<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>vaksin Archives ~ Dunia Unggas</title>
	<atom:link href="https://duniaunggas.com/tag/vaksin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://duniaunggas.com/tag/vaksin/</link>
	<description>Website Yang membahas segala informasi Unggas</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Jul 2023 12:45:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.1</generator>

<image>
	<url>https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/voiceaa_logo-1-65x63.png</url>
	<title>vaksin Archives ~ Dunia Unggas</title>
	<link>https://duniaunggas.com/tag/vaksin/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jenis Penyakit Ayam, Penyebab Dan Pengobatannya</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 May 2023 03:49:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanayam]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=752</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com – Jenis Jenis penyakit ayam kampung dan joper Dan Cara Pengobatannya. Pada artikel ini kita akan membahas bagaimana cara mengobati dan juga bagaimana pencegahan jenis penyakit ayam kampung yang mudah bagi pemula. Kali ini kita akan membahas jenis jenis penyakit ayam yang sering menyerang ternak. Karena dalam usaha apapun tak terlepas dari kendala dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam/">Jenis Penyakit Ayam, Penyebab Dan Pengobatannya</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>duniaunggas.com</strong> – Jenis Jenis penyakit ayam kampung dan joper Dan Cara Pengobatannya. Pada artikel ini kita akan membahas bagaimana cara mengobati dan juga bagaimana pencegahan jenis penyakit ayam kampung yang mudah bagi pemula. Kali ini kita akan membahas jenis jenis penyakit ayam yang sering menyerang ternak. Karena dalam usaha apapun tak terlepas dari kendala dan halang rintang. Diantaranya adalah serangan penyakit oleh baketri dan juga virus. Dengan mengetahui jenis penyakit yang sering menyerang ternak ayam maka kita dapat dengan mudah untuk mencegah dan mengatasinya.</p>
<div id="attachment_758" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-758" class="size-medium wp-image-758" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1045281-300x300.jpg" alt="Pemeliharaan Yang Baik Ayam Sehat" width="300" height="300" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1045281-300x300.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1045281-150x150.jpg 150w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1045281-65x65.jpg 65w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1045281.jpg 717w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-758" class="wp-caption-text">Ayam Kampung Sehat</p></div>
<p><strong>1.Tatelo (ND / New Casstle Diseae)</strong></p>
<p>Gejala ayam terserang penyakit tatelo adalah ayam susah bernafas, batuk-batuk , bersin, ayam mengeluarkan bunyi seperti ngorok, lesu, mata ngantuk, kadang berdarah, tinja encer berwarna kehijauan, dan ciri yang mudah di ketahui dari gejala ini adalah kepala memutar – mutar tak menetu dan lumpuh.</p>
<p>Pengendaliannya adalah dengan memisahkan ayam yang sehat dan yang sakit. Untuk ayam yang Nampak sehat segera berikan vaksin ND LA SOTA, untuk ayam yang mati segera dikubur jauh dari areak kandang dan atau dibakar guna menghindari penyebaran yang lebih luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>2.Berak Kapur/Putih (Pullorum)</strong></p>
<p>Penyakit Berak Kapur / Putih (Pullorum) disebabkan oleh kuman Salmonella Pullorum dan merupakan penyakit yang menular.</p>
<p>Gejala adalah kotoran ayam berwarna putih dan encer, nafsu makan berkurang, sesak nafas, bulu-bulu mengerut dan sayap menggantung.</p>
<p>Cara pengendalian sama seperti pengendalian penyakit totelo, kebersihan harus dijaga, buang dan kubur ayam yang terserang penyakit jauh dari kandang, pisahkan ayam yang sehat dan ayam yang sakit dan hindari tamu yang masuk ke kandang. Pengobatan dapat memberikan obat ( teraphy,trimezyn s, neo meditril dll, dapat diperoleh di Poultry shop langganan anda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>3.Berak Berdarah (Coccidiosis)</strong></p>
<p>Gejalanya adalah tinja berdarah dan mencret ( warna tinja seperti warna coklat muda)nafsu makan berkurang, bulu kusam, dan menggigil kedinginan yang walaupun pada saat siang panas matahari.</p>
<p>Cara pengendaliannya dengan menjaga kebersihan kandang. Jika sudah terserang berikan Tetra Chlorine, Noxal, atau trisula zuco tablet yang di larutkan ke air minum. Atau dapat juga memberikan COXY yang dicampur dalam minuman</p>
<p><strong>4.Cacar Unggas (Fowl Pox)</strong></p>
<p>Penyakit ini disebabkan oleh Poxvirus yang menyerang bangsa unggas semua umur dan semua jenis ayam.</p>
<p>Gejalanya adalah timbul kopeng-kopeng pada bagian yang tidak berbulu, seperti kaki, mulut dan farnik yang apabila dilepaskan akan mengeluarkan darah.</p>
<p>Cara pengendalian adalah dengan pemberian vaksin dipteria dan memisakan ayam yang terinfeksi.</p>
<p><strong>5.Quail Bronchitis</strong></p>
<p>Penyebabnya utamanya adalah Virus Quail Bronchitis. Penyakit ini bersifat sangat menular.</p>
<p>Gejala ayam terserang penyakit ini seperti, ayam terlihat lesu, bulu nampak kusam, tubuh gemetar, batuk dan bersin, mata dan hidung kadang mengeluarkan lendir, dan kadangkala kepala dan leher agak terpuntir.</p>
<p>Cara pengendaliannya dengan pemberian pakan yang bergizi serta sanitasi yang baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>6.Aspergillosis</h4>
<p>Penyakit Aspergillosis disebabkan oleh Cendawan Aspergillus fumigatus.</p>
<p>Gejala serangannya adalah ayam mengalami gangguan pernafasan, pada mata terbentuk lapisan menyerupai keju, mengantuk dan nafsu makan berkurang.</p>
<p>Pengendaliannya dengan melakukan perbaikan sanitasi dan lingkungan sekitarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>7.Cacingan</strong></p>
<p>Penyebab utamanya adalah cacing akibat sanitasi yang buruk.</p>
<p>Gejalanya seperti puyuh tampak kurus, lesu dan lemah.</p>
<p>Cara pengendalian dengan melakukan pembersihan kandang yang baik serta pemberian pakan yang baik.</p>
<p><strong>8.Snot / Coryza</strong></p>
<p>Penyakit Snot/Coryza merupakan jenis penyakit yang mudah sekali menular dan sangat sulit untuk diobati apabila sudah menyerang ayam. Penyakit ini menyerang mata, apabila ayam terserang penyakit ini matanya akan merah, membengkak dan berlendir. Baca juga<a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/jamu-untuk-unggas/">Jamu Untuk Unggas ( Puyuh Dan Ayam )</a></p>
<p>Untuk mencegahnya penyakit ini peternak dapat memberikan vaksin CDR/CORYZA aktif atau in aktif. Apabila ada ayam yang terserang sebaiknya segera dibuang atau dibakar jauh-jauh dari lokasi peternakan untuk mencegah penularan penyakit. Meskipun sebenarnya ada pengobatannya melalui penyuntikan khusus namun harganya cukup mahal.</p>
<p>Demikian artikel ini dan Jenis Jenis Penyakit Pada ayam Dan Cara Pengobatannya semoga bermanfaat</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam/">Jenis Penyakit Ayam, Penyebab Dan Pengobatannya</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2023/05/30/jenis-penyakit-ayam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PENYAKIT BERAK HIJAU PADA AYAM DAN CARA MENGOBATINYA</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2022 14:42:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[mesin tetas]]></category>
		<category><![CDATA[mesintetas]]></category>
		<category><![CDATA[pakan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[berak]]></category>
		<category><![CDATA[hijau]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1540</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Penyakit berak hijau pada ayam baik ayam aduan, ayam boiler, ayam pedaging, dan ayam petelur dan juga ayam kampung. Penyebab penyakit berak hijau pada ayam di sebabkan oleh beberapa jenis bakteri yang membahayakan kesehatanayam, antara lain bakteri Pasteurella Multocida dan Salmonella Pullorum Penyebab penyakit berak hijau pada ayam berasal dari warna cairan empedu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/">PENYAKIT BERAK HIJAU PADA AYAM DAN CARA MENGOBATINYA</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>duniaunggas.com</strong> &#8211; Penyakit berak hijau pada ayam baik ayam aduan, ayam boiler, ayam pedaging, dan ayam petelur dan juga ayam kampung. Penyebab penyakit berak hijau pada ayam di sebabkan oleh beberapa jenis bakteri yang membahayakan kesehatanayam, antara lain bakteri <strong><em>Pasteurella Multocida</em></strong> dan <strong><em>Salmonella Pullorum</em></strong></p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" width="720" height="543" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1032011.jpg" alt="cara mengobati penyakit berak hijau pada ayam" class="wp-image-756" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1032011.jpg 720w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180530_1032011-300x226.jpg 300w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption>Ayam Kampung Dalam satu Koloni</figcaption></figure>



