Berbagai Macam Penyakit Yang Sering Menyerang Puyuh

duniaunggas.com –   Berbagai macam jenis penyakit pada Unggas dan Cara Pencegahannya. Penyakit yang sering menyerang puyuh. Hama & Penyakit Ternak. Penyakit yang sering menyerang  puyuh, (Unggas) dan cara pengobatannya. Hewan peliharaan jenis unggas adalah ternak yang paling banyak dibudidayakan masyarakat, dan unggas yang paling populer adalah ayam, itik, angsa, dan  burung puyuh.  Unggas merupakan hewan ternak yang banyak diambil manfaatnya oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Unggas dibudidayakan oleh hampir setiap rumah tangga, terutama masyarakat yang bermukim di pedesaan. Oleh karena itu populasi ternak unggas paling banyak jika dibandingkan dengan ternak lainnya. Seiring dengan semakin bertambahnya populasi unggas, maka penyakit yang menyertainya juga semakin banyak dan kompleks. Penyakit-penyakit unggas baik penyakit ringan maupun penyakit berat yang bisa menular kepada manusia merupakan kendala terberat dalam usaha budidaya ternak unggas. Serangan penyakit pada ternak unggas merupakan penyebab utama gagalnya suatu usaha budidaya. Selain penyakit-penyakit menular yang mematikan.

Penyakit-penyakit yang tidak mematikan pun perlu mendapatkan perhatian. Mmengingat penyakit-penyakit tersebut juga menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar. Pengamanan terhadap penyakit harus mendapatkan prioritas dan perhatian khusus. Dimana pengendalian tersebut terdiri dari usaha pencegahan, pengobatan dan pembasmian. Penyakit yang sering meyerang puyuh dan pengobatan

Bebas Penyakit Puyuh Sehat

Gambar : Kandang Higienis

Jenis-jenis Penyakit Yang Sering Menyerang Puyuh

Ada banyak sekali jenis-jenis penyakit yang sering ditemukan pada ternak puyuh petelur. Penyakit pada puyuh disebabkan oleh beberapa jenis mikroorganisme, seperti virus, bakteri, jamur dan parasit. Gejala dan akibat yang ditimbulkan oleh serangan mikroorganisme tersebut berbeda-beda, baik penyakit ringan, penyakit menular maupun penyakit yang mematikan. Beberapa penyakit menular yang telah ditemukan pada puyuh atau unggas adalah Newcastle Disease (Tetelo), Flu Burung, Marek, Gumboro, Pox, Infectious Coryza (Snot), Pullorum, Colibacillosis, Cholera unggas, Anthrax, Aspergillosis, Candidiosis, Coccidiosis, Histomoniasis, Cryptosporidiosis, Trichomoniasis, infestasi ektoparasit dan cacing. Berdasarkan penyebabnya, penyakit pada unggas dibedakan menjadi 4 kelompok, yaitu sebagai berikut ;

 

–    Penyakit Viral : adalah penyakit unggas yang disebabkan oleh virus

–    Penyakit Bakteri : adalah penyakit unggas yang disebabkan oleh bakter

–    Penyakit Mikal : adalah penyakit unggas yang disebabkan oleh jamur

–    Penyakit Parasit : adalah penyakit unggas yang disebabkan oleh organisme parasit

  1. Beberapa Jenis Penyakit Viral (Virus) pada Unggas, Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Cara Pengobatannya
  2. Penyakit Avian Encephalomyelitis (AE)

 

Penyebab : Penyakit Avian Encephalomyelitis disebabkan oleh virus RNA dari kelompok Picornaviridae. Penyakit AE umumnya menyerang anak puyuh umur 1-3 minggu, sedang pada puyuh petelur ( pra layer ) hanya mengakibatkan penurunan produksi telur antara 5-20%, yang mempengaruhi daya tetas telur yang diproduksinya.

Bila diingat bahwa Penyakit AE ini ditularkan melalui telur maka “Pembibit” yang paling dirugikan akibat serangan penyakit ini.  Karena dengan jumlah telur fertile yang dimasukkan dalam mesin tetas tidak akan sesuai dengan jumlah bibit yang akan menetas sehingga biaya pembuatan bibit menjadi sangat mahal yang dikarenakan jumalah bibit menetas tidak dapat menutupi kebutuhan produksi. Sehingga untuk menangani kasus ini diperlukan pengobatan yang tepat guna menghindari kerugian yang lebih besar. Pemberian antibiotik dan jamu khusus untuk unggas sangat disarankan dan langkah berikutnya dengan melakukan vaksinasi terhadap puyuh yang masih sehat.

 

Gejala Klinis Penyakit Yang Sering Menyerang Puyuh

Pada anak puyuh umumnya umur 1-2 minggu ditemukan gejala antara lain puyuh awalnya tampak sayu, diikuti ataksia karena adanya inkoordinasi dari otot-otot kaki, sehingga puyuh dapat jatuh ke samping dengan kedua kaki terjulur ke satu sisi, tremor pada kepala dan leher terutama bila dipacu, keadaan akan berlanjut dengan kelumpuhan dan diakhiri dengan kematian. Pada puyuh petelur gejala yang terlihat hanyalah penurunan produksi telur antara 5-10% dan tidak diikuti gejala gangguan syaraf. Pada puyuh pembibitan ditemukan adanya daya tetas telur yang menurun dan anak puyuh yang ditetaskan akan banyak tertular penyakit AE.

http://www.duniaunggas.com/2018/05/15/penyakit-puyuh-penyebab-dan-pengobatanny

Demikian secara singkat kami jabarkan tentang penyakit yang sering menyerang puyuh beserta penanganannya dan juga pengobatannya.

Sumber : duniaunggas.com   dan berbagai sumber

About the author

admin

Leave a Comment