w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2019/06/kandang-facelift-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><figcaption>Galon Tempat Vitamin Puyuh</figcaption></figure></li></ul>



<h4 class="wp-block-heading">Cara Memberi Vitamin Puyuh Petelur</h4>



<p>Cara memberi vitamin puyuh petelur sebaiknya dilakukan pada pagi hari hingga sore hari.  Diberikannya pada waktu siang bertujuan agar penyerapan vitamin maksimal dalam tubuh puyuh, sehingga mampu mencapai puncak produksi.  Pemberian dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu : </p>



<ol class="wp-block-list"><li><strong>Pagi hingga siang hari</strong>. Pemberian vitamin dilakukan mulai pagi dan dipastikan vitamin habis pada siang hari. Dan kemudian dilanjutkan pemberian vitamin pada siang hari hingga sore harinya lagi. UNtuk minuman puyuh pada sore hari hingga pagi harinya dalam hanya menberikan air putih saja.</li><li><strong>Pagi hingga sore hari</strong>. Pemberian vitamin dapat dilakukan hanya 1 ( satu ) kali dalam sehari, dimana dipastikan air vitamin cukup hingga sore harinya. Cara ini biasanya dilakukan para peternak, karena dengan cara ini pekerjaan sangat praktis. Kemudian pada sore hari air minum dapat diganti dengan air putih saja. </li><li><strong>Pemberian Vitamin cukup 3 hingga 5 hari dalam seminggu</strong>. Pemberian vitamin cukup hanya dalam 3 kali hingga 5 kali dalam seminggu. Sisa waktu dalam seminggu dapat memberikan air putih saja. Tujuannya adalah untuk menetralisir vitamin dan cairan lainnya dalam tubuh puyuh tersebut. </li></ol>



<p>Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2019/03/04/jamu-puyuh-petelur-bahan-dan-cara-membuatnya/">http://www.duniaunggas.com/2019/03/04/jamu-puyuh-petelur-bahan-dan-cara-membuatnya/</a></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dosis Vitamin Dan Dosis Vitamin Jamu</strong></h4>



<p>Dosis pemberian vitamin pada puyuh dapat dilakukan sesuai yang tertera dalam kemasan vitamin tersebut. Atau bila anda menggunakan bahan jamu untuk ukuran antara air dan jamu tidaklah terlalu berpengaruh ke hal yang buruk. Hanya saja pemborosan dalam pemberian vitamin dalam bentuk jamu.  Namun dapat disiasati dengan cara apabila air yang dicampur dengan jamu sudah berubah warna maka air tersebut sudah dapat dipastikan sesuai dengan kebutuhan puyuh tersebut. </p>



<p>Biasanya pemberian vitamin via jamu dapat diukur dari bobot puyuh tersebut. yaitu tidak lebih dari 1% dari bobot puyuh. Misal kita memelihara 1000 ekor puyuh, dengan berat badan puyuh rata rata 200 gram perekor. Maka berat seluruh puyuh adalah 1.000 x 200 gram = 200.000 gram atau sama dengan 200 kilogram. Maka pemberian vitamin jamu bisa disiasati dengan 1% x 200 kg, maka vitamin dari bahan jamu adalah sekitar 2 kilogram untuk sekali pemberian.</p>



<p>Baca juga<a href="http://www.duniaunggas.com/2019/03/04/jamu-puyuh-petelur-bahan-dan-cara-membuatnya/">http://www.duniaunggas.com/2019/03/04/jamu-puyuh-petelur-bahan-dan-cara-membuatnya/</a></p>



<p>Pada dasarnya untuk pemberian vitamin pada puyuh baik berupa dari bahan jamu maupun bahan sintetis tidaklah terlalu baku aturannya. Efek buruk dalam pemberian dosis yang berlebih tidaklah ada dalam produksi. Hanya saja kotoran puyuh menjadi lebih encer dan basah sehingga dapat meningkatkan amoniak dalam kandang. Karena sifat tubuh tidak dapat menyimpan vitamin dalam tubuh, sehingga vitamin hanya akan diserap sesuai dengan jumlah keperluan hariannya, dan sisanya akan dibuang melalui kotoran atau feses. </p>



<p>Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2019/06/11/cara-merawat-anak-puyuh-baru-menetas-bagi-pemula-hingga-mulai-bertelur/">http://www.duniaunggas.com/2019/06/11/cara-merawat-anak-puyuh-baru-menetas-bagi-pemula-hingga-mulai-bertelur/</a></p>



<p>Demikian tips dan trik dalam cara memberi vitamin puyuh petelur, semoga bermanfaat. Silahkan tuliskan komentar anda, agar mari kita sama sama membangun dalam memberikan seputaran perpuyuhan baik tata cara pemeliharaan maupun yang lainnya yang berhubungan untuk meningkatkan produktifitas.</p>