<p>Penyebab penyakit berak hijau pada ayam berasal dari warna cairan empedu ayam. Kejadiannya bisa di sebabkan oleh bermacam macam penyebab antara lain ayam tidak makan, ND, kolera, Al, malaria.</p>



<p>Faktor penyebab penyakit berak hijau pada ayam akan menganggu proses pembentukan cairan empedu maupun proses perubahan cairan empedu saat di usus. Jika di perhatikan lebih dalam lagi masing masing faktor penyebab tersebut akan membuat ayam mengalami berak hijau dengan tekstur yang berbeda.</p>



<p>Penyakit berak hijau ini bisa menyerang ayam di semua umur bahkan telur yang di hasilkan dari ayam induk yang terkena penyakit berak hijau ini telur pun akan terjangkit juga sehingga anakan yang menetas dapat tertular oleh bakteri ini. Penyakit berak hijau menyerang sistem pencernaan dan pernafasan dan penularan penyakit ini bisa terjadi melalui kontak langsung, makanan ataupun tempat makanan, tempat minum dan kandang.</p>



<p>Penyebab penyakit berak hijau pada ayam bisa di sebabkan dari kandang yang lembab yang terjadi pada musim penghujan tiba. Serta peran bakteri juga bisa berkembang pada kondisi makanan ayam yang kurang baik misalnya makanan yang sudah membau ( kadaluarsa atau sudah sudah bau tengik )</p>



<p>Untuk mencegah penyakit berak hijau pada ayam bisa di lakukan dengan pembersihan kandang dari kotoran bertumpuk tanah yang becek.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Penyebab Penyakit Berak Hijau Pada Ayam Aduan :</h3>



<p><strong>1. Non infeksi</strong></p>



<p>Berak hijau akan muncul saat ayam tidak makan. Dan akan muncul lebih dari 13 jam setelah di dalam saluran pencernaan ayam tidak ada makanan. Ayam akan mengalami diare kehijauan dan berlendir. Beberapa kondisi yang dapat di temukan berak hijau ini antara lain saat DOC baru chick in. Saat ayam petelur tidak di berikan makanan secara paksa dengan tujuan peremajaan kembali. Khusus untuk DOC terutama yang belum di beri makanan maka warna kotorannya dari coklat hingga kehijauan di katakan normal. Hal ini karena pencernaan DOC belum berjalan dengan baik begitu pula dengan hewan normal di usus yang belum berkembang dengan baik.</p>



<p>Di tambah lagi ayam yang belum di berikan makanan dari luar sehingga saluran pencernaan ayam menjadi kosong. Apabila hingga beberapa jam setelah di beri makanan feses ayam masih tetap hijau harus di lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berak hijau non infeksi nafsu makan ayam baik baik saja namun bisa di perlihatkan oleh ayam yang mematuk matuk litter atau benda di sekitarnya untuk mencari makanan.</p>



<p><strong>2. Infeksi</strong></p>



<p>Berak hijau yang di karenakan infeksi selalu di sertai dengan gejala klinis dan perubahan gambaran bedah bangkai. Penurunan nafsu makan karena infeksi bisa menjadi pemicu awal terjadinya berak hijau. Satu hal yang membedakan antara feses hijau karena infeksi dengan non infeksi adalah nafsu makan. Serta bulu dan sayap ayam akan terlihat terkulai kebawah. Kematian pada kasus ini mulai dari 30% hingga 80%.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Gejala Ayam Terkena Penyakit Berak Hijau :</h3>



<p>Gejala yang muncul apabila ayam terkena penyakit berak hijau ayam akan terlihat pucat yang di tandai dengan jengger berwarna gelap atau biru, nafsu makan berkurang, di sekitar pantat ayam berwarna putih dan lengket serta kotoran berwarna hijau. Sayap dan bulu akan terlihat terkulai kebawah. Apabila ayam sudah mengalami tanda tanda seperti itu maka harus segera di lakukan pengobatan namun dalam pengobatan harus pahami terlebih dahulu penyebab penyakit berak hijau pada ayam agar tidak salah dalam pengobatan. Dalam beberapa kasus penyakit juga ditandai dengan berak hijau. Antara lain terserang virus ND dan Flu burung.</p>



<p>Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2019/01/02/ayam-kampung-berhenti-bertelur-dan-penanganannya/">http://www.duniaunggas.com/2019/01/02/ayam-kampung-berhenti-bertelur-dan-penanganannya/</a></p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Mengobati Berak Berak Hijau Pada Ayam :</h3>



