duniaunggas.com – Cara agar puyuh tetap sehat, hal-hal yang perlu kita perhatikan dan dilakukan agar puyuh tidak terserang penyakit dan berproduksi optimal, tips puyuh tetap sehat, dan cara pendukung lainnya antara lain :
Cleaning program
Cleaning program bertujuan untuk membunuh bibit penyakit yang sedang dalam masa inkubasi (jangka waktu antara bibit penyakit masuk hingga menimbulkan gejala klinis). Pemberian antibiotik spektrum luas seperti Therapy, Neo Meditril, Trimezyn atau Doctril selama 3-5 hari sebelum kejadian penyakit (perhatikan sejarah kejadian pada pemeliharaan sebelumnya). Atau anda bisa menggunakan jamu khusus ternak yang sudah kita bahas pada artikel sebelumnya. Yang memberi tips dan cara agar puyuh tetap sehat. klik disini Jamu Untuk Unggas ( Puyuh Dan Ayam )
Suplementasi
Suplementasi untuk puyuh bertujuan mengurangi stres, meningkatkan stamina dan daya tubuh puyuh, serta menjaga produktivitas optimal. Jenis suplemennya terdiri dari vitamin, mineral, asam amino, dan imunostimulan. Beberapa produk yang dapat diberikan antara lain Vita Stress, Puyuh Vitanak, Puyuh MediEgg, dan Imustim. Dengan suplemen cara agar puyuh tetap sehat dan produksi optimal.
Menjaga kebersihan kandang dan peralatan
Upaya menjaga kebersihan meliputi sanitasi dan desinfeksi kandang dan peralatan. Tempat minum harus dicuci dan didesinfeksi setiap kali peternak akan mengganti atau mengisi air minum, sedangkan tempat makan yang biasanya berbentuk kotak kayu panjang cukup dikeruk agar mencegah tumbuhnya jamur dari ransum yang lembap. Pada beberapa kasus pada pemakaian tempat minum nipple, ditemukan pipa saluran yang berlumut dan menyumbat sehingga dapat menyebabkan puyuh kurang minum sehinnga dapat menimbulkan dehidrasi. Lakukan pula flushing untuk membersihkan lumut atau biofilm yang menempel pada pipa saluran air.

Gambar : Produksi Optimal
Terapkan pengontrolan lalu lintas orang yang keluar masuk kandang, penyemprotan kandang dan lingkungan sekitarnya setiap minimal dua kali seminggu dengan Medisep/Antisep/Neo Antisep serta sanitasi air minum dengan Desinsep. Baca juga http://www.duniaunggas.com/2018/05/10/maanfaat-daun-sirih-untuk-unggas-puyuh-dan-ayam/
Pengendalian hewan liar dan vektor penyakit
Hama yang sering mengganggu ternak puyuh di antaranya tikus, kecoa, dan semut. Namun, hama yang cukup mengganggu yaitu tikus. Hama ini ada dimana-mana dan mudah menyerang apa saja, termasuk menyebarkan bibit penyakit bahkan dapat memakan telur puyuh. Pencegahannya dengan memasang tutup wadah telur pada ram kawat di lubang ventilasi kandang baterai serta selalu menutup pintu ruangan kandang. Jika memang diperlukan pestisida, maka pergunakan sebijaksana mungkin karena penggunaan yang tidak sesuai justru akan meracuni puyuh (toksik).
Isolasi puyuh sakit
Puyuh sakit merupakan sumber penularan bibit penyakit yang utama dan sebaiknya segera dipisahkan sehingga penularan dapat diminimalkan terutama penyakit Coryza. Sedangkan puyuh yang mati segera dikeluarkan dari kandang dan dimusnahkan dengan cara dikubur atau dibakar.