<p>Sumber <strong>duniaunggas.com</strong> </p>



<p></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/13/cara-memberi-vitamin-puyuh-petelur-yang-baik-tips-dan-trik/">CARA MEMBERI VITAMIN PUYUH PETELUR YANG BAIK, TIPS DAN TRIK</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2023/06/13/cara-memberi-vitamin-puyuh-petelur-yang-baik-tips-dan-trik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Mengobati Bebek Makan Bangkai</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2023/06/08/cara-mengobati-bebek-makan-bangkai/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2023/06/08/cara-mengobati-bebek-makan-bangkai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jun 2023 10:45:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[bebek]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[jahe]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Merica]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bangkai]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[makan]]></category>
		<category><![CDATA[merica]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=973</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Cara mengobati bebek makan bangkai adalah tentunya dengan memberikan obat dengan obat yang tepat supaya pengobatan berjalan dengan baik. Bebek merupakan jenis unggas yang sering dipelihara masyarakat Indonesia khususnya di daerah pedesaan. Dalam beternak bebek ada dua pilihan yang diambil, yaitu telur dan dagingnya. Bahasan kita kali ini adalah tentang mengatasi atau mengobati bebek [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/08/cara-mengobati-bebek-makan-bangkai/">Cara Mengobati Bebek Makan Bangkai</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>duniaunggas.com </strong>&#8211; Cara mengobati bebek makan bangkai adalah tentunya dengan memberikan obat dengan obat yang tepat supaya pengobatan berjalan dengan baik. Bebek merupakan jenis unggas yang sering dipelihara masyarakat Indonesia khususnya di daerah pedesaan. Dalam beternak bebek ada dua pilihan yang diambil, yaitu telur dan dagingnya. Bahasan kita kali ini adalah tentang mengatasi atau mengobati bebek petelur yang memakan bangkai yang menyebabkan bebek sakit atau bahkan lumpuh.</p>
<p><div id="attachment_1020" style="width: 285px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1020" class="size-full wp-image-1020" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/bebek-mati.jpg" alt="Bebek makan bangkai dan mati" width="275" height="183" /><p id="caption-attachment-1020" class="wp-caption-text">Bebek Lumpuh Dan Mati</p></div></p>
<p>Bebek sakit biasanya karena adanya serangan penyakit, baik dikarenakan virus maupun bakteri. Bebek yang lumpuh biasanya karena kandungan nutrisi penting dalam pakan tidak seimbang dengan kebutuhan minimal bebek petelur. Kekurangan Kalsium (Ca) dan Posphor (P) dapat menyebabkan bebek menjadi lumpuh. Kedua unsur tersebut diperlukan untuk membentuk kerabang telur, selain itu diperlukan juga sebagai kekuatan tulang dalam aktifitas sehari hari bebek. Cara mengatasi ini adalah dengan menambahkan pakan tambahan yang mengandung kalsium serta posphor yang cukup guna menutupi kekurangan akan kalsium dan posphor tersebut.</p>
<p>Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana cara mengobati bebek makan bangkai yang menyebabkan bebek keracunan serta mengakibatkan kelumpuhan bahkan kematian. Akibat memakan bangkai atau belatung atau juga keracunan .Di lapangan kasus penyakit lumpuh akibat penyakit botulismus—infeksi oleh bakteri Clostridium botulinum—karena bebek sering memakan bangkai memang sering terjadi. Dampak yang ditimbulkan biasanya berupa penurunan produksi telur dan penurunan berat badan bahkan kematian. “Kalau sudah begini gejala yang paling sering terlihat leher bebek yang lunglai seperti tidak bertulang, tidak tegap setelah memakan bangkai yang sudah 1-3 hari. Beberapa jam kemudian leher lunglai ini akan berujung pada kematian,”</p>
<p>Hewan ternak bebek jika memakan makanannya tidaklah dikunya melainkan langsung ditelan. Bebek saat memakan bangkai sering kali ulat atau belatung yang dimakannya bertahan hidup di dalam tembolok bebek. Yang mengakibatkan bebek kekurangan nutrisi karena pakan yang dimakan bebek sudah terlebih dahulu di makan atau diserap oleh belatung tersebut.</p>
<h3>Cara mengobati Bebek Makan Bangkai</h3>
<p><strong>Jika bebek memakan bangkai</strong></p>
<p>Berikan minyak gorena untuk diminum atau di cecokin sebanyak 5 ml. tujuan ini adalah agar bebek merasa haus dan selalu minum. Dengan selalu minum maka kadar air dalam darah menjadi tinggi sehingga mengurangi daya kerja racun tersebut.</p>
<p>Tindakan yang lainnya adalah dengan mencampurkan merica giling pada makanan bebek. Tujuan ini adalah sama persis untuk melawan atau menangkal daya kerja racun tersebut. Dalam kandungan merica juga terdapat senyawa yang kuat untuk melawan racun dalam tubuh. Merica juga ampuh membunuh belatung yang masih hidup dalam tembolok bebek. <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/manfaat-merica-untuk-unggas-puyuh-dan-ayam-2/">Manfaat Merica Untuk Unggas ( Puyuh Dan Ayam )</a></p>
<p>Dengan kandungan senyawa dan unsur unsur lainnya mampu mengobati bebek yang keracunan dan lumpuh akibat memakan bangkai. Demikian artikel ini, semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/06/08/cara-mengobati-bebek-makan-bangkai/">Cara Mengobati Bebek Makan Bangkai</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2023/06/08/cara-mengobati-bebek-makan-bangkai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jamu Unggas, Cara Membuat Dan Bahannya</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2023/05/30/cara-membuat-jamu-unggas-ayam-dan-puyuh/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2023/05/30/cara-membuat-jamu-unggas-ayam-dan-puyuh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 May 2023 05:27:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[jahe]]></category>
		<category><![CDATA[kunyit]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanayam]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhgrower]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhlayer]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhstarter]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[vitamin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=765</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Jamu unggas sangat diperlukan dalam pemeliharaan unggas yang kita ternakkan khususnya puyuh atau ayam kampung dan joper selain pemeliharaan yang baik, pemberian pakan yang cukup, perlu juga pemberian obat serta multivitamin yang mendukung pertumbuhan sehingga target pemeliharaan yang kita buatkan dapat terealisasi dengan baik.  Di pasaran sudah banyak kita temui obat obatan serta vitamin [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/05/30/cara-membuat-jamu-unggas-ayam-dan-puyuh/">Jamu Unggas, Cara Membuat Dan Bahannya</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>duniaunggas.com </strong>&#8211; Jamu unggas sangat diperlukan dalam pemeliharaan unggas yang kita ternakkan khususnya puyuh atau ayam kampung dan joper selain pemeliharaan yang baik, pemberian pakan yang cukup, perlu juga pemberian obat serta multivitamin yang mendukung pertumbuhan sehingga target pemeliharaan yang kita buatkan dapat terealisasi dengan baik.  Di pasaran sudah banyak kita temui obat obatan serta vitamin yang dijual khusus untuk unggas. Namun selain harga yang cukup mahal dan tentunya untuk daerah tertentu mungkin sulit untuk mendapatkannya.</p>
<p>Namun jangan kawatir kali ini kita akan membahas tentang cara membuat jamu untuk unggas yang kita pelihara, selain bahan yang murah meriah dan tentunya didukung ketersediaan bahan yang selalu ada disekitar kita. Jamu ini selain berfungsi sebagai vitamin pendukung pertumbuhan juga berfungsi sebagai pengobatan serat pencegahan penyakit yang sewaktu waktu dapat menyerang kandang kita.</p>
<p><div id="attachment_766" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-766" class="wp-image-766 size-medium" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1221211-300x275.jpg" alt="Beberapa Bahan Jamu unggas Dan Pembuatannya" width="300" height="275" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1221211-300x275.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1221211.jpg 720w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-766" class="wp-caption-text">Bahan Bahan Jamu</p></div></p>
<p>Baik mari kita lanjut cara pembuatan jamu serta bahan bahan yang diperlukan dalam pembuatan jamu tersebut :</p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Bahan bahan jamu ternak unggas untuk 30 liter air </strong></em></p>
<h4 style="text-align: left;"><em><strong>Bahan Bahan :</strong></em></h4>
<ul>
<li>Kencur   750 gram</li>
<li>Bawang putih  750 gram</li>
<li>Jahe 375 gram</li>
<li>Lengkuas 375 gram</li>
<li>Kunyit 375 gram</li>
<li>Temulawak 375 gram</li>
<li>Daun Sirih 187 gram</li>
<li>Kayu manis 187 gram</li>
<li>Molases atau tetes tebu  0,5 % kali 30 liter air</li>
<li>EM4   10 ml untuk tiap liter jamu</li>
</ul>
<h4><em><strong>Cara Membuat :</strong></em></h4>
<ol>
<li>Cuci semua bahan herbal yang akan digunakan lalu semua bahan dihaluskan dengan cara diblender atau ditumbuk</li>
<li>saring semua bahan herbal yang sudah digiling atau yang sudah dihaluskan dengan menggunakan kain. Ulangi proses penyaringan sampai tiga kali</li>
<li>Air hasil saringanditampung pada drum  lalu tambahkan air hingga 30 liter</li>
<li>Tambahkan molases atau gula sebanyak 0,5% dari 30 liter air, atau sebanyak  150 hingga 200 gram (untuk kesetaraan perbandingan  1 mg : ml )</li>
<li>Tambahkan EM4 sebanyak 10 ml untuk tiap liter air jamu atau sebanyak 300 ml EM4</li>
<li>Aduk rata semua campuran jamu, gula,EM4. Tutup rapat dan diamkan selama 5 hingga 7 hari untuk mengoptimalkan fermentasi (tempat penyimpanan terhindar dari sinar matahari langsung atau tempatkan ditempat yang teduh)</li>
<li>Lakukan pengadukan pada hari ke 2 dan ke 4 pada proses fermentasi untuk memmastikan proses fermentasi berjalan dengan optimal</li>
<li>Setelah proses fermentasi berjalan 5 atau 7 hari jamu ternak unggas siap digunakan sebagai campuran  air minum unggas (ayam dan puyuh dan unggas lainnya)</li>
</ol>