<ol class="wp-block-list"><li> <em><strong>Pisahkan ayam yang terkena penyakit berak hijau dalam kandang khusus untuk menghindari penularan pada ayam lain yang sehat.</strong></em></li><li><em><strong>Berikan pakan yang mudah di cerna ayam yang tidak mudah busuk, hindari pemberian makanan yang berasal dari voer atau bekatul karena makanan jenis itu mudah busuk dalam tembolok ayam dan akan membuat kondisi ayam semakin memburuk.</strong></em></li><li><em><strong>Ayam yang terkena penyakit berak hijau dapat di suntik dengan menggunakan Medoxy-l sesuai dosisnya dan penyuntikan di ulang dalam selang tiga hari.</strong></em> Atau dapat juga berikan obat berupa serbuk dan dicampur dengan minuman</li></ol>



<p>Cara pengobatan penyakit berak hijau pada ayam merupakan obat yang cukup ampuh untuk menyembuhkan ayam yang terkena penyakit berak hijau. Selain obat suntik seperti diatas juga ada jenis obat antibiotik yang juga biasa digunakan oleh peternak ayam, antara lain <strong><em>coccilin, furozolidon</em></strong>, <strong><em>noxal</em></strong>, <strong><em>ampicol</em></strong> dan juga <em><strong>Koleridin</strong></em><br>Berak hijau sangat berbahaya bagi ayam apalagi pada pergantian musim penghujan dimana ayam akan lebih mudah terserang penyakit seperti ini. Karena itu cegahlah dengan selalu menjaga kebersihan kandang dan menjaga hewan lain masuk dalam kandang.</p>



<p>Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/07/28/cara-vaksin-ayam-joper-dan-broiler/">http://www.duniaunggas.com/2018/07/28/cara-vaksin-ayam-joper-dan-broiler/</a></p>



<p>Demikian beberapa penyebab dan gejala serta pengobatan penyakit berak hijau pada ayam, dan semoga bermanfaat.</p>



<p>Sumber kandang pribadi serta kandang para sahabat <strong>duniaunggas.com</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/">PENYAKIT BERAK HIJAU PADA AYAM DAN CARA MENGOBATINYA</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2022/10/10/penyakit-berak-hijau-pada-ayam-dan-cara-mengobatinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CARA MENYEMBUHKAN KALKUN YANG SAKIT AKIBAT VIRUS MEMATIKAN</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2022/09/26/cara-menyembuhkan-kalkun-yang-sakit-akibat-virus-mematikan/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2022/09/26/cara-menyembuhkan-kalkun-yang-sakit-akibat-virus-mematikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2022 14:55:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[kunyit]]></category>
		<category><![CDATA[pakan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[kalkun]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1523</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211; Cara menyembuhkan kalkun yang sakit akibat virus yang mematikan. Kalkun merupakan jenis unggas yang agak jarang dipelihara oleh masyarakat Indonesia. Jika pun ada yang mememlihara kebanyakan hanya sebagai hobby saja dan atau sebagai pendapatan tambahan untuk mengisi waktu luang sehabis pulang bekerja dari aktifitas sehari hari. Namun kalkun juga sering mengalami sakit sama [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/09/26/cara-menyembuhkan-kalkun-yang-sakit-akibat-virus-mematikan/">CARA MENYEMBUHKAN KALKUN YANG SAKIT AKIBAT VIRUS MEMATIKAN</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>duniaunggas.com</strong> &#8211; Cara menyembuhkan kalkun yang sakit akibat virus yang mematikan. Kalkun merupakan jenis unggas yang agak jarang dipelihara oleh masyarakat Indonesia. Jika pun ada yang mememlihara kebanyakan hanya sebagai hobby saja dan atau sebagai pendapatan tambahan untuk mengisi waktu luang sehabis pulang bekerja dari aktifitas sehari hari. Namun kalkun juga sering mengalami sakit sama persis dengan unggas lainnya. Biasanya kalkun akan mudah diserang penyakit disaat perubahan cuaca dari kemarau ke musim hujan. Pada masa cuaca seperti ini virus dan bakteri sangat pesat sekali berkembang, sehingga akan menyerang setiap unggas termasuk kalkun.</p>



<p><strong><em>Namun jangan berkecil hati dulu, banyak cara menyembuhkan kalkun yang sakit baik melalui obat maupun vaksinasi.</em></strong></p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Menyembuhkan Kalkun Berak Hijau</h3>



<p>Kalkun yang terkena berak hijau atau yang sering disebut secara medis <strong><em>KOLERA</em></strong>. Penyakit ini sanagt menggangu pertumbuhan kalkun serta dapat mengurangi nafsu makan. Ciri ciri kalkun terkena berak hijau atau KOLERA kotaoran kalkun berwarna hijau dan encer serta memiliki aroma yang sangat menyengat. Kematian akibat serangan penyakit ini bisa mencapai 70%. Untuk pengobatannya anda bisa menggunakan obat yang tersedia di toko peternakan. Nama obat yang biasa digunakan adalah <strong>KOLERIDIN</strong>. Untuk dosis dan cara pemakaiannya anda dapat melihat pada kemasan.</p>



<p>Faktor penyebab penyakit berak hijau pada kalkun akan menganggu proses pembentukan cairan empedu maupun proses perubahan cairan empedu saat di usus. Jika di perhatikan lebih dalam lagi masing masing faktor penyebab tersebut akan membuat kalkun mengalami berak hijau dengan tekstur yang berbeda.</p>



<p>Penyakit berak hijau ini bisa menyerang kalkun di semua umur bahkan telur yang di hasilkan dari kalkun induk yang terkena penyakit berak hijau ini telur pun akan terjangkit juga sehingga anakan yang menetas dapat tertular oleh virus ini. Penyakit berak hijau menyerang sistem pencernaan dan pernafasan dan penularan penyakit ini bisa terjadi melalui kontak langsung, makanan ataupun tempat makanan dan kandang.</p>



<p>Penyebab penyakit berak hijau pada kalkun bisa di sebabkan dari kandang yang lembab yang terjadi pada musim penghujan tiba. Selain dari kandang virus juga bisa berkembang pada kondisi makanan kalkun yang kurang baik misalnya makanan yang sudah membau juga makanan yang di simpan dalam keadaan lembab sehingga bakteri tersebut dapat berkembang dan apabila makanan yang terkena virus dan di konsumsi oleh kalkun yang sehat maka kalkun akan terjangkit virus juga.</p>



<p>Untuk mencegah penyakit berak pada kalkun bisa di lakukan pembersihan kandang dari kotoran kalkun dan menghindari kandang dari kelembaban dan kandang tidak di tempatkan pada daerah yang gelap atau pun lembab contohnya di bawah pohon, di dekat kolam atau di tanah yang becek.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Menyembuhkan Kalkun Berak Kapur </h3>