Gambar : Puyuh Terkena EDS
Memberikan kondisi lingkungan kandang yang nyaman untuk puyuh
Kondisi lingkungan yang nyaman meliputi kecukupan udara, air dan ransum baik secara kualitas maupun kuantitas.
Buat ventilasi yang cukup
Keberadaan ventilasi sangat mutlak diperlukan, meskipun dalam masa starter. Ventilasi berfungsi sebagai pintu lalu lintas udara. Aliran udara diibaratkan seperti aliran air maka udara yang masuk harus keluar dari sisi kandang lain yang terbuka atau terjadinya perputaran udara.
Hal ini sangat penting bagi puyuh karena dapat mencegah bibit penyakit yang bercampur dengan udara berputar di dalam ruangan. Ventilasi sebaiknya terbuka di setiap sisi kandang.
Kecukupan nutrisi dan air minum
Air minum harus selalu tersedia atau ad libitum. Perhatikan juga kualitas air minum baik fisik, kimia maupun kandungan mikroorganismenya. Kuantitas dan kualitas ransum yang diberikan sangat menentukan terhadap produksi dan kualitas telur puyuh. Terpenuhinya kebutuhan akan nutrisi tersebut, akan menghasilkan telur yang berkualitas, dan juga ikut berperan dalam meningkatkan jumlah produksi telur puyuh. Defisiensi nutrisi dalam ransum akan mengurangi bobot telur. Salah satunya defisiensi vitamin D. Vitamin D berhubungan dengan metabolisme kalsium, sehingga penting dalam pembentukan kerabang.
Hal lain yang perlu diperhatikan juga dalam memenuhi kebutuhan nutrisi puyuh di antaranya saat melakukan pergantian ransum ke periode selanjutnya harus dilakukan secara bertahap agar ternak dapat beradaptasi dengan kualitas ransum yang baru. Sebelum dan sesudah pergantian ransum juga berikan multivitamin seperti Vita Stress. Pemberian ransum jangan sampai terlambat karena akan berpengaruh terhadap produksi telur.
Pencahayaan optimal
Pada puyuh fase layer, pencahayaan sangat penting untuk diperhatikan. Lama pencahayaan merupakan faktor berpengaruh pada produktivitas telur. Lama pencahayaan mempengaruhi konversi ransum yang dikonsumsi puyuh. Puyuh yang mendapatkan pencahayaan lebih lama akan mengonsumsi ransum lebih banyak. Sebaiknya pencahayaan pada puyuh betina diberikan selama 24 jam, terutama untuk puyuh betina yang baru mulai bertelur. Namun, pencahayaan dapat diberikan 15 jam setelah semua puyuh bertelur. Puyuh akan memperoleh cahaya dari bohlam lampu berdaya 25 watt yang diletakkan di setiap 3 unit kandang.
Hindari suasana gaduh
Menghindari suasana gaduh merupakan salah satu cara agar puyuh tetap sehat dan produktivitas puyuh sangat ditentukan oleh kenyamanan dalam berproduksi. Hindarkan puyuh dari suasana bising dan gaduh secara tiba-tiba karena akan membuat puyuh semakin stres hingga menurunkan produktivitas bahkan kematian.
Sesuaikan kepadatan kandang
Jika luasan kandang yang diberikan lebih leluasa maka dapat menjamin semua puyuh mendapat kesempatan yang sama untuk mendapat ransum, air minum, dan oksigen sehingga pertumbuhan dan produksi puyuh seragam dan mencegah terserangnya penyakit. Dan merupakan salah satu cara agar puyuh tetap sehat. Jumlah ideal puyuh dalam setiap boks maksimal 40 ekor per kandang. Sementara itu, untuk satu kandang berbentuk baterai, jumlah idealnya bisa 15 ekor per kandang. Berikut kami berikan contoh panduan standar kepadatan pada kandang boks untuk ternak puyuh (Tabel 2).
Melakukan pengamatan kesehatan puyuh
Pengamatan kesehatan puyuh harus dilakukan setiap saat, yaitu saat pemberian ransum dan air minum, membersihkan feses, memberikan vaksin, atau kegiatan rutin lainnya. Tujuannya agar gangguan terhadap kesehatan puyuh terpantau, seperti kurang nafsu makan atau gejala terserang penyakit. Pegawai kandang juga harus peka saat kontrol kandang apabila menemukan puyuh yang terjepit harus dibantu untuk dilepas. Manfaat Jahe Untuk Unggas ( Puyuh Dan Ayam )
Budidaya puyuh memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan. Agar potensi tersebut dapat dicapai tentunya peternak wajib memperhatikan keseimbangan program kesehatan yang tepat dan terciptanya lingkungan yang nyaman. Selanjutnya, dibutuhkan manajemen pemeliharaan yang terkoordinasi dengan baik agar produksi bisa bertahan lebih lama dan keuntungan maksimal bisa diperoleh peternak. Salam.
Sumber : duniaunggas.com dan berbagai sumber

[…] Baca juga artikel mengenai pemeliharaan puyuhCara Dan Tips Puyuh Tetap Sehat dan Berproduksi Optimal […]