<h4><em><strong>Cara Pemberian :</strong></em></h4>
<ul>
<li><em>Untuk Pencegahan Penyakit </em>: Jamu unggas dapat dicampurkan dengan air minum denagn perbandingan 1:5 . 1 liter jamu unggas dicampur dengan 5 liter air minum unggas</li>
<li><em>Untuk Pengobatan Penyakit : </em>Jamu ternak unggas dapat dicampurkan dengan air minum dengan perbandingan  1 : 3 dan atau 1 : 2 . Yaitu dengan 1 liter jamu dapat dicampur dengan 2 atau 3 litar air minum, ini dilakukan sesuai dengan tingkat akut pengobatan ternak.</li>
<li>Pemberian jamu ternak unggas dapat dilakukan 3 hingga 4 hari dalam seminggu.  Jika ingin memberikan jamu setiap harinya dapat diencerkan kembali  aplikasinya yaitu dengan campuran 1 liter jamu dicampur dengan 7 liter air hingga 10 liter.</li>
</ul>
<p>Jamu ternak unggas diatas mampu bertahan hingga dua minggu, untuk pemakaian jangka lama jamu ternak unggas yang tidak terpakai atau belum dipakai disimpan dalam kulkas agar mutu dan kualitas tetap optimal. Sehingga dalam pemakaina berikutnya tinggal ambil dan gunakan langsung pada ternak unggas kita. Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/10/maanfaat-daun-sirih-untuk-unggas-puyuh-dan-ayam/">Maanfaat Daun Sirih Untuk Unggas ( Puyuh Dan Ayam )</a></p>
<p>Demikianlah bahan bahan pembuatan jamu ternak unggas dan cara pembuatannya semoga bermanfaat.</p>
<p>Sumber kelompok peternak puyuh dan ayam kampung serta joper</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/05/30/cara-membuat-jamu-unggas-ayam-dan-puyuh/">Jamu Unggas, Cara Membuat Dan Bahannya</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2023/05/30/cara-membuat-jamu-unggas-ayam-dan-puyuh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyakit Ayam Yang Sering Terjadi</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam-2/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam-2/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 May 2023 04:07:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanayam]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[layer]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=750</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com –   Penyakit ayam yang sering menyerang  pada Unggas dan Cara Pencegahannya. Hama &#38; Penyakit Ternak – Hewan peliharaan jenis unggas adalah ternak yang paling banyak dibudidayakan masyarakat, dan unggas yang paling populer adalah ayam, itik, angsa, dan  burung puyuh.  Unggas merupakan hewan ternak yang banyak diambil manfaatnya oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Unggas dibudidayakan oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam-2/">Penyakit Ayam Yang Sering Terjadi</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<header class="entry-header">
<p class="entry-title"><strong>duniaunggas.com</strong> –   Penyakit ayam yang sering menyerang  pada Unggas dan Cara Pencegahannya. Hama &amp; Penyakit Ternak – Hewan peliharaan jenis unggas adalah ternak yang paling banyak dibudidayakan masyarakat, dan unggas yang paling populer adalah ayam, itik, angsa, dan  burung puyuh.  Unggas merupakan hewan ternak yang banyak diambil manfaatnya oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Unggas dibudidayakan oleh hampir setiap rumah tangga, terutama masyarakat yang bermukim di pedesaan. Oleh karena itu populasi ternak unggas paling banyak jika dibandingkan dengan ternak lainnya. Seiring dengan semakin bertambahnya populasi unggas, maka penyakit ayam yang menyertainya juga semakin banyak dan kompleks.</p>
<p class="entry-title">Penyakit-penyakit ayam baik penyakit ringan maupun penyakit berat yang bisa menular kepada manusia merupakan kendala terberat dalam usaha budidaya ternak unggas. Serangan penyakit pada ternak unggas merupakan penyebab utama gagalnya suatu usaha budidaya. Selain penyakit-penyakit menular yang mematikan, penyakit-penyakit yang tidak mematikan pun perlu mendapatkan perhatian, mengingat penyakit-penyakit tersebut juga menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar. Pengamanan terhadap penyakit harus mendapatkan prioritas dan perhatian khusus, dimana pengendalian tersebut terdiri dari usaha pencegahan, pengobatan dan pembasmian.</p>
<p><div id="attachment_763" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-763" class="size-medium wp-image-763" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1101221-300x208.jpg" alt="Ayam Sehat Dengan Deteksi Gejala Penyakit Diawal" width="300" height="208" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1101221-300x208.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1101221-145x100.jpg 145w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1101221.jpg 720w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-763" class="wp-caption-text">Ayam Sehat</p></div></p>
<h4><strong>Jenis Penyakit yang Sering Pada Ayam Antara lain :</strong></h4>
</header>
<div class="entry-content">
<p>Ada banyak sekali jenis-jenis penyakit yang sering ditemukan pada ternak ayam kampung atau joper. Penyakit pada ayam disebabkan oleh beberapa jenis mikroorganisme, seperti virus, bakteri, jamur dan parasit. Gejala dan akibat yang ditimbulkan oleh serangan mikroorganisme tersebut berbeda-beda, baik penyakit ringan, penyakit menular maupun penyakit yang mematikan. Beberapa penyakit menular yang telah ditemukan pada unggas adalah Newcastle Disease (Tetelo), Flu Burung, Marek, Gumboro, Pox, Infectious Coryza (Snot), Pullorum, Colibacillosis, Cholera unggas, Anthrax, Aspergillosis, Candidiosis, Coccidiosis, Histomoniasis, Cryptosporidiosis, Trichomoniasis, infestasi ektoparasit dan cacing. Berdasarkan penyebabnya, penyakit pada unggas dibedakan menjadi 4 kelompok, yaitu sebagai berikut ; Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/manfaat-daun-kelor-untuk-unggas-puyuh-dan-ayam/">Manfaat Daun Kelor Untuk Unggas ( Puyuh dan Ayam )</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>–    Penyakit Viral : adalah penyakit unggas yang disebabkan oleh virus</p>
<p>–    Penyakit Bakteri : adalah penyakit unggas yang disebabkan oleh bakter</p>
<p>–    Penyakit Mikal : adalah penyakit unggas yang disebabkan oleh jamur</p>
<p>–    Penyakit Parasit : adalah penyakit unggas yang disebabkan oleh organisme parasit</p>
<ol>
<li>Beberapa Jenis Penyakit Viral (Virus) pada Unggas, Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Cara Pengobatannya</li>
<li>Penyakit Avian Encephalomyelitis (AE)</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penyebab : Penyakit Avian Encephalomyelitis disebabkan oleh virus RNA dari kelompok Picornaviridae. Penyakit AE umumnya menyerang anak anak pada umur 3-5 minggu, sedang pada ayam petelur ( pra layer ) hanya mengakibatkan penurunan produksi telur antara 10-30%, yang mempengaruhi daya tetas telur yang diproduksinya. Bila diingat bahwa Penyakit AE ini ditularkan melalui telur maka “Pembibit” yang paling dirugikan akibat serangan penyakit ini.  Karena dengan jumlah telur fertile yang dimasukkan dalam mesin tetas tidak akan sesuai dengan jumlah bibit yang akan menetas sehingga biaya pembuatan bibit menjadi sangat mahal yang dikarenakan jumlah bibit menetas tidak dapat menutupi kebutuhan produksi. Sehingga untuk menangani kasus ini diperlukan pengobatan yang tepat guna menghindari kerugian yang lebih besar. Pemberian antibiotik dan jamu khusus untuk unggas sangat disarankan dan langkah berikutnya dengan melakukan vaksinasi terhadap ayam yang masih sehat.</p>
<h4>Gejala klinis</h4>
<p>Pada anak ayam umumnya umur 2-4 minggu ditemukan gejala antara lain ayam awalnya tampak sayu, diikuti ataksia karena adanya inkoordinasi dari otot-otot kaki, sehingga ayam dapat jatuh ke samping dengan kedua kaki terjulur ke satu sisi, tremor pada kepala dan leher terutama bila dipacu, keadaan akan berlanjut dengan kelumpuhan dan diakhiri dengan kematian. Pada ayam petelur gejala yang terlihat hanyalah penurunan produksi telur antara 10-30% dan tidak diikuti gejala gangguan syaraf. Pada ayam pembibitan ditemukan adanya daya tetas telur yang menurun dan anak ayam yang ditetaskan akan banyak tertular penyakit AE.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Demikian secara singkat kami jabarkan tentang penyakit yang sering menyerang ayam beserta penanganannya dan juga pengobatannya.</p>
<p>Sumber : duniaunggas.com   dan berbagai sumber</p>
</div>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam-2/">Penyakit Ayam Yang Sering Terjadi</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PENYAKIT BERAK HIJAU PADA AYAM DAN CARA MENGOBATINYA</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2022 14:42:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[mesin tetas]]></category>
		<category><![CDATA[mesintetas]]></category>
		<category><![CDATA[pakan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[berak]]></category>
		<category><![CDATA[hijau]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1540</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Penyakit berak hijau pada ayam baik ayam aduan, ayam boiler, ayam pedaging, dan ayam petelur dan juga ayam kampung. Penyebab penyakit berak hijau pada ayam di sebabkan oleh beberapa jenis bakteri yang membahayakan kesehatanayam, antara lain bakteri Pasteurella Multocida dan Salmonella Pullorum Penyebab penyakit berak hijau pada ayam berasal dari warna cairan empedu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/">PENYAKIT BERAK HIJAU PADA AYAM DAN CARA MENGOBATINYA</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>duniaunggas.com</strong> &#8211; Penyakit berak hijau pada ayam baik ayam aduan, ayam boiler, ayam pedaging, dan ayam petelur dan juga ayam kampung. Penyebab penyakit berak hijau pada ayam di sebabkan oleh beberapa jenis bakteri yang membahayakan kesehatanayam, antara lain bakteri <strong><em>Pasteurella Multocida</em></strong> dan <strong><em>Salmonella Pullorum</em></strong></p>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="720" height="543" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1032011.jpg" alt="cara mengobati penyakit berak hijau pada ayam" class="wp-image-756" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1032011.jpg 720w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1032011-300x226.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption>Ayam Kampung Dalam satu Koloni</figcaption></figure>