<p>Kalkun yang terkena berak Kapur atau yang sering disebut secara medis <strong>PULLORUM</strong>. Penyakit ini sanagt menggangu pertumbuhan kalkun serta dapat mengurangi nafsu makan. Ciri ciri kalkun terkena berak kapur atau PULLORUM kotoran kalkun berwarna putih dan encer serta memiliki aroma yang sangat menyengat. Akibat penyakit ini dapat menyebabkan kematian hingga 50%. Untuk pengobatannya anda bisa menggunakan obat yang tersedia di toko peternakan. Nama obat yang biasa digunakan adalah <strong>KOLERIDIN</strong>,<strong> TRIMEZYN-S</strong>,<strong> ERYSUPRIM</strong>. Untuk dosis dan cara pemakaiannya anda dapat melihat pada kemasan. </p>



<p> <strong><em>Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Samonella Pullorum dan bakteri Gram yang akan merusak saluran pencernaan kalkun</em></strong>. <strong><em>Pencegahannya tetap jaga  kebersihan kandang dan berikan antibiotik sebagai penangkal dan pencegahan.</em></strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="259" height="194" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2019/09/kalkun-1.jpg" alt="cara mengobati kalkun" class="wp-image-1526"/><figcaption>kalkun Sehat dengan berbagai pencegahan dan pengobatan</figcaption></figure></div>



<p><strong>Ba</strong>ca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2019/09/21/cara-mengobati-kalkun-yang-mencret-penyebab-dan-penanganannya/">http://www.duniaunggas.com/2019/09/21/cara-mengobati-kalkun-yang-mencret-penyebab-dan-penanganannya/</a></p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Menyembuhkan Kalkun Berak Darah</h3>



<p>Kalkun yang terkena berak darah atau yang sering disebut secara medis <strong>KOKSIDIOSIS</strong>. Penyakit ini menyerang salauran pencernaan sehingga terjadi iritasi pada bagian usus. Sehingga kotoran yang dikeluarkan bercapur darah. Warna kotoran yang dikeluarkan berwarna coklat dan berbentuk agak encer. Biasa dalam bahasa jawa sering juga disebut <strong>TAIK LINCUNG</strong>. Untuk pengobatan biasa digunakan COXY yang bisa kita beli di toko peternakan. Untuk dosis pemakaian dapat melihat pada kemasan. Cara menggunakan COXY adalah berikan 3 hari pertama dengan obat kemudian hari ke 4 dan hari ke 5 air putih biasa. Pada hari ke 6 sampai dengan hari 8 berikan kembali obat tersebut.</p>



<p><em><strong>Penyebab penyakit ini biasanya akibat pakan yang sudah berjamur. Penyimpanan kurang baik, ruangan kelembapan terlalu tinggi dan atau terkena air.</strong></em></p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Menyembuhkan Kalkun Terserang Saluran Pernapasan</h3>



<p>Infectious Bronchitis (IB) atau pilek kerap menyerang kalkun di musim pancaroba. Ciri-ciri kalkun yang sedang pilek antara lain keluarnya lendir/ingus dari hidungnya, sayapnya tampak menggantung, dan nafasnya berbau tak sedap. Kalkun yang pilek pun lama-kelamaan menjadi tidak doyan makan. Bahkan jika penyakitnya sudah parah, kalkun sama sekali tidak bisa makan sehingga harus disuapi. Upaya pencegahan agar kalkun terhindar dari penyakit pilek dapat dengan menjaga kondisi kandang agar senantiasa dalam keadaan kering. Pastikan kondisi udara di dalam kandang juga tidak terlalu lembab. Guna mewujudkannya lengkapi kandang tersebut dengan ventilasi udara yang memadai dan saluran untuk membuang air kotor. Kalkun yang pilek harus dipindahkan ke kandang karantina dan diberi obat seperti tetrachlor dan atau obat yang khusus mengobati saluran pernapan. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Menghindari Kalkun Terserang Virus Mematikan</h3>



<p>Berikut ada beberapa virus  sering menyerang kalkun beserta cara pencegahan sebelum menyebabkan kematian. Bercak merah pada kalkun disebabkan oleh virus dari familia Poxviridae di dalam genus Avipoxvirus. Kalkun yang terkena cacar memiliki ciri-ciri yaitu adanya bercak-bercak berwarna merah di sekujur badannya. Ada obat tradisional yang terbukti sangat ampuh menyembuhkan penyakit cacar pada kalkun yakni campuran bensin dan oli baru. Campuran ini dioleskan ke tubuh kalkun yang terkena cacar menggunakan kuas. Selang beberapa hari kemudian, penyakit tersebut pun telah sembuh. Lumpuh biasanya kalkun yang mengalami kelumpuhan disebabkan oleh pemberian pakan yang terlalu banyak.</p>



<p>Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/06/29/program-kesehatan-ayam-kampung/">http://www.duniaunggas.com/2018/06/29/program-kesehatan-ayam-kampung/</a></p>



<p>Pemberian pakan yang tidak terkendali ini mengakibatkan kalkun mengalami obesitas. Kaki-kaki kalkun lambat laun tidak kuat lagi menopang tubuhnya yang begitu besar dan berat. Langkah pencegahannya bisa dilakukan dengan memberikan pakan secara terkontrol. Anda juga bisa memberikan konsentrat AD1 ke pakannya untuk meningkatkan kekuatan tulang .Kasus kelumpuhan pada kalkun juga dapat terjadi akibat mengonsumsi daun pepaya secara berlebihan. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti mengapa kasus ini bisa terjadi. Tetapi faktanya kalkun muda yang diberikan pakan berupa daun pepaya akan mengalami lumpuh total dengan jari-jari kaki yang membengkok ke dalam. Jadi sebaiknya Anda tidak memberikan daun pepaya terlebih dahulu sampai kalkun tersebut cukup dewasa. Perlu diketahui, daun pepaya biasanya digunakan untuk meningkatkan nafsu makan kalkun dan sistem imunitasnya.</p>



<p>Flu burung Kalkun juga bisa terserang penyakit flu burung (Avian influenza). Upaya pencegahannya bisa dilakukan dengan menggunakan vaksin untuk H5N1 yang sudah disediakan secara gratis oleh Pemerintah Indonesia. Anda juga bisa rutin menyemprotkan desinfektan di kandang kalkun untuk membuat lingkungannya menjadi bersih dan steril. Karena penyakit ini bisa menular ke manusia, kalkun yang sudah terserang flu burung sebaiknya dimusnahkan agar tidak berbahaya.</p>



<p>Demikian penjelasan ini semoga bermanfaat</p>



<p>sumber <strong>duniaunggas.com</strong> dan berbagai sumber<br></p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/09/26/cara-menyembuhkan-kalkun-yang-sakit-akibat-virus-mematikan/">CARA MENYEMBUHKAN KALKUN YANG SAKIT AKIBAT VIRUS MEMATIKAN</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2022/09/26/cara-menyembuhkan-kalkun-yang-sakit-akibat-virus-mematikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Vaksin Ayam Joper dan Broiler</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2022/07/28/cara-vaksin-ayam-joper-dan-broiler/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2022/07/28/cara-vaksin-ayam-joper-dan-broiler/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2022 11:18:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanayam]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=1279</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211;  Cara vaksin ayam. Dalam beternak ayam tentunya masalah kesehatan adalah menjadi prioritas utama.  banyaknya penyakit pada ayam yang diakibatkan oleh bakteri maupun jamur. Jika penyakit yang diakibatkan bakteri atau jamur tentunya dapat diatasi dengan memberikan antibiotik. Selain penyebab karena bakteri dan jamur ada momok yang sangat menakutkan, yaitu adalah virus. Virus tidak dapat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/07/28/cara-vaksin-ayam-joper-dan-broiler/">Cara Vaksin Ayam Joper dan Broiler</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>duniaunggas.com</strong> &#8211;  Cara vaksin ayam. Dalam beternak ayam tentunya masalah kesehatan adalah menjadi prioritas utama.  banyaknya penyakit pada ayam yang diakibatkan oleh bakteri maupun jamur. Jika penyakit yang diakibatkan bakteri atau jamur tentunya dapat diatasi dengan memberikan antibiotik. Selain penyebab karena bakteri dan jamur ada momok yang sangat menakutkan, yaitu adalah virus. Virus tidak dapat ditanggulangi dengan antibiotik. Namun hanya dapat ditangani dengan pemberian vaksin. Tujuan utama memberikan vaksin pada ayam ialah meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuhnya terhadap virus tertentu. Ada dua macam vaksin yang biasa diberikan pada ayam yaitu vaksin aktif  dan vaksin inaktif. Pemberian vaksin aktif dilakukan dengan meneteskan vaksin tersebut pada mata atau hidung ayam atau menuangkannya di air minum. Sedangkan untuk vaksin inaktif diberikan melalui metode injeksi/suntik. Contoh-contoh vaksin yang umum dipakai antara lain vaksin AI, ND, IB, mareks, cacar, gumboro, coryza, dan kolera. <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/06/27/penyakit-snot-pada-ayam-kampung/">Penyakit Snot Pada Ayam Kampung</a></p>
<p>Vaksin ayam bisa Anda beli di toko peternakan langganan terdekat anda. Pada saat membeli, Anda wajib membawa termos es atau kotak gabus yang berisi es batu sebagai tempat penyimpanan vaksin tersebut agar suhunya tetap terjaga dengan baik. Vaksin tidak boleh terkena sinar matahari langsung maupun tercampur bahan kimia. Setelah sampai di rumah, disarankan untuk menyimpannya di kulkas terlebih dahulu supaya suhunya tetap stabil di kisaran 2-5 derajat celsius. Jangan pernah menempatkan vaksin tersebut di freezer. Sebelum melakukan vaksinasi, berikan perlakuan pada ayam dengan memberi vitamin anti stres 2 hari sebelum dan 2 hari setelah vaksinasi. Hal ini bertujuan agar tubuh ayam tetap merasa nyaman pada saat perlakuan vaksinasi. Sehingga vaksin dapat bekerja semaksimal mungkin untuk meningkatkan daya tahan tubuh ayam. <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/30/jenis-penyakit-ayam/">Jenis Penyakit Ayam, Penyebab Dan Pengobatannya</a></p>
<h4>3 Cara Memberi Vaksin Ayam</h4>
<h4><strong>1. Cara Memeberi Vaksin Ayam Melalui Air Minum</strong></h4>
<p>Cara vaksin ayam yang diberikan melalui air minum hendaknya memperhatikan kebersihan airnya. Air bebas dari karat dan desinfektan. Untuk sterilisasi air dapat menambahkan susu skim bubuk yang dapat diperoleh dari tempat pembelian vaksin.  Sebelum melakukan vaksinasi, hendaknya ayam dipuasakan terlebih dahulu. Sebagai <strong>contoh</strong> : Jika ayam yang akan divaksin pada pukul 12.00 siang, maka setelah memberikan makan pada pagi hari maka minuman ayam dikosongkan saja. Tujuannya agar ayam merasa haus dan akan minum yang banyak begitu air yang mengandung vaksin diberikan.  Pemeberian vaksin hanya selama 2 jam saja. Apabila ada sisa air vaksin maka harus dibuang. Vaksin Aktif hanya akan bertahan diluar induk dengan suhu ruangan selama 2 jam saja. Oleh karena itu untuk mengurangi sisa vaksin perlu dilakukan puasa sebelum vaksinasi. Biasanya hal ini dilakukan pada ayam yang sudah berusia remaja atau dewasa.</p>
<h5><strong>2. Vaksinasi Melalui Tetes Mata, Hidung, dan Mulut</strong></h5>
<p><div id="attachment_1160" style="width: 304px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1160" class="size-full wp-image-1160" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_20180627_1115351.jpg" alt="cara memberi vaksin pada ayam" width="294" height="162" /><p id="caption-attachment-1160" class="wp-caption-text">Contoh vaksinasi pada ayam</p></div></p>
<p>Cara memberi vaksin pada ayam melalui tetes mata, hidung atau mulut biasanya dilakukan pada ayam yang masih kecil. Pada umumnya dilakukan pada ayam yang berusia 3 hingga 5 hari.  Perlakuan vaksinasi pada tahap ini masih hampir sama persis dengan yang diatas. Yaitu dengan memberikan vitamin anti stres pada anak ayam 2 hari sebelum dan 2 hari sesudah vaksiansi dilakukan. Larutkan vaksin pada larutan dapar yang yang telah disediakan ( vaksi dosis 1000 dicampur dengan larutan dapar 1000 dosis). Vaksinasi dengan tetes mata, hidung atau mulut sangat efektif dikarenakan dosis sudah tepat. Namun membutuhkan waktu yang relatif lama dikarekan dilakukan pada ayam satu persatu. Lakukan vaksinasi tidak lebih dari 2 jam. Jika melebihi batas waktu tersebut sisa vaksin dapat dibuang. Jika masih ada ayam yang akan divaksin maka larutkan vaksin dengan vaksin baru beserta larutannya. Hindari pemberian vaksin terkena sinar matahari secara langsung.</p>