<p>Penyebab penyakit berak hijau pada ayam berasal dari warna cairan empedu ayam. Kejadiannya bisa di sebabkan oleh bermacam macam penyebab antara lain ayam tidak makan, ND, kolera, Al, malaria.</p>



<p>Faktor penyebab penyakit berak hijau pada ayam akan menganggu proses pembentukan cairan empedu maupun proses perubahan cairan empedu saat di usus. Jika di perhatikan lebih dalam lagi masing masing faktor penyebab tersebut akan membuat ayam mengalami berak hijau dengan tekstur yang berbeda.</p>



<p>Penyakit berak hijau ini bisa menyerang ayam di semua umur bahkan telur yang di hasilkan dari ayam induk yang terkena penyakit berak hijau ini telur pun akan terjangkit juga sehingga anakan yang menetas dapat tertular oleh bakteri ini. Penyakit berak hijau menyerang sistem pencernaan dan pernafasan dan penularan penyakit ini bisa terjadi melalui kontak langsung, makanan ataupun tempat makanan, tempat minum dan kandang.</p>



<p>Penyebab penyakit berak hijau pada ayam bisa di sebabkan dari kandang yang lembab yang terjadi pada musim penghujan tiba. Serta peran bakteri juga bisa berkembang pada kondisi makanan ayam yang kurang baik misalnya makanan yang sudah membau ( kadaluarsa atau sudah sudah bau tengik )</p>



<p>Untuk mencegah penyakit berak hijau pada ayam bisa di lakukan dengan pembersihan kandang dari kotoran bertumpuk tanah yang becek.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Penyebab Penyakit Berak Hijau Pada Ayam Aduan :</h3>



<p><strong>1. Non infeksi</strong></p>



<p>Berak hijau akan muncul saat ayam tidak makan. Dan akan muncul lebih dari 13 jam setelah di dalam saluran pencernaan ayam tidak ada makanan. Ayam akan mengalami diare kehijauan dan berlendir. Beberapa kondisi yang dapat di temukan berak hijau ini antara lain saat DOC baru chick in. Saat ayam petelur tidak di berikan makanan secara paksa dengan tujuan peremajaan kembali. Khusus untuk DOC terutama yang belum di beri makanan maka warna kotorannya dari coklat hingga kehijauan di katakan normal. Hal ini karena pencernaan DOC belum berjalan dengan baik begitu pula dengan hewan normal di usus yang belum berkembang dengan baik.</p>



<p>Di tambah lagi ayam yang belum di berikan makanan dari luar sehingga saluran pencernaan ayam menjadi kosong. Apabila hingga beberapa jam setelah di beri makanan feses ayam masih tetap hijau harus di lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berak hijau non infeksi nafsu makan ayam baik baik saja namun bisa di perlihatkan oleh ayam yang mematuk matuk litter atau benda di sekitarnya untuk mencari makanan.</p>



<p><strong>2. Infeksi</strong></p>



<p>Berak hijau yang di karenakan infeksi selalu di sertai dengan gejala klinis dan perubahan gambaran bedah bangkai. Penurunan nafsu makan karena infeksi bisa menjadi pemicu awal terjadinya berak hijau. Satu hal yang membedakan antara feses hijau karena infeksi dengan non infeksi adalah nafsu makan. Serta bulu dan sayap ayam akan terlihat terkulai kebawah. Kematian pada kasus ini mulai dari 30% hingga 80%.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Gejala Ayam Terkena Penyakit Berak Hijau :</h3>



<p>Gejala yang muncul apabila ayam terkena penyakit berak hijau ayam akan terlihat pucat yang di tandai dengan jengger berwarna gelap atau biru, nafsu makan berkurang, di sekitar pantat ayam berwarna putih dan lengket serta kotoran berwarna hijau. Sayap dan bulu akan terlihat terkulai kebawah. Apabila ayam sudah mengalami tanda tanda seperti itu maka harus segera di lakukan pengobatan namun dalam pengobatan harus pahami terlebih dahulu penyebab penyakit berak hijau pada ayam agar tidak salah dalam pengobatan. Dalam beberapa kasus penyakit juga ditandai dengan berak hijau. Antara lain terserang virus ND dan Flu burung.</p>



<p>Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2019/01/02/ayam-kampung-berhenti-bertelur-dan-penanganannya/">http://www.duniaunggas.com/2019/01/02/ayam-kampung-berhenti-bertelur-dan-penanganannya/</a></p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Mengobati Berak Berak Hijau Pada Ayam :</h3>



<ol class="wp-block-list"><li> <em><strong>Pisahkan ayam yang terkena penyakit berak hijau dalam kandang khusus untuk menghindari penularan pada ayam lain yang sehat.</strong></em></li><li><em><strong>Berikan pakan yang mudah di cerna ayam yang tidak mudah busuk, hindari pemberian makanan yang berasal dari voer atau bekatul karena makanan jenis itu mudah busuk dalam tembolok ayam dan akan membuat kondisi ayam semakin memburuk.</strong></em></li><li><em><strong>Ayam yang terkena penyakit berak hijau dapat di suntik dengan menggunakan Medoxy-l sesuai dosisnya dan penyuntikan di ulang dalam selang tiga hari.</strong></em> Atau dapat juga berikan obat berupa serbuk dan dicampur dengan minuman</li></ol>



<p>Cara pengobatan penyakit berak hijau pada ayam merupakan obat yang cukup ampuh untuk menyembuhkan ayam yang terkena penyakit berak hijau. Selain obat suntik seperti diatas juga ada jenis obat antibiotik yang juga biasa digunakan oleh peternak ayam, antara lain <strong><em>coccilin, furozolidon</em></strong>, <strong><em>noxal</em></strong>, <strong><em>ampicol</em></strong> dan juga <em><strong>Koleridin</strong></em><br>Berak hijau sangat berbahaya bagi ayam apalagi pada pergantian musim penghujan dimana ayam akan lebih mudah terserang penyakit seperti ini. Karena itu cegahlah dengan selalu menjaga kebersihan kandang dan menjaga hewan lain masuk dalam kandang.</p>



<p>Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/07/28/cara-vaksin-ayam-joper-dan-broiler/">http://www.duniaunggas.com/2018/07/28/cara-vaksin-ayam-joper-dan-broiler/</a></p>



<p>Demikian beberapa penyebab dan gejala serta pengobatan penyakit berak hijau pada ayam, dan semoga bermanfaat.</p>



<p>Sumber kandang pribadi serta kandang para sahabat <strong>duniaunggas.com</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/">PENYAKIT BERAK HIJAU PADA AYAM DAN CARA MENGOBATINYA</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CARA MENGOBATI KALKUN YANG MENCRET, PENYEBAB DAN PENANGANANNYA</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2022/09/21/cara-mengobati-kalkun-yang-mencret-penyebab-dan-penanganannya/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2022/09/21/cara-mengobati-kalkun-yang-mencret-penyebab-dan-penanganannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2022 14:36:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[Merica]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[kalkun]]></category>
		<category><![CDATA[mencret]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1487</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Cara mengobati kalkun yang mendret dan mengenali gejala atau penyebabnya serta cara pengobatannya. Kita tentunya merasa sangat cemas jika secara tiba tiba ada kalkun yang kita pelihara mencret. Kalkun mencret bisa kita lihat dengan tanda tanda kotoran yang encer dan berwarna putih dan atau berwarna hijau. Dengan kedua sayap turun atau lunglai. Dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/09/21/cara-mengobati-kalkun-yang-mencret-penyebab-dan-penanganannya/">CARA MENGOBATI KALKUN YANG MENCRET, PENYEBAB DAN PENANGANANNYA</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>duniaunggas.com</strong> &#8211; Cara mengobati kalkun yang mendret dan mengenali gejala atau penyebabnya serta cara pengobatannya. Kita tentunya merasa sangat cemas jika secara tiba tiba ada kalkun yang kita pelihara mencret. Kalkun mencret bisa kita lihat dengan tanda tanda kotoran yang encer dan berwarna putih dan atau berwarna hijau. Dengan kedua sayap turun atau lunglai. Dan pastinya selera makan juga akan berkurang drastis. Penyebab biasanya kalkun mencret adalah karena terserang bakteri yang menyerang pencernaannya. Dan tentunya memerlukan penanganan serta pengobatan. Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan kalkun tersebut. dan momok yang sangat menakutkan adalah serangan penyakit ini dapat menular pada kalkun yang lainnya dan akan mengalami sakit yang sama. Dan tentunya kematian yang tidak diinginkan sudah menghantui didepan.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="259" height="194" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2019/09/kalkun.jpg" alt="cara mengobati kalkun" class="wp-image-1525"/><figcaption>kalkun Sehat Pasca Pengobatan alami dan kimia</figcaption></figure></div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong><em>Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan kalkun mencret, diantaranya adalah sebagai berikut :</em></strong></h3>