<h4><strong>3. Vaksinasi Melalui Suntik</strong></h4>
<p>Metode lain yang disukai oleh peternak untuk memberikan vaksin kepada ayam yang dipeliharanya adalah injeksi. Metode injeksi ini dikerjakan dengan memasukkan cairan vaksin menggunakan alat suntik ke tubuh ayam. Lokasi yang disuntik bisa di sekitar lapisan bawah kulit (subcutan) leher bagian belakang sebelah bawah. Posisi lainnya yaitu lapisan otot (intramuscular) di bagian dada atau paha. Mengingat tingkat kesulitannya yang tinggi dan risikonya sangat besar, vaksinasi melalui suntik harus dilakukan tenaga terlatih dan secara hati-hati. Kesalahan dalam penyuntikan bisa mengakibatkan ayam mengalami bengkak, leher terpuntir, infeksi, stres, hingga kematian.  Jika pemeliharaan secara banyak maka suntik yang digunakan bukanlah seperti suntik biasa. Melainkan dengan suntik yang sudah lebih bagus.</p>
<p><div id="attachment_1163" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1163" class="wp-image-1163 size-medium" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/scorex-300x300.jpg" alt="cara memberi vaksin pada ayam" width="300" height="300" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/scorex-300x300.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/scorex-150x150.jpg 150w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/scorex-768x768.jpg 768w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/scorex-65x65.jpg 65w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/06/scorex.jpg 800w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-1163" class="wp-caption-text">jenis suntik khusus atau scorex</p></div></p>
<h4>Catatan Cara Vaksin Ayam Dan Perlakuan Sebelum Dan Sesudah :</h4>
<ul>
<li>Untuk melakukan vaksinasi pada ayam berikan selalu vitamin anti stres 2 hari sebelum dan 2 hari setelah vaksinasi</li>
<li>Jika melakukan vaksinasi dengan metode tetes dan atau minum, buanglah sisa vaksin setelah pemberian lebih dari 2 jam</li>
<li>Lakukanlah vaksinasi pada ayam yang sehat</li>
<li>Jangan melakukan vaksinasi pada ayam yang sakit</li>
<li>Jika ayam ada gelaja sakit, terlebih dahulu ayam disehatkan ( pemberian obat atau jamu ) <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/30/cara-membuat-jamu-unggas-ayam-dan-puyuh/"><span style="line-height: 1.5;">Jamu Unggas, Cara Membuat Dan Bahannya</span></a></li>
<li>Setelah ayam sudah benar benar sehat, barulah vaksinasi dapat dilakukan</li>
</ul>
<p>Demikianlah metode dan tips cara vaksin ayam, semoga bermanfaat</p>
<p>Sumber duniaunggas.com</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2022/07/28/cara-vaksin-ayam-joper-dan-broiler/">Cara Vaksin Ayam Joper dan Broiler</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2022/07/28/cara-vaksin-ayam-joper-dan-broiler/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berak Hijau Pada Puyuh dan Penanganannya</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2018/05/28/berak-hijau-pada-puyuh-dan-penanganannya/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2018/05/28/berak-hijau-pada-puyuh-dan-penanganannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 May 2018 06:58:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[mesintetas]]></category>
		<category><![CDATA[pakan]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhgrower]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhlayer]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhstarter]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[grower]]></category>
		<category><![CDATA[layer]]></category>
		<category><![CDATA[tetelo]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=738</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniauggas.com &#8211;  Dalam dunia peternakan yang kita lakoni sering sekali banyak serangan penyakit yang menyerang puyuh yang kita pelihara. Salah satu penyakit yang sering menyerang adalah berak hijau atau kolera. Namun adakalanya berak hijau pada unggas atau puyuh pada khususnya bukanlah dikarenakan sebuah serangan penyakit. Namun dalam beberapa kasus berak hijau pada puyuh sering sekali [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2018/05/28/berak-hijau-pada-puyuh-dan-penanganannya/">Berak Hijau Pada Puyuh dan Penanganannya</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>duniauggas.com</strong> &#8211;  Dalam dunia peternakan yang kita lakoni sering sekali banyak serangan penyakit yang menyerang puyuh yang kita pelihara. Salah satu penyakit yang sering menyerang adalah berak hijau atau kolera. Namun adakalanya berak hijau pada unggas atau puyuh pada khususnya bukanlah dikarenakan sebuah serangan penyakit. Namun dalam beberapa kasus berak hijau pada puyuh sering sekali menunjukkan indikasi sebuah serangan penyakit. Pada umumnya berak hijau pada puyuh tidak hanya menunjukkan sebuah serangan penyakit. Ada beberapa indikasi berak hijau yang menunjukkan gejala penyakit yang berbeda namun menunjukkan gejala yang sama yaitu berak Hijau Pada Puyuh.</p>
<p>Penyakit berak hijau menjadi momok bagi peternak puyuh petelur, terutama pada musim penghujan. Penyakit yang sering juga disebut kolera ini disebabkan oleh bakteri <em>Pasteurella Multocida</em>. Pada situasi yang lembab seperti pada musim penghujan, akan membuat bakteri ini berkembang dengan cepat. Kondisi lain lagi adalah situasi kandang yang kurang terjaga kebersihannya akan membuat penyakit berak hijau mudah menyerang dan menular pada puyuh petelur.</p>
<p><div id="attachment_739" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-739" class="size-medium wp-image-739" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180528_1343181-300x222.jpg" alt="Salah Satu Contoh Berak Hijau Pada Puyuh" width="300" height="222" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180528_1343181-300x222.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180528_1343181.jpg 720w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-739" class="wp-caption-text">Kotoran Puyuh Bercak Hijau</p></div></p>
<h3>Ciri Ciri Berak Hijau Pada Puyuh</h3>
<p>Diagnosa penyakit yang akurat pada puyuh merupakan langkah tepat sehingga penanganannya juga tepat. Untuk mengenali penyakit berak hijau ini ada beberapa gejala yang biasanya muncul antara lain:<br />
1.  Kotoran puyuh atau berak berwarna hijau.<br />
2. Kadang-kadang bisa sampai bengkak pada sambungan lutut sehingga puyuh menjadi lumpuh.<br />
3. Pial bagian bawah bengkak.<br />
4. Nafsu Makan menurun<br />
5. Keluar cairan dari mulut.<br />
6. Jika komplikasi dengan snot atau corisa maka muka puyuh akan bengkak merah kebiruan                                            7. Penurunan produksi hingga 50%                                                                                                                                                    8. Dapat menyebabkan kematian hingga 70%</p>
<h3>Berak Hijau Pada Puyuh, penyebab dan cara penenggulangannya.</h3>
<ol>
<li><em><strong>Berak Hijau </strong></em>yang disebabkan  kekurangan pakan. Pada puyuh yang kekurangan makan dapat menyebabkan berak hijau. Ini dikarenakan pencernaan pada rampelo puyuh tidak ada yang akan digiling sehingga air empedu ikut serta dalam pencernaan puyuh dan akan dikeluarkan melalui feses dan feses atau kotoran tersebut akan berwarna hijau. Ini bukanlah sebuah penyakit. Penggulangnnya adalah dengan menabah jumlah pakan puyuh dan dengan sendirinya puyuh akan kembali normal</li>
<li><em><strong>Berak hijau</strong> </em>yang disebebkan oleh terkontaminasi serangan bakteri  <em>Pasteurella Multocida </em>dengan penyebab seperti yang sudah diulas diatas. Penanganan yang tepat adalah pisahkan puyuh yang sehat dan yang sakit berak hijau, segera berikan antibiotik atau obat yang tepat untuk pengobatan agar puyuh segera sembuh. Salah satu obat yang mudah kita dapat adalah<em><strong> Koleridin</strong> (medion ) </em>yang banyak dijual ditoko peternakan atau toko yang menjual pakan puyuh. Untuk dosis dapat melihat pada kemasan. Baca juga jamu untuk unggas untuk menunjang produktifitas serta pengobatan beberapa penyakit <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/14/jamu-untuk-unggas/">Jamu Untuk Unggas ( Puyuh Dan Ayam )</a></li>
<li>Kasus <em><strong>Berak Hijau </strong></em>yang satu ini adalah karena serangan virus yang sangat mematikan setelah flu burung ( AI ) berak hijau yang ini sering juga disebut dalam dunia peternakan unggas dengan nama <em><strong>Tetelo </strong></em>( ND = New Castle Deases ). Penyakit yang satu ini sampai sekarang belum ditemukan obatnya. Ciri ciri utama dalam serangan penyakit ini sama persis dengan penjabaran yang diatas. Pada kasus ini dapat menimbulkan kematian pada puyuh 90% hingga 100%, penurunan produksi hingga 80%. Dengan kasus atau serangan yang akut dapat menyebabkan kepala atau leher puyuh seperti terplintir dan kemudian menyebabkan kematian. Penanganan kasus seperti ini adalah segera pisahkan puyuh yang sehat dan yang sakit. Perketat biosecurity kandang, jangan biarkan hewan liar bisa masuk kedalam kandang. Untuk puyuh yang tampak masih sehat segera berikan vaksin ND. Vaksin yang bisa anda berikan adalah vaksin Medivac ND Clone 45 ( <em>Medion</em> )
<p><div id="attachment_586" style="width: 235px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-586" class="size-medium wp-image-586" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180501-WA0001-225x300.jpg" alt="Ciri ciri Puyuh Terserang Penyakit ND Atau Tetelo" width="225" height="300" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180501-WA0001-225x300.jpg 225w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180501-WA0001-768x1024.jpg 768w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180501-WA0001.jpg 780w" sizes="auto, (max-width: 225px) 100vw, 225px" /><p id="caption-attachment-586" class="wp-caption-text">Leher Puyuh Seperti Terplintir</p></div></p>
<p>&nbsp;</li>
</ol>
<h3>Hasil Diaknosa</h3>
<p>Dengan beberapa kasus diatas hendaknya kita mampu mendiaknosa puyuh dengan tepat agar penanganannya juga tepat serta pengobatan yang kita lakukan memberikan dampak yang bagus. Diaknosa yang kurang tepat maka akan terjadi penanganan yang kurang tepat pula. Guna menghindari hal hal yang dapat menimbulkan kerugian yang lebih besar maka lakukan pemberian vaksin pada puyuh saat pralayer ( mulai bertelur ) dan lakukan vaksinasi ulang pada puyuh setiap tiga bulan sekali. Vaksin yang biasa digunakan adalah vaksin Medivac ND Hitcher B1 ( medion)</p>
<p>Catatan : dalam pemberian vaksin tersebut gunakan dosis setengah dari dosis ayam.  Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/?s=vaksinnsi">Vaksinasi Puyuh, Umur Dan Perlakuan Serta Manfaatnya</a></p>
<p>Demikian penjelasan singkat mengenai beberapa akibat dan penanganan akibat berak hijau pada puyuh, semoga bermanfaat</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2018/05/28/berak-hijau-pada-puyuh-dan-penanganannya/">Berak Hijau Pada Puyuh dan Penanganannya</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2018/05/28/berak-hijau-pada-puyuh-dan-penanganannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Vaksin Puyuh Dan Kegunaannya Untuk Kesehatan</title>
		<link>https://duniaunggas.com/2018/05/26/vaksin-puyuh/</link>
					<comments>https://duniaunggas.com/2018/05/26/vaksin-puyuh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 May 2018 08:04:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayamgrower]]></category>
		<category><![CDATA[ayamlayer]]></category>
		<category><![CDATA[ayamstarter]]></category>
		<category><![CDATA[breeding]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanayam]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatanpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[penyakitunggas]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhgrower]]></category>
		<category><![CDATA[puyuhlayer]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinayam]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinpuyuh]]></category>
		<category><![CDATA[grower]]></category>
		<category><![CDATA[layer]]></category>
		<category><![CDATA[starter]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.duniaunggas.com/?p=724</guid>