<ol class="wp-block-list"><li><strong>Kalkun Terserang Virus dan atau Baketri Penyebab mencret ( Awal Penyakit )</strong></li></ol>



<p>Ada beberapa serangan penyakit yang akan menyebabkan perubahan warna kotoran kalkun dan juga perubahan bentuk ( encer ). Contohnya serangan virus ND ( New Castle Deases ) atau yang sering kita katakan adalah TETELO. Dengan serangan virus ini kotoran kalkun menjadi encer dan hijau. Kematian akan serangan virus ini bisa mencapai 60% hingga kematian massal ( kematian 100% ). Untuk mencegah hal ini tentuna kita harus melakukan <strong>VAKSINASI ND</strong> sebelum serangan ini menyerang.</p>



<p>Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/30/cara-membuat-jamu-unggas-ayam-dan-puyuh/">http://www.duniaunggas.com/2018/05/30/cara-membuat-jamu-unggas-ayam-dan-puyuh/</a></p>



<p><strong>Penyakit</strong> <strong>Malaria like  </strong>mengapa disebut dengan&nbsp;<em>Malaria-like Disease</em>? Karena penyakit ini memiliki kemiripan dengan Malaria pada umumnya pada manusia. Agen penyebab penyakit ini juga parasit darah yang bernama<strong>&nbsp;</strong><em><strong>Leucocytozoon sp</strong>.</em>&nbsp;bukan<strong>&nbsp;</strong><em><strong>Plasmodium sp</strong>.</em>&nbsp;Kejadian&nbsp;<em>Malaria-like Disease</em>&nbsp;pada kalkun memiliki tingkat mortalitas atau kematian yang cukup tinggi karena sifat penyakit ini adalah<strong><em> imunosupresif</em></strong> (menekan daya tahan tubuh). Tingkat keparahan di stadium awal tidak terlalu signifikan pada jumlah kematian, namun berpengaruh juga pada perkembangan dan pertumbuhan kalkun yang lamban. Dan penyakit ini ditularkan oleh nyamuk  <em>Anopheles</em> . Untuk menangani kasus ini dapat kita gunakan oabt malaria like yang tersedia di toko ternak dan yang banyak tersedia dipasaran adalah produk MEDION. </p>



<p><strong>Penyakit Gumboro</strong> dapat  menyebabkan kotoran kalkun encer. Dan untuk mencegah hal ini kita dapat melakukan <strong>vaksinasi</strong> GUMBORO. Untuk vaksin ini sudah banyak tersedia dipasaran toko ternak.</p>



<p><strong>Pullorum</strong> atau sering kita sebur <strong><em>BERAK KAPUR</em></strong>  akan menyebabkan warna kotoran kalkun menjadi putih dan encer dan menyebabkan aroma yang sangat menyengat. Kematian akibat serangan ini bisa mencapai 60% </p>



<p>Simak juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2019/09/07/cara-mengawinkan-ayam-bangkok-tips-dan-trik/">http://www.duniaunggas.com/2019/09/07/cara-mengawinkan-ayam-bangkok-tips-dan-trik/</a></p>



<p>Serta penyakit koksidiosis membuat kotoran berubah warna menjadi cokelat kemerahan. Serangan penyakit juga biasanya mengakibatkan kalkun menjadi lemas. Dan tidak mungkin menyebabkan kematian dan bahkan dapat menyebabkan kematian massal ( 70 &#8211; 100% )</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2.</strong> <strong>Kalkun Mengalami Stres</strong></h3>



<p>Sangatlah penting untuk menyediakan kandang kalkun yang nyaman dan sirkulasi yang ideal. Jika dikurung buka tutup tirai sangatlah diperlukan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Berikan Pakan Dengan Memenuhi Kualitas dan Kwantitas</strong></h3>



<p>Dalam sistem pemberian pakan untuk hewan ternak, sangat dianjurkan untuk memperhatikan kandungan nurisi pakan tersebut. Kalkun memang sangat rentan mengalami masalah pada pencernaannya akibat perubahan mutu pakan. Pakan yang diganti secara tiba-tiba mengakibatkan nafsu makannya menurun. Jika kondisi ini terus berlanjut, pertumbuhan kalkun bisa menjadi sangat lambat dan jika dalam kondisi produkstif bisa mengakibatkan turunnya produksi. Oleh sebab itu, jumlah dan mutu pakan yang diberikan harus diperhatikan dengan baik. Bila Anda terpaksa mengganti pakan yang sekarang, lakukan secara bertahap. Cara mengobati kalkun secara bertahap melalui pakan. </p>



<ul class="wp-block-list"><li>Hari pertama : 75% bagian pakan lama dicampur dengan 25%  bagian pakan baru</li><li>Hari kedua : 50% bagian pakan lama dicampur 50% bagian pakan baru</li><li>Hari ketiga : 25% bagian pakan lama dicampur 75% bagian pakan baru</li><li>Hari keempat : Pakan sudah dapat diberikan 100% dengan pakan yang baru</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Cara mengobati Kalkun yang Mencret</strong></h3>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Pengobatan Kalkun mencret Secara Alami</strong></li></ul>



<p>Kita dapat memanfaatkan umbi bawang putih sebagai obat alami untuk mengatasi dan caramengobati kalkun yang mencret. Bawang putih mengandung antiseptik, antibakteri, dan antibiotik alami sehingga mampu mengatasi mencret hingga peradangan yang terjadi pada usus. Pemberian bawang putih secara berkala akan mengurangi jumlah cacing dan bakteri di dalam usus secara signifikan. Kandungan zat saponin di dalamnya membuat sel-sel cacing menjadi terhidrolis. Anda bisa menumbuk bawang putih terlebih dahulu, lalu berikan langsung ke kalkun yang mencret. Jumlah dan ukuran bawang putih sekali memberi cukup setengah siung dalam sekali cekok. Berikan sebanyak 3 kali dalam sehari, dan lakukan selama 3 sampai dengan 5 hari.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Pengobatan Memakai Obat Kimia</strong></li></ul>



<p>Pemberian obat kimia yang tersedia dan atau dijual di toko juga bisa dilakukan ke kalkun yang terkena penyakit mencret. Pada kalkun yang kotorannya berwarna putih kapur atau hijau dapat diberi suntikan berupa preparat sulfonamide, furozolidon, mycomas, coccilin, neo terramycin, atau tetra dengan dosis sesuai anjuran. Sedangkan kalkun yang mencret disertai cacingan bisa diberikan obat cacing berbahan kimia. Contohnya yaitu piperazine dengan dosis 50-100 mg/kg bobot tubuh.</p>