					<description><![CDATA[<p>duniaunggas.com &#8211;  Apakah perlu dilakukannya vaksin puyuh, dan atau terhadap unggas.  Dibeberapa kandang peternakan puyuh ada yang mengatakan puyuh tidak perlu divaksin yang penting kebersihan kandang serta kesehatan puyuh tetap terjaga dengan cara memberi makam cukup, pemberian obat dan vitamin yang memadai, maka puyuh pasti akan sehat dan produksi tinggi. Itu merupakan sebuah pilihan apakah ingin [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2018/05/26/vaksin-puyuh/">Vaksin Puyuh Dan Kegunaannya Untuk Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>duniaunggas.com </strong>&#8211;  Apakah perlu dilakukannya vaksin puyuh, dan atau terhadap unggas.  Dibeberapa kandang peternakan puyuh ada yang mengatakan puyuh tidak perlu divaksin yang penting kebersihan kandang serta kesehatan puyuh tetap terjaga dengan cara memberi makam cukup, pemberian obat dan vitamin yang memadai, maka puyuh pasti akan sehat dan produksi tinggi. Itu merupakan sebuah pilihan apakah ingin melakukannya atau tidak dan tentunya harus dibarengi fakta lapangan.</p>
<p>Pernyataan seperti diatas memang banyak yang mengakui dan bahkan melaksanakan dalam peternakannya. Dilain pihak kita tidak dapat menyalahkan pendapat meraka dikarenakan mereka telah melakukan hal tersebut dan sejauh ini memang tidak ada kendala mengenai non vaksin terhadap puyuh yang meraka pelihara dan sejauh ini memang bisa dikatakan berhasil. Sebenarnya biaya vaksin untuk puyuh tidak lebih dari Rp 50.000,- ( januari 2018 ) untuk per 1000 ekor puyuh, karena vaksin yang akan kita gunakan adalah jenis vaksin untuk ayam yang mana juga berfungsi dan berguna untuk vaksin puyuh dan dosis yang kita gunakan untuk puyuh adalah setengah dari dosis ayam.  Namun bila kita coba kaji ulang dengan adanya momok virus yang menghinggapi kandang bisa sangat merugikan peternak itu sendiri.</p>
<p>Misalkan kandang atau daerah sekitar kita ada unggas yang mati secara mendadak yang diyakini disebabkan oleh virus, maka hal ini perlu kita pertimbangkan untuk perlakuan preventif atau pencegahan guna kandang kita tidak ikut serta dalam kasus tersebut.</p>
<p><em>Disini penulis ingin memaparkan sedikit manfaat Vaksin puyuh. </em></p>
<p>Dalam budidaya peternakan puyuh tidak ada kata mana lebih baik tetapi yang menguntungkan peternak itu yang lebih baik. Bahasan tentang vaksinasi bukanlah sebuah bunga saja ataupun sekedar pemanis dalam dunia perunggasan.</p>
<p><div id="attachment_726" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-726" class="size-medium wp-image-726" src="http://www.duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/vaksin-300x164.jpg" alt="Kemasan Vaksin Dari Medion" width="300" height="164" srcset="https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/vaksin-300x164.jpg 300w, https://duniaunggas.com/wp-content/uploads/2018/05/vaksin.jpg 303w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-726" class="wp-caption-text">Gambar : Vaksin ND Hitcer B1 Dari Medion</p></div></p>
<h3>Apakah itu Vaksinasi ?</h3>
<p>Sistem kekebalan adalah suatu sistem pertahanan tubuh yang dilakukan oleh sistem LIMFOID dengan menghasilkan Antibodi. Zat antibodi berfunsi sebagai pertahanan tubuh secara alami untuk melawan substansi asing yang masuk kedalam tubuh seperti infeksi bakteri, virus, jamur dan lain lain.</p>
<p>Proses pembentukan antibodi atau sistem kekebalan dimulai dari masa awal brooding atau sekitar umur 7 &#8211; 10 hari. Dan itu seiring bersamaan dengan pembentukan dan penyempurnaan sistem pencernaan unggas. Jadi masa brooding atau masa pembesaran tidak boleh main main, oleh karena itu maksimalkan masa pembesaran minimal dalam dua minggu pertama. Setelah melewati masa brooding 2 minggu pertama hendaknya pada minggu ketiga kita sudah dapat memulai vaksin pertama pada puyuh yang kita pelihara. Gunakan Vaksin ND Hitcer B1 melalui tetes mata atau hidung atau dapat juga menggunakan Vaksin ND LA SOTA yang diberikan via air minum. Untuk dosis penggunaan dapat menggunakan setengah dari dosis untuk ayam. Untuk perlakuan vaksinasi ini perlakukan dengan baik. Berikan multivitamin pada puyuh 2 hari sebelum dan sesudah vaksinasi. Hal ini untuk meminimalisir tingkat stres pada puyuh. Baca juga <a href="http://www.duniaunggas.com/2018/05/23/ciri-ciri-puyuh-terserang-penyakit-e-coli/">Ciri Ciri Puyuh Terserang Penyakit E Coli</a></p>
<h3>Sistem Anti Bodi Puyuh</h3>
<p>Baik mari kita lanjut sedikit lagi ya tentang antibodi puyuh. Dalam tubuh unggas terdapat 2 organ limfa yaitu bursa FABRICIUS dan THYMUS. Yang masing masing bertanggung jawab terhadap dua sistem kekebalan tubuh.</p>
<ol>
<li><strong>T SYSTEM </strong>( Thymus Sistem) : Pada unggas muda ( puyuh ) organ thymus ini memproduksi LIMFOSIT yang lebih dikenal dengan sebutan Limfosit T ( T-Lymphocytes) atau T Cell. Sel sel ini secara umum bertanggung jawab sebagai sel mediasi terhadap reaksi kekebalan dan untuk mengatur reaksi sistem kekebalan.</li>
</ol>
<p>Apakah ada yang dapat mengganggu produksi anti bodi pada T System ? ya tentu antara lain sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Penyakit marek</li>
<li>Suhu kandang yang terlalu panas dan atau terlalu dingin</li>
<li>Faktor genetik puyuh itu sendiri</li>
<li>Alfatoksin, akibat bahan baku pakan yang sudah tercemar yang mengakibatkan berjamur</li>
<li>Stres pada puyuh</li>
<li>Amoniak dan kelembapan dalam kandang yang terlalu tinggi.</li>
</ol>
<p>Apa yang telah kita bahas diatas disebut juga sebagai IMUNOSUPRESIVE  yang merupakan memiliki sifat menekan respon pembentukan zat kebal.</p>
<h3>Vaksin Puyuh Untuk Preventif</h3>
<p>Dengan penjabaran diatas tentunya sedikit kita memahami tentang pentingnya vaksinasi terhadap puyuh yang kita pelihara. Hal ini adalah guna menghindari hal hal yang dapat merugikan kita kedepannya.</p>
<p>catatan : Untuk vaksinasi puyuh melalui air minum puasakan minum puyuh selama 2 hingga 4 jam setelah pemberian pakan pada pagi hari. Setelah puyuh siap puasa berikan air minum yang sudah dicampur larutan vaksin.  Air minum berisi vaksin hendaknya bebas dari kandungan kaporit serta logam lainnya, untuk mendapatkan hasil air yang baik tambahkan susu bubuk medi skim pada air larutan vaksin ( dapat dibeli di toko penjual obat dan vitamin unggas ). Pasca dilakukannya vaksin pertama dan puyuh sudah mulai berprouksi, lakukan vaksiansi ulang setiap 3 bulan sekali. Pemberian vaksin adalah melalui air minum dan menggunakan jenis vaksin Medivac ND LASOTA.</p>
<p>Bila puyuh yang sudah divaksin namun ada kendala yang mengarah seperti gagal vaksin guna menghindari kerugian yang mendalam lakukan vaksinasi ulang dengan menggunakan vaksin Medivac ND Clone 45.</p>
<p>Demikianlah sedikit pemahaman mengenai vaksin puyuh, perlakuan dan tujuannya. Semoga Bermanfaat</p>
<p>Sumber : duniaunggas.com</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://duniaunggas.com/2018/05/26/vaksin-puyuh/">Vaksin Puyuh Dan Kegunaannya Untuk Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://duniaunggas.com">Dunia Unggas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://duniaunggas.com/2018/05/26/vaksin-puyuh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/232 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Memcached

Served from: duniaunggas.com @ 2025-09-08 04:15:47 by W3 Total Cache
-->