<p>Demikian cara mengobati kalkun yang mencret dan semoga bermanfaat</p>



<p>Sumber duniaunggas.com dan berbagai sumber <br></p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/09/21/cara-mengobati-kalkun-yang-mencret-penyebab-dan-penanganannya/">CARA MENGOBATI KALKUN YANG MENCRET, PENYEBAB DAN PENANGANANNYA</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2022/09/21/cara-mengobati-kalkun-yang-mencret-penyebab-dan-penanganannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PUYUH SERING MATI DALAM KANDANG TANPA ADA GEJALA</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2022/09/19/puyuh-sering-mati-dalam-kandang-tanpa-ada-gejala/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2022/09/19/puyuh-sering-mati-dalam-kandang-tanpa-ada-gejala/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Sep 2022 14:19:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhgrower]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhstarter]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[mati]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[snot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1519</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaumggas.com &#8211; Puyuh sering mati dalam kandang tanpa adanya gejala yang tampak. Bahkan kematian ini terjadi setiap harinya, antara 3 sampai dengan 10 ekor setiap harinya. Jika ini berlangsung dengan jangka waktu yang panjang tentunya sangat berpengaruh terhadap jumlah puyuh yang kita pelihara, dan tentunya sudah pasti mengurangi jumlah produksi setiap harinya. Dengan kematian tanpa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/09/19/puyuh-sering-mati-dalam-kandang-tanpa-ada-gejala/">PUYUH SERING MATI DALAM KANDANG TANPA ADA GEJALA</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>duniaumggas.com</strong> &#8211; Puyuh sering mati dalam kandang tanpa adanya gejala yang tampak. Bahkan kematian ini terjadi setiap harinya, antara 3 sampai dengan 10 ekor setiap harinya. Jika ini berlangsung dengan jangka waktu yang panjang tentunya sangat berpengaruh terhadap jumlah puyuh yang kita pelihara, dan tentunya sudah pasti mengurangi jumlah produksi setiap harinya.  Dengan kematian tanpa adanya gejala yang tampak tentunya kita sebagai peternak sangat kesulitan dalam hal melakukan pencegahan dan juga pengobatan. </p>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180501-WA0001-768x1024.jpg" alt="penyakit yang membuat puyuh sering mati" class="wp-image-586" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180501-WA0001-768x1024.jpg 768w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180501-WA0001-225x300.jpg 225w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180501-WA0001.jpg 780w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><figcaption>Gejala Puyuh Sering Mati</figcaption></figure>



<p>Namun jika kita teliti dan perhatikan puyuh sering mati kemungkinan besar akan ada penyebab yang dapat membantu kita untuk penanganannya. Apakah puyuh tersebut dalam keadaan kurus dan atau gemuk. Namun jika tidak puyuh sering mati demikian dapat kita lakukan pengobatan dan pencegahan sebagai berikut. </p>



<p><strong><em>Namun dalam beberapa kasus diatas, dan sesuai pengalaman dalam peternakan serta mitra kami.Berikut beberapa kasus akan kematian tersebut serta penanganan yang dapat kita lakukan.</em></strong></p>



<h3 class="wp-block-heading">PUYUH SERING MATI DALAM KANDANG SETIAP HARI</h3>



<ol class="wp-block-list"><li><strong>KEKURANGAN KALSIUM ( Ca )</strong> &#8211; jika kita cermati dalam kandang puyuh tersebut dan atau kandang lainnya, jika kita melihat puyuh yang sudah lunglai seperti sudah lumpuh. Padahal pada hari hari sebelumnya produksi dalam kandang batre tersebut normal. Namun dalam beberapa hari kedepannya ada puyuh yang mati ( kurus ). Adakalanya puyuh dalam satu kandang tidak semua sama lancar pencernaannya, dalam menghasilkan telur puyuh tersebut menggunakan cadangan KALSIUM ( Ca ) dalam tubuh puyuh ( tulang dan darah ). Sehingga dalam beberapa waktu kedepannya puyuh akan kurus dan tentunya nampak seperti lumpuh. Nah kalau sudah seperti ini tentunya puyuh tersebut tidak mampu lagi berdiri untuk makan, dan secara perlahan puyuh sering mati. Penanganannya tambahkan mineral B 12 ( EKA FARM ) pada pakan puyuh, untuk dosis ikuti saja petunjuk dalam kemasan. Atau dapat juga menggunakan produk dari Medion. <a href="http://www.duniaunggas.com/2019/03/04/jamu-puyuh-petelur-bahan-dan-cara-membuatnya/">http://www.duniaunggas.com/2019/03/04/jamu-puyuh-petelur-bahan-dan-cara-membuatnya/</a></li><li> <strong>DOBOLAN ( PROLABSUS )</strong> &#8211; Dalam hal ini puyuh yang sering mati dalam keadaan gemuk. Dengan ukuran dan bobot badan yang lebih besar dibandingkan dengan puyuh yang lainnya dalam satu kandang koloni.  Untuk menangani kasus seperti ini dapat memberikan rerbusan mengkudu. <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/07/buah-mengkudu-untuk-puyuh-dan-ayam/">http://www.duniaunggas.com/2018/05/07/buah-mengkudu-untuk-puyuh-dan-ayam/</a> Dengan rebusan buah mengkudu mampu menyeimbangkan lemak panggul dan matang kelamin. Yang mana bertujuan mampu mengatasi <strong>DOBOLAN  ( PROLABSUS )</strong></li><li><strong>GEJALA AWAL SERANGAN PENYAKIT</strong> &#8211; Bisa saja ini  adalah gejala awal akan serangan penyakit terhadap kandang kita. Jika hal ini terjadi kita dapat memberikan berbagai obat obatan dan atau Antibiotik guna mencegah hal hal yang tidak kita inginkan. Tindakan ini merupakan tindakan pencegahan guna serangan penyakit dalam kandang kita.</li></ol>



<p>Pada dasarnya banyak gejala awal yang ditunjukkan puyuh kita terhadap apa yang akan terjadi dalam kandang. Jika hal diatas sudah terjadi ada baiknya kita sesegera mungkin melakukan tindakan pencegahan dan perketat <strong>BIOSECURITY</strong> kandang.  </p>



<p>Demikian beberapa gejala yang sering terjadi pada kandang kita dan beberapa tindakan pencegahan.</p>



<p>Semoga Bermanfaat</p>



<p>Sumber duniaunggas.com dan kandang mitra</p>



<p></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/09/19/puyuh-sering-mati-dalam-kandang-tanpa-ada-gejala/">PUYUH SERING MATI DALAM KANDANG TANPA ADA GEJALA</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2022/09/19/puyuh-sering-mati-dalam-kandang-tanpa-ada-gejala/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengobatan Saat Cuaca Panas ( ekstrim )</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2018/05/14/pengobatan-saat-cuaca-panas-ekstrim/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2018/05/14/pengobatan-saat-cuaca-panas-ekstrim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 May 2018 09:46:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[Merica]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhgrower]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhlayer]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhstarter]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=527</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Saat cuaca tidak bersahabat atau cuaca buruk adalah saat antisipasi bagi para peternak untuk waspada terhadap berbagai serangan penyakit pada unggas peliharaannya. Indikator cuaca buruk antara lain perubahan cuaca yang berubah-uabah secara ekstrim, hujan terus menerus, atau kemarau yang berkepanjangan. Kondisi cuaca sangat berpengaruh terhadap stamina hewan ternak misalnya PUYUH dan AYAM. Jika [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2018/05/14/pengobatan-saat-cuaca-panas-ekstrim/">Pengobatan Saat Cuaca Panas ( ekstrim )</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>duniaunggas.com</strong> &#8211; Saat cuaca tidak bersahabat atau cuaca buruk adalah saat antisipasi bagi para peternak untuk waspada terhadap berbagai serangan penyakit pada unggas peliharaannya. Indikator cuaca buruk antara lain perubahan cuaca yang berubah-uabah secara ekstrim, hujan terus menerus, atau kemarau yang berkepanjangan. Kondisi cuaca sangat berpengaruh terhadap stamina hewan ternak misalnya PUYUH dan AYAM. Jika stamina hewan ternak megalami drop maka kemungkinan terinfeksi penyakit sangat besar. Pengobatan saat cuaca panas, sangat perlu dilaksanakan. Pengobatan saat cuaca panas, juga berfungsi mengurangi penyebaran penyakit dalam kandang. Disaat kondisi seperti ini peternak perlu menjalankan cleaning program. Yakni program penanggulangan secara preventif terhadap kesehatan hewan ternak agar tidak terjadi penurunan stamina. Pengobatan saat cuaca panas (ekstrim), adalah salah satu tindakan yang baik.</p>
<p>Perlu atau tidaknya pemberian obat pada kondisi cuaca buruk yang berkepanjangan tergantung pada kondisi puyuh atau ayam. Jika puyuh atau ayam tidak menunjukkan gejala sakit atau terjadi penurunan produksi, maka cukup dengan pemberian vitamin anti stres dan meningkatkan kondisi tubuh puyuh/ ayam. untuk jenis vitamin anti stress anda dapat membelinya pada toko hewan terdekat disaerah peternakan anda.</p>
<h4>Pemberian Obat dan Vitamin atau Jamu</h4>
<p>Jika puyuh / ayam menunjukkan gejala sakit/terjadi penurunan produksi pemberian obat dapat dilakukan, tentunya obat harus disesuaikan dengan penyakitnya. Sebagai contoh puyuh menunjukan gejala ngorok (CRD) maka pemberian Trimezyn-S, dapat dilakukan dengan selang 1 hari dari pemberian sebelumnya atau diganti dengan obat dari golongan yang lain seperti Neo Meditril, Doxyvet atau Proxan-S (pilih salah satu). Yang perlu diperhatikan saat melakukan cleaning program yaitu ketepatan dosis yang diberikan dan hati-hati saat jadwal vaksinasi terutama vaksinasi melalui air minum, sebaiknya pemberian obat dihentikan dulu (dapat diberikan lagi keesokan harinya).</p>
<p>Selain dengan pemberian antibiotik atau vitamin, yang tak kalah penting perlu dilakukan pada saat kondisi cuaca tak bersahabat yaitu melakukan praktek manajemen pemeliharaan yang baik. Hal ini untuk mencegah tingkat stres makin tinggi dan meningkatnya bibit penyakit di lingkungan kandang. Manajemen tersebut antara lain yaitu :</p>
<p>Perhatikan sistem sirkulasi udara dengan sistem buka-tutup tirai kandang (sesuai kondisi cuaca), agar puyuh mendapatkan suplai oksigen dengan baik.</p>
<p><div id="attachment_555" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-555" class="size-medium wp-image-555" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/Logopit_15262617726761-300x300.jpg" alt="Pencahayaan Dalam Kandang" width="300" height="300" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/Logopit_15262617726761-300x300.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/Logopit_15262617726761-150x150.jpg 150w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/Logopit_15262617726761-65x65.jpg 65w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/Logopit_15262617726761.jpg 720w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-555" class="wp-caption-text">Pencahayaan Dalam Kandang</p></div></p>
<p>Atur distribusi dan jumlah pakan dan minum puyuh. Hal ini menjadi penting karena ketika suhu udara menjadi panas, konsumsi air minum meningkat. Sebaliknya pada suhu dingin, konsumsi pakan dapat meningkat. Dalam situasi demikian, kompetisi memperebutkan pakan dan air minum meningkat. Bila tidak ditanggulangi dengan seksama rentan menimbulkan korban, baik karena kanibalisme, tertindih ataupun tidak mendapatkan nutrisi yang cukup.</p>
<p>Atur kepadatan puyuh agar memberi ruang gerak yang lebih leluasa. Hal ini juga dapat menyediakan sirkulasi udara lebih baik sehingga udara tidak pengap.</p>
<p>Tingkatkan biosekuriti dengan melakukan penyemprotan menggunakan Antisep, Neo Antisep atau Medisep (pada kandang yang berisi puyuh). Atau dapat menggunakan antisep nherbal yaitu air rebusan daun sirih. DEengan cara langsung semprot pada kandang. <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/jamu-untuk-unggas/">Jamu Untuk Unggas ( Puyuh Dan Ayam )</a></p>
<p>Lakukan desinfeksi air minum dengan Desinsep, Antisep atau Neo Antisep untuk menekan penularan bibit penyakit melalui air minum (hati-hati saat ada jadwal vaksinasi/pengobatan/pemberian viamin)</p>
<p>Catatan :  semua produk vitamin dan antibiotic saya tampilkan dari Medion karena mudah didapat di sekitar toko Poultry shop didaerah kita masing masing.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber : duniaunggas.com dan berbagai sumber</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2018/05/14/pengobatan-saat-cuaca-panas-ekstrim/">Pengobatan Saat Cuaca Panas ( ekstrim )</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2018/05/14/pengobatan-saat-cuaca-panas-ekstrim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pencegahan Penyakit Pada Puyuh</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2018/05/11/pencegahan-penyakit-pada-puyuh/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2018/05/11/pencegahan-penyakit-pada-puyuh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 May 2018 04:42:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhgrower]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhlayer]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhstarter]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[grower]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[starter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=515</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Cleaning Program adalah Pemberian obat atau antibiotic pada puyuh dengan tujuan pencegahan penyakit agar tidak masuknya bibit penyakit pada tubuh puyuh. Adapun dasar pemberlakuan Cleaning program adalah berdasarkan data riwayat peternakan satu bulan terakhir dan atau  satu tahun terakhir. Oleh karena itu kita sebagai peternak sangat dianjurkan melakukan  pendataan riwayat penyakit yang terjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2018/05/11/pencegahan-penyakit-pada-puyuh/">Pencegahan Penyakit Pada Puyuh</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>duniaunggas.com</strong> &#8211; Cleaning Program adalah Pemberian obat atau antibiotic pada puyuh dengan tujuan pencegahan penyakit agar tidak masuknya bibit penyakit pada tubuh puyuh.</p>
<p><div id="attachment_923" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-923" class="size-medium wp-image-923" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/Logopit_15266425391991-1-300x300.png" alt="pencegahan penyakit puyuh" width="300" height="300" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/Logopit_15266425391991-1-300x300.png 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/Logopit_15266425391991-1-150x150.png 150w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/Logopit_15266425391991-1-65x65.png 65w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/Logopit_15266425391991-1.png 720w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-923" class="wp-caption-text">puyuh sehat</p></div></p>
<p>Adapun dasar pemberlakuan Cleaning program adalah berdasarkan data riwayat peternakan satu bulan terakhir dan atau  satu tahun terakhir. Oleh karena itu kita sebagai peternak sangat dianjurkan melakukan  pendataan riwayat penyakit yang terjadi dalam peternakan kita. Misal pada awal januari 2018 dalam kandang peternakan ada gejala SNOT yang kemudian kita memberi tindakan atau pengobatan terhadap puyuh layer. Maka sangat dianjurkan untuk memberikan Antibiotik pada awal Februari. Atau setidaknya dipertengahan Februari dengan tujuan memberikan kekebalan pada puyuh layer kita yang walaupun kita lihat tidak ada gejala  snot pada saat itu. Namun perlu diingat kita perlu melakukan pencegahan guna menghindari penyakit yang masuk dalam peternakan kita. Karena pada masa itu dengan gejala yang tidak tampak sebenarnya Bakteri sedang dalam masa inkubasi.  Yang mana sewaktu waktu dapat menyerang puyuh kita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cleaning program melalui pemberian antibiotik ini bertujuan untuk mencegah penyakit bakterial. Antibiotik yang digunakan sebaiknya menggunakan antibiotik yang memiliki spektrum luas (dapat mengatasi bakteri Gram (+), Gram (-) dan Mycoplasma).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cleaning program pada dasarnya bertujuan untuk membunuh bibit penyakit pada masa inkubasi. Dimana sebenarnya di dalam tubuh sudah terinfeksi bibit penyakit namun belum menunjukkan gejala klinis yang nyata. Dan masa inkubasi dari masing-masing penyakit memiliki rentang waktu yang berbeda. Contohnya, penyakit colibacillosis memiliki masa inkubasi 1-2 hari, CRD 6-21 hari, dan korisa 1-2 hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk itu, agar lebih aman sebaiknya cleaning program diberikan 3-4 hari sebelum terjadinya outbreak (munculnya gejala klinis). Berdasarkan riwayat kasus pada pemeliharaan sebelumnya. Misalnya, pada periode pemeliharaan sebelumnya  puyuh  terserang penyakit CRD pada tanggal 20-21 januari.  Maka pada masa pemeliharaan berikutnya dapat memberikan antibiotic setia awal bulan berjalan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong><em>Berikut contoh program pencegahan penyakit pada puyuh layer yang bisa kita terapkan :</em></strong></h3>
<table width="639">
<tbody>
<tr>
<td width="128">Umur   (minggu)</td>
<td width="128">Obat</td>
<td width="128">Dosis</td>
<td width="128">Aplikasi</td>
<td width="128">Manfaat</td>
</tr>
<tr>
<td width="128">4 – 6</td>
<td width="128">Neo meditril</td>
<td width="128">Sesuai petunjuk dalam kemasan</td>
<td width="128">Air minum</td>
<td width="128">Mencegah berak kapur, berak darah dan CRD (penyakit pernapasan)</td>
</tr>
<tr>
<td width="128">15-20</td>
<td width="128">Teraphy atau trimezyn s</td>
<td width="128">Sesuai petunjuk dalam kemasan</td>
<td width="128">Air minum</td>
<td width="128">Mencegah CRD, KORISA, Berak hijau dan berak darah</td>
</tr>
<tr>
<td width="128">35 – 40</td>
<td width="128">Amoxitin</td>
<td width="128"></td>
<td width="128"></td>
<td width="128">Mencegah CRD, Korisa, berak hijau dan berak kapur</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perlu diingat bahwa dalam pemberian antibiotic perlu dilakukan rotasi jenis obat/ antibiotic dengan tujuan menghindari ada residu bakteri dalam tubuh puyuh. Rotasi dilakukan dalam setiap tiga kali pemberian obat yang sama. Dapat juga menggunkan <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/jamu-herbal-untuk-unggas-puyuh-dan-ayam/">Jamu Herbal Untuk Unggas (Puyuh Dan Ayam)</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber duniaunggas.com  dan berbagai sumber</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2018/05/11/pencegahan-penyakit-pada-puyuh/">Pencegahan Penyakit Pada Puyuh</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2018/05/11/pencegahan-penyakit-pada-puyuh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manfaat Kunyit Untuk Puyuh Dan Ayam</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2018/05/10/manfaat-kunyit-untuk-puyuh-dan-ayam/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2018/05/10/manfaat-kunyit-untuk-puyuh-dan-ayam/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 May 2018 11:06:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[kunyit]]></category>
		<category><![CDATA[pakan]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanayam]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhlayer]]></category>
		<category><![CDATA[agp]]></category>
		<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=44</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa manfaat kunyit untuk kesehatan Unggas, baik untuk kesehatan dan juga sebagai AGP ( Alternatif Growth Promotor ) 4. Kandungan dalam kunyit Kandungan zat-zat kimia yang terdapat dalam rimpangnya adalah sebagai berikut : 1 . Zat warna kurkuminoid yang merupakan suatu senyawa diarilheptanoid 3-4% yang terdiri dari Curcumin, dihidrokurkumin, desmetoksikurkumin dan bisdesmetoksikurkumin. 2 . Minyak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2018/05/10/manfaat-kunyit-untuk-puyuh-dan-ayam/">Manfaat Kunyit Untuk Puyuh Dan Ayam</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa manfaat kunyit untuk kesehatan Unggas, baik untuk kesehatan dan juga sebagai AGP ( Alternatif Growth Promotor )</p>
<p><strong><em>4</em></strong><em>. Kandungan dalam kunyit</em></p>
<p>Kandungan zat-zat kimia yang terdapat dalam rimpangnya adalah sebagai berikut :</p>
<p><strong>1</strong> . Zat warna kurkuminoid yang merupakan suatu senyawa diarilheptanoid 3-4% yang terdiri dari Curcumin, dihidrokurkumin, desmetoksikurkumin dan bisdesmetoksikurkumin.</p>
<p><strong>2</strong> . Minyak atsiri 2-5% yang terdiri dari seskuiterpen dan turunan fenilpropana turmeron (aril-turmeron, alpha turmeron dan beta turmeron), kurlon kurkumol, atlanton, bisabolen, seskuifellandren, zingiberin, aril kurkumen, humulen.</p>
<p><strong>3</strong> . Arabinosa, fruktosa, glukosa, pati, tanin dan dammar</p>
<p><strong>4</strong> . Mineral yaitu magnesium besi, mangan, kalsium, natrium, kalium, timbal, seng, kobalt, aluminium dan bismuth (Sudarsono et.al, 1996).</p>
<p><div id="attachment_47" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-47" class="size-medium wp-image-47" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/manfaat-kunyit-untuk-unggas-dan-sebagai-agp-puyuh-dan-ayam--300x200.jpg" alt="manfaat kunyit untuk unggas dan sebagai agp ( puyuh dan ayam )" width="300" height="200" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/manfaat-kunyit-untuk-unggas-dan-sebagai-agp-puyuh-dan-ayam--300x200.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/manfaat-kunyit-untuk-unggas-dan-sebagai-agp-puyuh-dan-ayam--768x512.jpg 768w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/manfaat-kunyit-untuk-unggas-dan-sebagai-agp-puyuh-dan-ayam--810x540.jpg 810w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/manfaat-kunyit-untuk-unggas-dan-sebagai-agp-puyuh-dan-ayam-.jpg 960w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-47" class="wp-caption-text">Gambar : Kunyit</p></div></p>
<h4><strong>Manfaat kunyit </strong></h4>
<p>sebagian yang sering dimanfaatkan sebagai obat adalah rimpang; untuk, antikoagulan, antiedemik, menurunkan tekanan darah, obat malaria, obat cacing, obat sakit perut, , stimulan, mengobati keseleo, memar. Kurkuminoid pada kunyit berkhasiat sebagai antihepatotoksik (Kiso et al., 1983) enthelmintik, antiedemik, analgesic. Selain itu kurkumin juga dapat berfungsi sebagai antiinflamasi dan antioksidan (Masuda et al., 1993). Menurut Supriadi, kurkumin juga berkhasiat mematikan kuman dan menghilangkan rasa kembung karena dinding empedu dirangsang lebih giat untuk mengeluarkan cairan pemecah lemak. Minyak atsiri dapat bermanfaat untuk mengurangi gerakan usus yang kuat sehingga mampu mengobati diare.</p>
<p><em>Kurkumin</em></p>
<p>Curcumin termasuk golongan senyawa polifenol dengan struktur kimia mirip asam ferulat yang banyak digunakan sebagai penguat rasa pada industri makanan (Pan et al., 1999). Serbuk kering rhizome (turmerik) mengandung 3-5% Curcumin dan dua senyawa derivatnya dalam jumlah yang kecil yaitu desmetoksi kurkumin dan bisdesmetoksikurkumin, yang ketiganya sering disebut sebagai kurkuminoid (Tonessen dan Karlsen, 1995). Curcumin tidak larut dalam air tetapi larut dalam etanol atau dimetilsulfoksida (DMSO).</p>
<p>Kunyit dapat juga berperan dalam tubuh unggas sebagai AGP ( Antibiotik growth Promoter) alami. Yang mana pemerintah Indonesia telah melarang AGP dalam pakan. Sehingga kunyit sangat berperan sebagai AGP alami ( Alternatif Growth Promoter ) sehingga nilai TDN ( Total Digested Nutrient ) pada pakan unggas ( puyuh dan ayam ) bisa tetap maksimal. Sehingga pakan yang kita berikan pada unggas tetap efesien dengan berkurangnya kadar nutrisi yang terbuang melalui feses.</p>
<p>Pemberiannya dapat melalui air rebusan kunyit yang diiris tipis dan kemudian dan diberiakn pada unggas. Jumlah kunyit yang diberikan atau yang akan direbus adalah  0,7% sampai dengan 1% dari total jumlah pakan harian. Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/30/jenis-penyakit-ayam/">Jenis Penyakit Ayam, Penyebab Dan Pengobatannya</a></p>
<p>Misalkan anda memelihara puyuh 1000 ekor dengan pakan harian 23 kg/hari. Maka penamban kunyit yang akan direbus adalah 23 kg X 1%  = 0,23 kg atau 230 gr/hari.</p>
<p>Semoga bermanfaat</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2018/05/10/manfaat-kunyit-untuk-puyuh-dan-ayam/">Manfaat Kunyit Untuk Puyuh Dan Ayam</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2018/05/10/manfaat-kunyit-untuk-puyuh-dan-ayam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/312 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Memcached

Served from: duniaunggas.com @ 2025-09-08 04:12:16 by W3 Total Cache
-->